Pramono Anung Tegaskan Tak Ada Sekat dengan Ketua Komisi A DPRD DKI Meski Berbeda Partai

Apr 10, 2026 - 19:30
 0  5
Pramono Anung Tegaskan Tak Ada Sekat dengan Ketua Komisi A DPRD DKI Meski Berbeda Partai

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa perbedaan partai politik tidak menjadi penghalang dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua. Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri perayaan Paskah di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (10/4/2026).

Ad
Ad

Dalam sambutannya, Pramono mengangkat pentingnya kerukunan antarumat beragama sebagai pondasi utama untuk menjaga keharmonisan di ibu kota. Meski dirinya tidak merayakan Paskah secara pribadi, Pramono mengapresiasi undangan yang diberikan oleh Inggard, yang juga merupakan salah satu anggota DPRD DKI.

"Kami berbeda partai, tapi tidak ada sekat sama sekali di antara kami bertiga,"

Pramono Anung

Selain Inggard Joshua, acara ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Erwin Aksa dan Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah. Kehadiran tokoh lintas partai dan lembaga ini menunjukkan komitmen bersama untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga kerukunan umat beragama di tengah keberagaman masyarakat Jakarta.

Kerukunan Umat Beragama sebagai Pilar Harmoni Jakarta

Pramono menegaskan, Jakarta sebagai kota metropolitan dengan beragam suku, agama, dan budaya, membutuhkan sikap saling menghormati dan toleransi untuk menciptakan suasana yang kondusif dan damai.

"Kerukunan antarumat beragama menjadi pondasi penting dalam menjaga keharmonisan di Jakarta," tutur Pramono.

Menurutnya, perbedaan latar belakang politik tidak boleh menjadi alasan untuk membangun sekat yang justru memecah belah masyarakat. Sebaliknya, kolaborasi dan komunikasi lintas partai dan kelompok harus terus diperkuat demi kebaikan bersama.

Kolaborasi Lintas Partai dalam Politik Lokal

Perbedaan partai politik sering kali menjadi tantangan dalam membangun sinergi antarpejabat publik. Namun, Pramono dan Inggard menunjukkan contoh nyata bahwa perbedaan tersebut dapat dijembatani dengan sikap terbuka dan saling menghormati.

  • Pramono Anung berasal dari partai berbeda dengan Inggard Joshua sebagai Ketua Komisi A DPRD DKI.
  • Ketiganya (Pramono, Inggard, Erwin Aksa) tetap menjaga komunikasi dan kerja sama tanpa sekat politik.
  • Acara bersama seperti perayaan Paskah menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antaranggota lintas partai.

Situasi ini memberikan gambaran positif bahwa politik di tingkat daerah dapat berjalan dengan budaya saling menghargai dan tidak terjebak pada konflik kepentingan yang memecah belah.

Respon dan Harapan dari Masyarakat Jakarta

Masyarakat Jakarta tentu berharap agar sikap saling menghormati ini dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi pejabat publik lainnya. Kerukunan dan persatuan merupakan kunci utama menghadapi berbagai tantangan di ibu kota, mulai dari masalah sosial hingga pembangunan.

Pramono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan yang lain.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, sikap Pramono Anung yang menekankan tidak adanya sekat politik meski berasal dari partai berbeda merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi di tengah iklim politik yang kerap penuh polarisasi.

Ini menunjukkan bahwa kepentingan bersama, terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama dan stabilitas sosial, harus menjadi prioritas utama pejabat publik. Sikap pragmatis dan inklusif seperti ini dapat menginspirasi pejabat lain untuk menempatkan kepentingan masyarakat di atas sekat-sekat politik sempit.

Ke depan, hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana sinergi antar partai politik di tingkat daerah dapat diperkuat secara sistematis untuk mendukung program-program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tanpa terjebak pada pertentangan ideologis.

Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat membaca berita asli di Kompas.com dan berita terkait lainnya di CNN Indonesia.

Kesimpulannya, perbedaan partai politik tidak harus menjadi penghalang dalam membangun kerja sama dan kerukunan di lingkup pemerintahan daerah. Sikap terbuka dan saling menghormati merupakan modal utama untuk memajukan Jakarta sebagai kota yang harmonis dan inklusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad