Saham Properti Anjlok 3,5%: Tekanan Berat dari Tiga Pilar Vingroup Seret Pasar Saham

Jun 29, 2026 - 16:50
 0  2
Saham Properti Anjlok 3,5%: Tekanan Berat dari Tiga Pilar Vingroup Seret Pasar Saham

Saham properti di pasar saham Vietnam mengalami penurunan tajam sebesar 3,51% pada penutupan perdagangan tanggal 29 Juni 2026. Penurunan ini dipicu oleh tekanan jual yang kuat terutama dari tiga saham utama dalam ekosistem Vingroup, yaitu VIC, VHM, dan VRE, yang secara kolektif memberikan beban besar pada indeks sektor properti dan juga indeks utama VN-Index.

Ad
Ad

Penurunan Saham Properti dan Dampak ke VN-Index

Indeks sektor properti ditutup di angka 151,81 poin, turun 5,53 poin atau sekitar 3,51%. Penurunan ini cukup signifikan karena tidak hanya menyeret sektor properti, tetapi juga mengurangi nilai VN-Index lebih dari 22 poin. Saham VIC yang merupakan saham berkapitalisasi besar mengalami penurunan tajam sebesar 4,74%, diikuti VHM turun 3,65% dan VRE turun 2,67%. Selain itu, saham VPL yang juga bagian dari Vingroup tercatat turun 0,34%.

Tekanan dari saham-saham besar ini menjadi faktor utama yang menekan pasar secara keseluruhan. Nilai arus kas yang keluar dari saham-saham yang mengalami penurunan mencapai sekitar 1.951,1 miliar VND, jauh lebih tinggi dibandingkan nilai arus kas pada saham yang naik, hanya sekitar 589,5 miliar VND.

Kondisi Pasar dan Kinerja Saham Lainnya

Meskipun sektor properti banyak mengalami penurunan, terdapat beberapa saham yang menunjukkan performa positif. Saham-saham seperti KBC, IDC, DXG, DIG, CEO, dan TCH bahkan mengalami kenaikan lebih dari 1%. Namun, saham lain seperti KSF, NLG, dan NRC mencatatkan penurunan cukup signifikan masing-masing sebesar 4,56%, 0,19%, dan 2,86%. Saham NVL berada dalam posisi stabil tanpa perubahan harga.

Secara umum, dari total saham properti yang diperdagangkan, 40 saham naik harga, 32 saham turun harga, 4 saham mencapai harga tertinggi, dan 1 saham menyentuh harga terendah. Aktivitas transaksi menunjukkan adanya tekanan jual besar yang memengaruhi sektor ini.

Dampak Lebih Luas dan Aktivitas Investor Asing

Penurunan saham-saham unggulan Vingroup ini juga berdampak langsung pada indeks VN30 dan indeks pasar secara luas. Saham VIC sendiri menyumbang pengurangan lebih dari 17 poin pada VN-Index. Selain itu, saham VRE, TCX, SAB, FPT, dan VPL juga memberikan kontribusi negatif meskipun dalam skala lebih kecil.

Dari sisi investor asing, terdapat aktivitas penjualan bersih senilai lebih dari 786 miliar VND. Saham VHM menjadi yang paling banyak dilepas oleh investor asing dengan penjualan bersih hampir 420 miliar VND, jauh melampaui saham lain seperti VIC (80 miliar VND) dan FPT (73 miliar VND). Sebaliknya, saham MWG dan VCB menjadi pilihan pembelian asing dengan investasi bersih masing-masing hampir 84 miliar dan 56 miliar VND.

Gambaran Umum Pasar Saham dan Sektor Lain

Walaupun sektor properti mengalami tekanan berat, sektor lain seperti investasi publik dan keuangan menunjukkan tren positif. Saham-saham di sektor investasi publik seperti VCG, HHV, CII, dan GEE mencatatkan kenaikan harga. Saham baja seperti HPG, HSG, dan NKG juga mengalami penguatan. Sektor keuangan didominasi warna hijau dengan banyak saham naik antara 1-3%, termasuk LPB, ACB, VIB, dan HDB.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penurunan tajam saham properti yang didominasi oleh tiga pilar utama Vingroup merupakan cerminan dari sentimen negatif yang cukup kuat di pasar terhadap sektor ini, terutama mengingat peran besar Vingroup sebagai pemain utama di pasar real estat Vietnam. Penurunan ini tidak hanya memengaruhi sektor properti secara langsung, tetapi juga memberikan tekanan signifikan pada indeks pasar saham secara keseluruhan.

Tekanan jual yang besar dari investor asing terhadap saham-saham Vingroup, khususnya VHM, menunjukkan adanya kekhawatiran yang meluas terkait prospek jangka pendek sektor properti. Hal ini bisa menjadi sinyal bagi pelaku pasar untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan perkembangan regulasi serta kondisi makroekonomi yang memengaruhi sektor ini.

Kedepannya, pemantauan terhadap langkah-langkah kebijakan pemerintah dan performa proyek-proyek properti besar akan menjadi kunci untuk menentukan arah pergerakan saham sektor ini. Investor juga perlu menyimak potensi pemulihan dari saham-saham properti lain yang mulai menunjukkan tren positif sebagai alternatif diversifikasi portofolio.

Untuk informasi lebih lengkap dan data pasar terkini, dapat dibaca langsung di sumber aslinya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad