BMKG Waspadai Potensi Hujan dan Longsor di Pegunungan Sumatera Utara

Apr 12, 2026 - 01:20
 0  6
BMKG Waspadai Potensi Hujan dan Longsor di Pegunungan Sumatera Utara

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan penting bagi masyarakat di Sumatera Utara terkait potensi hujan yang dapat memicu bencana longsor di wilayah pegunungan pada Minggu, 12 April 2026. Peringatan ini disampaikan oleh Prakirawan BMKG Wilayah I, Utami Al Khairiyah, dalam paparan prakiraan cuaca di Medan, Sabtu malam.

Ad
Ad

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara 12 April 2026

Menurut Utami Al Khairiyah, kondisi cuaca di Sumatera Utara pada Minggu pagi diperkirakan didominasi oleh cuaca berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah seperti Sibolga, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, serta Kepulauan Nias (Nias, Nias Barat, Nias Selatan, dan Nias Utara).

Pada siang hingga sore hari, potensi hujan ringan hingga sedang melanda sebagian besar wilayah, dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, dan wilayah Kepulauan Nias. Malam hari pun masih terdapat potensi hujan ringan hingga sedang, terutama di daerah Samosir, Labuhanbatu Utara, Langkat, Dairi, Humbang Hasundutan, dan Toba.

Selanjutnya, dini hari diperkirakan hujan ringan kembali terjadi di Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, serta Nias Selatan. Suhu udara berkisar antara 15 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembaban udara mencapai 70 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3 sampai 10 km/jam.

Waspada Longsor di Titik Rawan Pegunungan

BMKG mengingatkan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang terutama di kawasan pegunungan, lereng barat dan timur Sumatera Utara, serta Kepulauan Nias. Hujan dengan intensitas tersebut berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor di titik-titik rawan.

"Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah pegunungan, Kepulauan Nias, lereng barat dan timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi," ujar Utami.

Fenomena ini sangat dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih cukup signifikan dalam beberapa hari ke depan, sehingga kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat dan tidak terduga.

Imbauan dan Langkah Antisipasi BMKG

BMKG mengimbau warga dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal atau beraktivitas di daerah rawan bencana longsor dan banjir. Selalu pantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, serta peringatan cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat.

  • Perhatikan perubahan cuaca secara berkala sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
  • Hindari daerah rawan longsor selama potensi hujan sedang hingga lebat.
  • Siapkan perlengkapan darurat jika tinggal di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.
  • Ikuti arahan pemerintah dan BPBD setempat untuk evakuasi jika diperlukan.

Dengan cuaca yang tak menentu, perencanaan aktivitas sehari-hari harus menyesuaikan dengan kondisi ini agar risiko bencana dapat diminimalkan. Informasi lengkap prakiraan cuaca dan peringatan dapat diakses melalui situs resmi BMKG di sumsel.antaranews.com.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, peringatan BMKG ini menjadi alarm penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah di Sumatera Utara, terutama mengingat topografi pegunungan yang rentan terhadap longsor. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat dengan cepat merusak struktur tanah dan memicu bencana yang berdampak luas pada keselamatan jiwa dan infrastruktur.

Selain itu, fenomena cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah ini merupakan bagian dari tren perubahan iklim yang semakin nyata. Itu sebabnya, kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat luas harus memiliki pemahaman dan kesiapan menghadapi bencana.

Ke depan, penting bagi seluruh pihak untuk memperkuat sistem peringatan dini dan edukasi mitigasi bencana sebagai langkah preventif agar tidak terulangnya korban jiwa dan kerugian materi yang besar. Pemantauan cuaca secara real-time dan koordinasi lintas sektoral pun harus ditingkatkan guna menjawab tantangan cuaca ekstrem di Sumut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad