Inflasi RI April 2026 Hanya 0,13%, Tekanan Harga Transportasi Jadi Faktor Utama

May 4, 2026 - 17:50
 0  4
Inflasi RI April 2026 Hanya 0,13%, Tekanan Harga Transportasi Jadi Faktor Utama

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan angka inflasi Indonesia pada April 2026 sebesar 0,13% secara bulanan (month to month/mtm). Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan inflasi pada Maret 2026 yang tercatat 0,41% mtm. Sementara itu, inflasi tahun kalender mencapai 1,06% dan inflasi tahunan tercatat sebesar 2,40%.

Ad
Ad

Tekanan Inflasi Utama dari Transportasi dan Minyak Goreng

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa kelompok pengeluaran transportasi menjadi penyumbang utama inflasi bulan April. Inflasi di sektor transportasi mencapai 0,99% dengan kontribusi inflasi sebesar 0,12%.

"Komoditas dominan mendorong inflasi adalah tarif angkutan udara dengan andil 0,11% serta bensin sebesar 0,02%." – Ateng Hartono

Selain itu, beberapa komoditas lain yang berkontribusi terhadap inflasi termasuk minyak goreng (andil 0,05%), tomat (0,03%), dan beras (0,02%).

Perbandingan dengan Konsensus Pasar dan Inflasi Inti

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi sebelumnya memperkirakan inflasi bulan April akan mencapai 0,43% mtm dengan inflasi tahunan sebesar 2,72%. Realisasi inflasi yang lebih rendah dari perkiraan ini menunjukkan adanya tekanan inflasi yang lebih terkendali pada bulan tersebut.

Inflasi inti pada April 2026 diperkirakan berada di level 2,40% yoy, sama dengan inflasi tahunan yang dilaporkan BPS.

Faktor Penyebab Inflasi Bulanan Sebelumnya dan Kenaikan Harga BBM

Pada Maret 2026, inflasi bulanan tercatat sebesar 0,41% dengan inflasi tahunan 3,48%. Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, menjelaskan bahwa kenaikan harga sejumlah komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, gandum, kedelai, dan cabai merah menjadi pendorong utama inflasi bulan tersebut.

Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi juga turut memengaruhi inflasi impor akibat pelemahan rupiah. Pemerintah menaikkan harga BBM nonsubsidi per 18 April 2026, dengan peningkatan harga signifikan seperti:

  • Pertamax Turbo: naik 48,1% dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter
  • Dexlite: naik 66,2% dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter
  • Pertamina Dex: naik 64,8% dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter

Menurut Juniman, pelemahan rupiah juga turut mendorong kenaikan inflasi impor, meskipun harga emas dan perhiasan mengalami penurunan seiring dengan turunnya harga emas dunia.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, angka inflasi sebesar 0,13% di bulan April 2026 menunjukkan adanya perlambatan tekanan inflasi yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya. Hal ini memberikan ruang bagi kebijakan moneter dan fiskal untuk lebih fleksibel dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Namun, kenaikan tajam harga BBM nonsubsidi yang terjadi pertengahan April masih berpotensi menimbulkan tekanan inflasi di bulan-bulan mendatang, terutama jika rupiah terus melemah. Oleh karena itu, pengawasan terhadap perkembangan harga komoditas strategis seperti bahan bakar dan bahan pangan harus diperketat untuk menghindari lonjakan inflasi yang berdampak negatif pada ekonomi rakyat.

Ke depan, masyarakat dan pelaku usaha perlu mencermati dinamika harga transportasi dan komoditas pangan utama sebagai indikator awal pergerakan inflasi. Pemerintah juga harus menyiapkan strategi mitigasi yang tepat agar inflasi tetap terkendali, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lengkap dan update perkembangan inflasi Indonesia, kunjungi laporan resmi BPS di CNBC Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad