Korban Longsor TPST Bantargebang Bertambah, Total 5 Orang Tewas

Mar 9, 2026 - 13:50
 0  9
Korban Longsor TPST Bantargebang Bertambah, Total 5 Orang Tewas

JAKARTA – Satu korban longsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali ditemukan pada Senin, 9 Maret 2026. Korban yang ditemukan pada pukul 12.05 WIB ini menambah jumlah total korban meninggal dunia menjadi lima orang.

Ad
Ad

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. "Sekitar pukul 12.05 WIB satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.

Proses Evakuasi dan Pencarian Korban Longsor

Tim SAR gabungan saat ini masih terus melakukan operasi pencarian di lokasi longsor. Berbagai alat berat seperti beko serta anjing pelacak K9 telah dikerahkan guna mempercepat proses evakuasi korban yang masih belum ditemukan.

"Jumlah korban masih terus dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggota keluarganya," jelas Desiana. Hingga saat ini, total korban meninggal dunia akibat longsor di TPST Bantargebang telah mencapai lima orang setelah sebelumnya ditemukan empat korban.

Latar Belakang dan Dampak Longsor TPST Bantargebang

Longsor yang terjadi di TPST Bantargebang merupakan salah satu bencana yang cukup serius karena lokasi ini merupakan pusat pengelolaan sampah terbesar di Jabodetabek. Kejadian ini menyebabkan gangguan terhadap operasional pengelolaan sampah yang berdampak pada penumpukan sampah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Akibat longsor, pengiriman sampah dari Jakarta ke Bantargebang dihentikan sementara waktu hingga kondisi lokasi benar-benar aman dan proses pembersihan serta perbaikan selesai dilakukan.

Langkah Penanganan dan Upaya Pencegahan

Pihak berwenang kini fokus pada beberapa langkah penting berikut:

  • Melanjutkan pencarian dan evakuasi korban dengan dukungan alat berat dan anjing pelacak.
  • Melakukan identifikasi korban untuk memberikan informasi kepada keluarga dan masyarakat.
  • Evaluasi kondisi tanah dan infrastruktur di lokasi TPST untuk mencegah kejadian serupa.
  • Koordinasi dengan dinas terkait untuk mengatur kembali pengelolaan sampah selama proses pemulihan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, tragedi longsor di TPST Bantargebang ini bukan hanya persoalan teknis pengelolaan sampah, tetapi juga mencerminkan risiko besar yang mengintai kawasan pengolahan sampah yang padat dan kurang terkelola secara optimal. Penemuan korban yang terus bertambah menegaskan pentingnya peningkatan standar keselamatan dan mitigasi bencana di lokasi seperti ini.

Lebih jauh, kejadian ini harus menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan pusat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas pengelolaan sampah di seluruh Indonesia. Tak hanya soal penanganan pascabencana, tetapi juga penguatan sistem mitigasi agar bencana longsor serupa tidak kembali terjadi.

Ke depan, masyarakat dan pihak berwenang perlu memantau perkembangan proses evakuasi serta kebijakan pengelolaan sampah di Bantargebang. Upaya transparansi informasi dan keterlibatan publik dalam pengawasan pengelolaan fasilitas ini akan sangat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Simak terus perkembangan berita ini untuk informasi terbaru terkait penanganan longsor dan upaya penyelamatan korban di TPST Bantargebang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad