Banjir Besar di Klaten Putus Akses Jalan Raya Klaten-Gunungkidul Akibat Tanggul Jebol

Mar 4, 2026 - 11:00
 0  5
Banjir Besar di Klaten Putus Akses Jalan Raya Klaten-Gunungkidul Akibat Tanggul Jebol

Banjir besar yang melanda Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, pada Rabu malam hingga Kamis pagi (3-4 Maret 2026) telah memutus akses Jalan Raya Klaten-Gunungkidul. Jalur provinsi ini tidak bisa dilalui kendaraan karena terendam air dengan ketinggian bervariasi hingga mencapai satu meter.

Ad
Ad

Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Dengkeng

Arus kendaraan di simpang tiga terpaksa dialihkan ke arah timur untuk menghindari genangan air setinggi sekitar 20 sentimeter di depan SPBU Cawas hingga semakin ke selatan yang mencapai kedalaman air sekitar 1 meter.

Beberapa sepeda motor yang memaksa melintas bahkan mengalami kemacetan akibat kondisi jalan yang tergenang.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten, Baskoro, mengungkapkan bahwa tanggul di Dusun Jetakan jebol sekitar pukul 01.30 WIB, sehingga air masuk dengan deras ke permukiman sekitar.

"Jebol dan air masuk. Tanggul Desa Japanan juga ikut jebol," ujar Baskoro kepada detikJateng.

Dampak Banjir Meluas ke Beberapa Desa

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi pada Selasa sore hingga malam hari, yaitu sejak pukul 16.30 hingga 23.00 WIB.

Hingga pukul 02.46 WIB hari berikutnya, banjir telah merendam lima desa di Kecamatan Trucuk, yaitu Desa Kalikebo, Trucuk, Karangpakel, Gaden, dan Planggu.

Ketinggian air di desa-desa tersebut bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga 1 meter, menyebabkan aktivitas warga terganggu dan kerusakan pada infrastruktur lokal.

Penutupan Jalan dan Upaya Penanganan Darurat

Jalan Raya Klaten-Gunungkidul yang merupakan jalur provinsi utama saat ini ditutup sementara untuk kendaraan bermotor demi keselamatan pengguna jalan.

Petugas dari Damkar Klaten dan BPBD setempat terus melakukan pemantauan dan penanganan darurat di lokasi banjir. Mereka juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih berpotensi terjadi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian jebolnya tanggul Sungai Dengkeng ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur tanggul di daerah rawan banjir. Banjir yang menggenangi jalan utama provinsi tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tapi juga berdampak langsung pada ekonomi lokal dan keselamatan warga.

Selain itu, banjir dengan kedalaman hingga satu meter yang melanda permukiman menunjukkan bahwa mitigasi risiko bencana di wilayah ini masih harus diperkuat, terutama dalam hal sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan warga.

Kita juga harus mengantisipasi dampak jangka panjang seperti kerusakan jalan dan fasilitas umum yang dapat memperlambat proses pemulihan pasca-banjir. Pemerintah daerah dan instansi terkait disarankan untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan tanggul serta sistem drainase agar kejadian serupa tidak terulang.

Ke depan, masyarakat dihimbau untuk mengikuti informasi resmi dan peringatan dari BPBD dan pengelola wilayah agar selalu siap menghadapi musim hujan yang ekstrem.

Terus ikuti update berita ini untuk informasi terkini tentang kondisi banjir dan pemulihan akses jalan di Klaten.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad