GNTI Jabar dan DPC PDIP KBB Berbagi Parsel Lebaran Perkuat Silaturahmi Ramadan
Menjelang berbuka puasa Ramadan 2026, suasana di Kantor Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi sangat hangat dan penuh semangat. Pada Kamis, 12 Maret 2026, DPC PDIP KBB bersama Gerakan Tani Nelayan Indonesia (GNTI) Jawa Barat menggelar acara berbagi parsel Lebaran yang diikuti oleh kader partai, pengurus organisasi sayap, serta masyarakat sekitar.
Kolaborasi GNTI Jabar dan DPC PDIP KBB dalam Berbagi Parsel
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB itu menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan antara partai dengan masyarakat akar rumput. Ratusan paket parsel Lebaran disiapkan dan dibagikan tidak hanya kepada warga sekitar, tetapi juga para pengurus partai tingkat kecamatan (PAC), ranting, serta organisasi sayap yang aktif dalam kegiatan sosial dan politik di Bandung Barat.
"Kegiatan berbagi seperti ini merupakan bentuk perhatian kepada mereka yang selama ini terlibat dalam perjuangan sosial dan politik di tingkat akar rumput,"ujar Pamriadi, Ketua GNTI Jawa Barat.
Pamriadi menambahkan bahwa acara tersebut merupakan simbol kadeudeuh, sebuah ungkapan dalam bahasa Sunda yang bermakna kasih sayang dan perhatian tulus kepada sesama. Ia menegaskan pentingnya memberikan apresiasi kepada para pejuang sosial dan politik yang berkontribusi nyata bagi masyarakat dan partai.
Orientasi Politik dan Konsolidasi Partai di Bulan Suci
Selain sebagai kegiatan sosial, acara ini juga menjadi ajang konsolidasi internal partai. Pamriadi menyinggung soal orientasi kekuasaan dalam politik yang perlu diterima sebagai instrumen strategis untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia optimistis di bawah kepemimpinan Tuti Turimayanti, Ketua DPC PDIP KBB sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, PDIP akan semakin kuat dan mampu memperluas pengaruhnya di berbagai lini kekuasaan daerah.
Sementara itu, Tuti menyampaikan penghargaan kepada para tokoh pembangunan di Bandung Barat yang telah memberikan dukungan moral dan nasihat penting selama perjalanan politiknya. Dalam sambutannya, Tuti juga berinteraksi hangat dengan peserta, membangun suasana yang cair dan penuh kekeluargaan.
Lebih jauh, Tuti menjelaskan bahwa kegiatan berbagi parsel ini bukan hanya untuk hari itu saja. Sebelumnya, ia telah menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat dan berencana untuk terus turun langsung ke berbagai kecamatan di wilayahnya dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini ia anggap sangat penting untuk menjaga kedekatan dan kepercayaan masyarakat sebagai konstituen dan basis partai.
Makna Mendalam Kegiatan Berbagi Parsel di Ramadan
Kegiatan ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Paket parsel yang dibagikan secara bergantian menjadi simbol nyata kepedulian dan solidaritas. Lebih dari sekadar acara pembagian bantuan, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang menguatkan hubungan antara partai, kader, dan masyarakat di tengah nuansa Ramadan yang penuh berkah.
- Ratusan paket parsel disiapkan untuk kader, pengurus, dan masyarakat sekitar.
- Kolaborasi antara GNTI Jabar dan DPC PDIP KBB mempererat solidaritas.
- Acara sekaligus menjadi momen konsolidasi dan buka puasa bersama.
- Pemberian parsel sebagai bentuk kadeudeuh dan apresiasi perjuangan sosial-politik.
- Rencana lanjutan turun langsung ke kecamatan untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kegiatan berbagi parsel Lebaran yang digelar oleh GNTI Jabar dan DPC PDIP KBB bukan sekadar acara sosial biasa, melainkan juga strategi politik yang cerdas untuk memperkuat basis massa dan memperluas pengaruh partai di tingkat akar rumput. Momentum Ramadan yang penuh berkah dimanfaatkan untuk membangun citra partai sebagai entitas yang peduli dan dekat dengan masyarakat.
Lebih jauh, orientasi kekuasaan yang diangkat oleh Ketua GNTI Jabar menunjukkan bahwa PDIP tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial simbolik, tapi juga mempersiapkan diri secara serius untuk memperbesar ruang politiknya di Kabupaten Bandung Barat. Hal ini penting mengingat dinamika politik lokal yang semakin kompetitif menjelang Pemilu berikutnya.
Ke depan, publik perlu mengamati apakah langkah-langkah konsolidasi ini akan berbuah pada capaian politik yang signifikan, terutama dalam menggaet suara di wilayah pemilihan Tuti Turimayanti. Selain itu, keberlanjutan interaksi langsung dengan masyarakat di kecamatan-kecamatan menjadi kunci utama agar partai benar-benar mampu menjawab aspirasi dan kebutuhan rakyat secara nyata.
Dengan demikian, kegiatan ini menjadi contoh bagaimana partai politik dapat memadukan kegiatan sosial dengan strategi politik yang terencana, sekaligus menghidupkan spirit Ramadan dalam konteks kekinian.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0