Trump Ungkap Rumor Perpecahan Pejabat Iran di Tengah Negosiasi Sulit

May 2, 2026 - 16:13
 0  6
Trump Ungkap Rumor Perpecahan Pejabat Iran di Tengah Negosiasi Sulit

Jakarta, CNN Indonesia – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menyoroti rumor perpecahan di jajaran pejabat Iran di tengah proses negosiasi antara kedua negara. Trump menyatakan ketidaksetujuannya terhadap proposal yang diajukan Iran sekaligus menuding adanya perbedaan sikap yang membuat pemerintah Teheran sulit untuk bernegosiasi secara efektif.

Ad
Ad

Trump Sebut Kepemimpinan Iran Tidak Terkoordinasi

Dalam pernyataannya yang dikutip CNN pada Jumat (1/5), Trump mengungkapkan bahwa terdapat "dua hingga tiga kelompok, mungkin empat," yang berperan dalam kepemimpinan Iran yang sangat tidak terkoordinasi. Ia menambahkan,

"Dengan demikian, mereka semua ingin membuat kesepakatan, tapi mereka semua kacau."

Walau demikian, Trump mengakui bahwa Iran telah menunjukkan kemajuan dalam negosiasi, tetapi ia meragukan kemampuan mereka untuk mencapai kesepakatan bulat di antara semua pihak.

Pernyataan tersebut muncul di tengah pengumuman perpanjangan gencatan senjata antara kedua negara, di mana Trump juga menyampaikan pandangannya mengenai ketidaksatuan suara dalam kepemimpinan Iran.

Isu Perpecahan Internal Iran Makin Menguat

Sementara itu, isu perpecahan di dalam pemerintahan Iran mulai merebak, terutama terkait penanganan dampak perang terhadap ekonomi dan lapangan pekerjaan masyarakat. Iran International, media yang fokus pada isu Iran, melaporkan adanya ketegangan antara Presiden Majelis Massoud Pezeshkian dan Ketua DPR Bagher Ghalibaf terhadap Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Ketegangan ini muncul karena Araghchi diduga menjalankan perintah dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tanpa koordinasi dengan Pezeshkian dan Ghalibaf. Menlu Iran tersebut dinilai kurang memposisikan diri sebagai pejabat eksekutif yang harus transparan kepada pimpinan lainnya.

Sumber internal mengungkapkan bahwa Araghchi dianggap bertindak seperti "kacung" dari Komandan IRGC, Ahmad Vahidi, dan selama dua pekan terakhir, ia lebih banyak berkoordinasi dengan Vahidi ketimbang pimpinan sipil.

Jika Araghchi terus melanjutkan kebijakan ini, Pezeshkian disebut-sebut siap untuk memecatnya, menandakan krisis kepemimpinan yang nyata di tubuh pemerintah Iran.

Dampak Negosiasi dan Politik Iran ke Kondisi Regional

Perpecahan internal ini bukan hanya berdampak pada proses negosiasi dengan Amerika Serikat, tetapi juga berpotensi memperburuk situasi sosial dan ekonomi di Iran. Ketidakkonsistenan kebijakan dan perbedaan kepentingan antar kelompok membuat Iran sulit bergerak sebagai satu kesatuan di kancah diplomasi internasional.

Situasi ini juga menimbulkan pertanyaan besar bagi komunitas internasional terkait kelangsungan dan efektivitas kesepakatan damai yang tengah diupayakan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan Trump yang menyoroti perpecahan di pemerintahan Iran memiliki dua dimensi penting. Pertama, ini menjadi indikasi kelemahan diplomasi Iran yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak luar untuk menekan posisi negosiasi Iran. Kedua, perpecahan internal ini mencerminkan krisis legitimasi dan koordinasi dalam struktur kekuasaan Iran, khususnya antara unsur militer (IRGC) dan pemerintahan sipil.

Lebih jauh, konflik internal semacam ini berpotensi menghambat proses perdamaian yang diharapkan dunia, dan berisiko memperpanjang ketidakstabilan di kawasan. Pemerintah Iran perlu segera menata kembali mekanisme koordinasi dan komunikasi antar pejabat kunci agar bisa mengemuka dengan satu suara yang kuat dalam negosiasi internasional.

Selanjutnya, publik dan pengamat internasional harus memantau bagaimana dinamika ini berkembang, terutama apakah ketegangan antara pejabat Iran akan berdampak pada kebijakan luar negeri mereka atau bahkan mengganggu proses gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Untuk informasi lebih lengkap dan perkembangan terbaru, Anda dapat membaca laporan asli di CNN Indonesia dan analisis terkait dari BBC Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad