OpenAI Turun Pamor di Pasar Sekunder, Investor Beralih ke Anthropic

Apr 2, 2026 - 11:48
 0  3
OpenAI Turun Pamor di Pasar Sekunder, Investor Beralih ke Anthropic

Saham OpenAI semakin kehilangan daya tarik di pasar sekunder, bahkan dalam beberapa kasus menjadi hampir tidak mungkin untuk dijual, seiring dengan beralihnya para investor ke Anthropic, pesaing terbesarnya.

Ad
Ad

Meski OpenAI tengah menggalang dana puluhan miliar dolar dalam beberapa bulan terakhir, Ken Smythe, pendiri Next Round Capital, mengungkapkan bahwa permintaan untuk saham perusahaan kecerdasan buatan ini menurun drastis di pasar sekunder. Smythe menyebutkan bahwa sekitar setengah lusin investor institusional — termasuk dana lindung nilai dan firma modal ventura yang memegang saham besar — mencoba menjual sekitar $600 juta saham OpenAI melalui perusahaannya.

Pada tahun sebelumnya, saham-saham tersebut akan langsung terjual dalam hitungan hari. Namun sekarang, hampir tidak ada pembeli yang berminat. Smythe menuturkan, "Kami benar-benar tidak menemukan pembeli di antara ratusan investor institusional kami yang bersedia mengambil saham tersebut." Sementara itu, "pembeli justru menyatakan mereka memiliki sekitar $2 miliar dana siap pakai untuk investasi di Anthropic."

Permintaan Tinggi untuk Saham Anthropic

Beberapa platform pasar sekunder lain seperti Augment dan Hiive juga melaporkan permintaan yang luar biasa untuk saham Anthropic. Perbedaan valuasi yang signifikan antara OpenAI yang mencapai $852 miliar dan Anthropic sebesar $380 miliar mendorong para investor bergegas membeli saham Anthropic dengan harapan nilainya segera menyusul OpenAI, kata Adam Crawley, salah satu pendiri Augment.

"Saat ini, risiko dan imbal hasil Anthropic jauh lebih menarik," ujar Crawley. "Orang-orang bertaruh bahwa valuasi Anthropic akan menyamai OpenAI. Sedangkan membeli saham OpenAI, hasilnya kurang jelas dalam jangka pendek."

Meskipun OpenAI dan Anthropic tidak mengizinkan perdagangan saham mereka di pasar sekunder tanpa izin, akses terhadap saham tetap tersedia melalui mekanisme lain seperti kendaraan khusus (special-purpose vehicles/SPV).

OpenAI dalam pernyataan resmi menegaskan, "Orang harus sangat berhati-hati terhadap perusahaan yang mengklaim memiliki akses ke saham OpenAI, termasuk melalui SPV." OpenAI juga menyebut telah membuka saluran resmi bagi partisipasi individu melalui bank tanpa biaya, untuk melawan model broker dengan biaya tinggi.

Bank-bank besar seperti Morgan Stanley dan Goldman Sachs mulai menawarkan saham OpenAI kepada klien kaya tanpa mengenakan biaya tambahan, sementara Goldman mengenakan biaya standar sekitar 15%-20% dari keuntungan untuk klien yang tertarik ke Anthropic.

Fundraising Terbesar OpenAI dan Perbedaan Strategi

Pada Selasa lalu, OpenAI mengumumkan berhasil menyelesaikan penggalangan dana terbesar dalam sejarahnya, sebesar $122 miliar, didukung oleh raksasa teknologi, dana ventura, dan investor ritel.

Namun, dinamika penggalangan dana primer dan penjualan di pasar sekunder seringkali berbeda. Dalam putaran pendanaan, investor lama biasanya diberi kesempatan membeli saham tambahan untuk mempertahankan kepemilikan, dan kemudian bisa menjual sebagian saham tersebut di pasar sekunder.

Kedua perusahaan AI ini tumbuh pesat setelah peluncuran produk unggulan mereka — ChatGPT dari OpenAI pada 2022 dan Claude dari Anthropic. Keduanya juga mempertimbangkan rencana untuk go public, dengan OpenAI diperkirakan akan melantai tahun ini.

Namun, beberapa investor mulai waspada terhadap biaya operasional OpenAI yang melambung tinggi. OpenAI berkomitmen mengeluarkan dana jauh lebih besar dari Anthropic untuk infrastruktur guna mendukung ambisi AI-nya. Walaupun OpenAI memiliki basis pengguna konsumen yang kuat, mereka bergerak lambat dalam meraih klien perusahaan yang lebih menguntungkan. Sebaliknya, Anthropic telah menguasai pasar perusahaan yang ber-margin tinggi, sehingga pertumbuhan mereka terlihat lebih kuat.

Tantangan dan Dinamika Valuasi

Anthropic juga menghadapi tantangan lain, seperti gugatan terhadap Departemen Pertahanan Amerika Serikat setelah Pentagon menilai perusahaan tersebut sebagai risiko rantai pasokan dan melarang penggunaan teknologinya oleh entitas pemerintah. Belum lama ini, Anthropic juga mengalami dua insiden keamanan dalam beberapa hari, termasuk kebocoran kode sumber internal Claude.

Menurut Next Round, tawaran untuk saham OpenAI saat ini berkisar pada valuasi sekitar $765 miliar, turun sekitar 10% dari valuasi sebelumnya sebesar $850 miliar.

"Permintaan pasar jauh lebih besar untuk Anthropic," kata Crawley. Baik Augment maupun Next Round menerima penawaran untuk Anthropic dengan valuasi sekitar $600 miliar, naik lebih dari 50% dibandingkan putaran pendanaan sebelumnya. Sementara itu, platform Hiive mencatat permintaan lebih dari $1,6 miliar untuk saham Anthropic dengan harga premium.

"Permintaan ini adalah salah satu yang tertinggi yang pernah kami lihat," tambah Crawley. "Minatnya hampir tidak terbatas."

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pergeseran minat investor dari OpenAI ke Anthropic mencerminkan dinamika pasar AI yang sangat kompetitif dan cepat berubah. Meskipun OpenAI masih menjadi pemimpin pasar dengan valuasi tinggi dan produk populer seperti ChatGPT, strategi investasi yang berat pada infrastruktur dan lambatnya penetrasi pasar korporasi membuat investor mempertimbangkan risiko yang lebih besar.

Di sisi lain, Anthropic yang lebih fokus pada segmen perusahaan dan menunjukkan pertumbuhan yang lebih agresif menawarkan value proposition yang lebih menarik, kendati menghadapi tantangan keamanan dan regulasi. Fenomena ini juga menandakan bahwa investor institusional kini lebih selektif dan mencari peluang dengan imbal hasil yang lebih jelas dalam jangka menengah.

Mengamati tren ini, penting bagi para pelaku pasar dan calon investor untuk terus memantau perkembangan kedua perusahaan, terutama kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan regulasi dan keamanan yang bisa mempengaruhi valuasi dan stabilitas bisnis jangka panjang. Untuk informasi lebih lanjut dan update terkini, Anda dapat merujuk ke sumber asli Bloomberg serta laporan terbaru dari Bloomberg.

Dengan pergeseran pasar sekunder ini, persaingan antara OpenAI dan Anthropic akan semakin ketat, dan bagaimana kedua perusahaan mengelola tantangan internal serta peluang pasar akan sangat menentukan posisi mereka di industri AI global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad