UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Penyangga Ekonomi RI di Tengah Perang Global

Mar 5, 2026 - 11:06
 0  4
UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Penyangga Ekonomi RI di Tengah Perang Global

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif memiliki peran strategis sebagai penyangga perekonomian Indonesia di tengah gejolak ketegangan geopolitik global, khususnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Ad
Ad

Dalam kondisi dunia yang semakin tidak menentu, dinamika geopolitik bukanlah persoalan yang terpisah dari kehidupan masyarakat Indonesia. Menurut Riefky, konflik internasional dapat berdampak langsung pada kondisi ekonomi global dan berimbas pada biaya hidup masyarakat di dalam negeri.

"Situasi geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah, tentu bisa berdampak pada kondisi ekonomi nasional. Karena itu kita harus memperkuat ekonomi dalam negeri," ujar Riefky usai menghadiri acara laporan pencapaian program Emak-Emak Matic di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Peran Kunci UMKM dan Ekonomi Kreatif dalam Stabilitas Ekonomi Nasional

Pemerintah memandang penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif sebagai salah satu strategi utama untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Sektor ini sebelumnya telah membuktikan ketangguhannya, terutama dalam menghadapi krisis seperti pandemi Covid-19 yang mengguncang perekonomian dunia.

Riefky menambahkan bahwa dukungan sinergis dari berbagai pihak sangat penting. Pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta nasional, perbankan, akademisi, media, serta asosiasi pelaku usaha harus bekerja bersama untuk menghadapi tantangan ekonomi yang mungkin muncul akibat konflik global.

  • Penguatan pasar domestik agar produk lokal UMKM dan ekonomi kreatif tetap dominan.
  • Pengembangan ekspor ke pasar global, khususnya negara-negara Timur Tengah.
  • Peningkatan literasi digital bagi pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar.

Peluang Ekspor Produk Kreatif ke Pasar Timur Tengah

Selain fokus pada pasar domestik, pemerintah melihat potensi besar bagi produk ekonomi kreatif Indonesia untuk menembus pasar global. Riefky menyoroti beberapa subsektor yang sudah berhasil menembus pasar Timur Tengah, seperti kuliner, fesyen, dan kriya.

"Subsektor kuliner dan fesyen kreatif Indonesia saat ini sudah cukup banyak menembus pasar Timur Tengah," jelasnya.

Potensi ini menjadi peluang strategis bagi pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing, sekaligus memperluas jaringan distribusi ke pasar internasional yang terus berkembang.

Prioritas Memperkuat Pasar Domestik dengan Produk Lokal

Meski ekspor menjadi fokus, penguatan pasar dalam negeri tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah ingin memastikan produk-produk lokal dari pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mampu memenuhi kebutuhan konsumen domestik sehingga ketergantungan pada produk impor dapat diminimalisir.

"Yang paling penting bagaimana pasar domestik kita tetap kuat dan diisi oleh produk lokal, baik fesyen, kuliner, maupun produk kreatif lainnya," ujar Riefky.

Literasi Digital, Kunci Memperluas Pasar UMKM

Dalam era digitalisasi, kemampuan pelaku UMKM memanfaatkan platform digital menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan usaha. Riefky menekankan pentingnya peningkatan literasi digital melalui pelatihan dan program kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.

Pelatihan digital semacam ini dapat membantu pelaku usaha kecil meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memperluas peluang ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan Menteri Ekonomi Kreatif ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah panggilan strategis untuk menguatkan fondasi ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif. Ketika ketegangan geopolitik berpotensi mengganggu rantai pasok dan stabilitas harga komoditas global, UMKM yang berbasis kreativitas dan fleksibilitas menjadi tumpuan yang lebih resilient dalam menyerap guncangan ekonomi.

Namun, fokus pada penguatan pasar domestik harus diiringi dengan inovasi dan peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing secara global. Selain itu, literasi digital yang digalakkan pemerintah sangat krusial mengingat transformasi digital dapat membuka akses pasar yang lebih luas dan efisien bagi pelaku UMKM yang selama ini terkendala distribusi dan promosi.

Kedepannya, pembaca perlu mencermati bagaimana implementasi program-program penguatan UMKM dan ekonomi kreatif berjalan, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik yang masih sangat fluktuatif. Keberhasilan strategi ini akan menentukan seberapa kuat perekonomian Indonesia mampu bertahan dan tumbuh di tengah ketidakpastian global.

Terus ikuti perkembangan berita ekonomi kreatif dan UMKM hanya di sumber terpercaya agar mendapatkan insight terkini dan analisis mendalam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad