Trump Kaget dan Marah Serangan Israel ke Depot Minyak Iran Picu Harga Minyak Melonjak

Mar 9, 2026 - 15:11
 0  10
Trump Kaget dan Marah Serangan Israel ke Depot Minyak Iran Picu Harga Minyak Melonjak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan sangat terkejut dan marah setelah mendapat informasi dari Israel mengenai rencana serangan terhadap depot minyak Iran. Insiden ini memicu ketegangan baru antara dua sekutu lama sekaligus berdampak signifikan pada pasar energi global.

Ad
Ad

Reaksi Trump dan Kekhawatiran Amerika Serikat

Menurut seorang penasihat Trump yang berbicara kepada Axios, sang presiden tidak menyukai serangan tersebut. Pihak AS sangat khawatir bahwa gambar-gambar depot minyak yang terbakar akan memperparah ketidakstabilan pasar minyak dunia dan memicu kenaikan harga energi yang lebih tinggi.

"Presiden tidak menyukai serangan itu. Dia ingin menyelamatkan minyak. Dia tidak mau membakarnya. Dan itu mengingatkan orang-orang pada harga bensin yang lebih tinggi,"

ujar penasihat tersebut.

Seorang pejabat AS lainnya menilai bahwa serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar Iran "bukanlah ide bagus". Bahkan, respons awal AS terhadap rencana serangan Israel diungkapkan dengan kata "WTF (apa-apaan!)" oleh pejabat Israel yang mengetahui diskusi tersebut.

Serangan Israel dan Dampaknya di Iran

Pada Sabtu malam, 7 Maret 2026, Israel melakukan serangan udara ke beberapa depot minyak Iran, termasuk depot di Kota Karaj, Provinsi Alborz yang berdekatan dengan ibu kota Teheran. Serangan ini mengakibatkan bola api besar dan asap hitam pekat membumbung di langit Teheran, yang terekam dalam berbagai video yang telah diverifikasi.

Kementerian Perminyakan Iran melaporkan bahwa tiga depot minyak menjadi sasaran serangan ini. Salah satu dampak serius adalah tumpahan minyak yang merembes ke sistem pembuangan limbah kota, memicu fenomena "sungai api" di jalan-jalan Teheran.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim bahwa serangan tersebut bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur militer Iran. IDF menuduh militer Iran menggunakan depot minyak tersebut untuk memasok bahan bakar ke berbagai unit militer dan organ-organ terkait.

Dampak Global dan Ketegangan Politik

Serangan ini menimbulkan kenaikan harga minyak dunia hingga sekitar 20 persen, mencapai level tertinggi sejak Juli 2022. Lonjakan harga minyak ini menimbulkan kekhawatiran baru terkait stabilitas ekonomi global, terutama bagi negara-negara yang sangat bergantung pada energi impor.

Ini merupakan perselisihan pertama yang terbuka antara AS dan Israel sejak serangan gabungan mereka ke Iran pada 28 Februari 2026. Seorang pejabat AS menyatakan bahwa perselisihan ini akan dibahas secara serius di tingkat senior politik kedua negara.

Juru bicara markas besar Khatam Al Anbiya Iran memberi peringatan keras bahwa jika serangan terhadap infrastruktur minyak Iran terus berlanjut, Teheran mungkin akan melakukan serangan balasan di wilayah Timur Tengah, yang berpotensi memperluas konflik di kawasan tersebut.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, reaksi keras Donald Trump terhadap serangan Israel ini menandai ketegangan yang semakin dalam antara kebijakan luar negeri AS dan tindakan militer sekutunya di Timur Tengah. Meski Amerika Serikat secara strategis mendukung Israel, ketidaksepakatan dalam hal operasi militer seperti ini menunjukkan adanya perbedaan prioritas, terutama terkait dampak ekonomi global.

Serangan terhadap depot minyak Iran bukan hanya masalah militer semata, tapi juga memicu efek domino di pasar energi dunia yang sangat sensitif terhadap ketidakstabilan di Timur Tengah. Lonjakan harga minyak sebesar 20 persen berpotensi memperparah tekanan inflasi global dan menimbulkan ketidakpastian ekonomi yang lebih luas.

Ke depan, publik dan pemerintah global perlu mencermati perkembangan ini karena konflik yang melibatkan fasilitas energi strategis Iran dapat memperburuk ketegangan regional, bahkan membuka peluang eskalasi militer yang lebih luas. Keterlibatan AS dan Israel dalam operasi ini menunjukkan bahwa dinamika geopolitik masih sangat rapuh dan berisiko menimbulkan dampak berkelanjutan bagi stabilitas dunia.

Penting bagi para pemangku kepentingan untuk terus memantau respons diplomatik dan perkembangan lapangan, mengingat potensi besar konflik ini mempengaruhi tidak hanya keamanan regional, tetapi juga ekonomi global secara keseluruhan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad