Pemkot Makassar Perbesar Box Culvert untuk Atasi Banjir di Blok 10 Manggala
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengambil langkah signifikan untuk mengatasi permasalahan banjir di kawasan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala. Upaya ini diwujudkan dengan memperbesar ukuran box culvert saluran air yang selama ini dianggap kurang optimal dalam menampung dan mengalirkan air hujan.
Peningkatan Kapasitas Saluran Air di Blok 10
Langkah strategis ini dilakukan dengan mengganti box culvert lama yang berukuran 50 sentimeter menjadi jauh lebih besar, yaitu 80 sentimeter. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, perubahan dimensi ini dinilai krusial karena saluran tersebut menjadi jalur utama pembuangan air di Jalan Kecaping Raya yang terhubung langsung ke saluran utama menuju jembatan di Jalan Nipa-Nipa, kawasan Antang.
"Karena sebelumnya ukuran box culvert kecil, aliran air yang keluar dari saluran ini sangat terbatas sehingga lambat membuang air ke saluran menuju jembatan di Jalan Nipa-Nipa Antang," jelas Zuhaelsi.
Akibat dimensi box culvert yang kecil tersebut, air hujan sering kali menggenang lama di kawasan permukiman, terutama saat intensitas hujan tinggi, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar.
Normalisasi dan Penanganan Banjir Terpadu
Selain mengganti box culvert, Dinas Pekerjaan Umum juga melakukan normalisasi saluran di beberapa titik lain di kawasan Blok 10 Perumnas Antang. Normalisasi ini bertujuan untuk memastikan aliran air dapat berjalan lancar tanpa hambatan yang mengakibatkan genangan.
Upaya ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menekankan pentingnya solusi konkret dan berkelanjutan untuk penanganan banjir di wilayah Manggala.
"Penanganan banjir di Manggala harus memberikan solusi nyata bagi masyarakat," tegas Munafri saat meninjau langsung lokasi proyek di Blok 10.
Kunjungan Wali Kota tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah kota dalam mengatasi masalah banjir yang selama ini menjadi keluhan utama warga setempat.
Manfaat Strategis Perbesaran Box Culvert
- Meningkatkan kapasitas aliran air sehingga air hujan dapat segera dialirkan menuju saluran utama tanpa hambatan.
- Mengurangi risiko genangan air yang berpotensi menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan aktivitas warga.
- Mempercepat proses pembuangan air sehingga lingkungan permukiman menjadi lebih aman dan nyaman saat musim hujan.
- Mendukung upaya normalisasi saluran air di beberapa titik kritis sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu di Kecamatan Manggala.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, langkah Pemkot Makassar memperbesar box culvert di Blok 10 Perumnas Antang merupakan strategi jangka pendek yang sangat efektif dalam mengurangi dampak banjir permukiman. Namun, upaya ini harus dilanjutkan dengan pengelolaan tata ruang yang lebih terpadu dan peningkatan kapasitas saluran di kawasan lainnya agar tidak terjadi perpindahan masalah banjir ke wilayah lain.
Lebih jauh, keterlibatan langsung Wali Kota Munafri Arifuddin menandakan adanya komitmen kuat pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan urbanisasi yang memperburuk risiko banjir. Warga Manggala patut mengapresiasi langkah ini, namun juga perlu terus memantau perkembangan agar solusi yang diberikan benar-benar berkelanjutan.
Ke depan, pemerintah kota perlu mengintegrasikan teknologi smart drainage system dan memperkuat kolaborasi dengan masyarakat untuk menjaga kebersihan saluran air serta mencegah penyumbatan. Hal ini menjadi kunci agar penanganan banjir tidak hanya bersifat fisik, melainkan juga melibatkan partisipasi aktif warga sekitar.
Simak terus update dari kami untuk perkembangan terbaru terkait penanganan banjir di Makassar dan langkah-langkah inovatif lainnya demi kota yang lebih tangguh menghadapi bencana.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0