Sekjen Partai Gelora: Pemerintah Jangan Overreaktif Hadapi Kritik Masyarakat
Sekretaris Jenderal Partai Gelora, Mahfuz Sidik, menegaskan pentingnya pemerintah untuk tidak bersikap overreaktif dalam menghadapi kritik yang datang dari masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Mahfuz dalam dialog Kompas Petang di Kompas TV pada Selasa, 7 April 2026, yang membahas tanggapan pengamat politik Saiful Mujani terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Mahfuz Sidik: Kritik Harus Dijawab dengan Kearifan
Mahfuz menjelaskan bahwa dalam situasi saat ini, di mana kondisi global sangat memengaruhi dinamika nasional, semua pihak termasuk pemerintah dan masyarakat harus menemukan titik temu dalam menghadapi kritik dan perbedaan pandangan.
“Menurut saya, ada dua hal, yang ini harus menjadi titik temu semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun elite akademisi, elite politisi,” ujar Mahfuz.
Ia memaparkan dua orientasi utama yang harus menjadi pegangan bersama:
- Kesadaran situasi global yang berdampak pada nasional.
- Prioritas keselamatan bangsa, negara, dan perlindungan hak hidup masyarakat yang harus dijamin oleh negara.
"Kalau dua ini jadi orientasi kita bersama, maka semua pandangan dan perbedaan yang ada itu kita carikan jalan titik temunya," tambah Mahfuz.
Pentingnya Keterbukaan Pemerintah terhadap Kritik
Dalam dialog tersebut, Mahfuz juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat tidak bisa dan tidak boleh ditutup. Kondisi saat ini justru membuka banyak ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan suara mereka, baik melalui media sosial maupun platform lainnya.
Menurutnya, pemerintah harus menyikapi hal ini dengan sikap terbuka dan tidak bersikap emosional atau berlebihan dalam merespons kritik tersebut.
Konteks Pernyataan Saiful Mujani dan Respons Politik
Diskusi ini bermula dari pernyataan Saiful Mujani yang mengkritik Presiden Prabowo Subianto. Mahfuz mengingatkan bahwa kritik tajam seperti itu harus direspons dengan kepala dingin dan sikap yang konstruktif, bukan dengan reaksi yang berlebihan.
Mahfuz Sidik juga menegaskan bahwa dialog dan kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi yang sehat dan harus dijaga agar tetap produktif demi kemajuan negara.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, pernyataan Mahfuz Sidik ini sangat penting sebagai pengingat bagi pemerintah agar tidak terjebak dalam sikap defensif yang bisa memperburuk polarisasi politik. Di tengah dinamika politik yang semakin kompleks, terutama menjelang pemilu 2029, sikap terbuka terhadap kritik harus menjadi prioritas agar tercipta iklim demokrasi yang sehat dan inklusif.
Selain itu, sikap overreaktif pemerintah terhadap kritik berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik dan memperlebar jurang antara elite politik dengan masyarakat. Kritik yang disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk pengamat seperti Saiful Mujani, justru bisa menjadi bahan evaluasi yang berharga bagi perbaikan kebijakan dan pemerintahan.
Ke depan, publik perlu terus mengawal bagaimana pemerintah menanggapi berbagai kritik dan aspirasi masyarakat secara bijaksana. Sikap dialogis dan terbuka akan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas politik dan memperkuat legitimasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di masa depan.
Untuk informasi lebih lengkap dan video dialognya, bisa Anda simak langsung di Kompas TV.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0