Banjir Bandang di Sukabumi: Tanggul Jebol, Tiga Mobil Terseret Laut, Empat Rumah Roboh

Apr 13, 2026 - 08:30
 0  5
Banjir Bandang di Sukabumi: Tanggul Jebol, Tiga Mobil Terseret Laut, Empat Rumah Roboh

Banjir bandang yang melanda Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) menimbulkan kerusakan signifikan dan kepanikan warga. Banjir ini terjadi akibat luapan Sungai Kampung Cigoler yang debit airnya meningkat drastis karena hujan ekstrem. Tanggul sepanjang tujuh meter yang baru diperbaiki pada tahun 2025 kembali jebol, menyebabkan air meluap dan merendam permukiman di bantaran sungai.

Ad
Ad

Penyebab dan Kronologi Banjir Bandang di Sukabumi

Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama banjir bandang ini. Camat Cisolok, Okih Fajri Assidiq, menjelaskan bahwa ada dua titik tanggul yang jebol, salah satunya tanggul yang baru diperbaiki pascabencana tahun lalu.

"Intensitas hujan yang sangat tinggi membuat debit sungai meningkat drastis hingga melewati tanggul. Ada dua titik tanggul yang jebol, yang sebenarnya baru saja kita perbaiki pasca-banjir tahun lalu, sehingga air langsung menerjang rumah warga di Kampung Cigoler," ujar Okih.

Akibat jebolnya tanggul, air sungai meluap dan merendam permukiman warga hingga menyebabkan kerusakan bangunan. Selain itu, banjir ini juga berdampak langsung pada kendaraan yang berada di sekitar lokasi.

Kerusakan dan Dampak Banjir di Kampung Cigoler dan Katapang Resort

Dampak paling mencolok terjadi di Katapang Resort, Desa Pasirbaru, di mana tiga mobil milik wisatawan terseret arus deras sungai yang meluap. Warga setempat berhasil mengevakuasi dua unit, yaitu Toyota Yaris dan Nissan Livina. Namun, satu unit mobil sedan terseret hingga ke tengah laut dan belum ditemukan hingga siang hari.

Enam penyelam dari komunitas nelayan setempat sudah dikerahkan untuk mencari mobil yang hanyut tersebut, tetapi kondisi air yang sangat keruh membatasi jarak pandang dan mempersulit proses evakuasi.

Di Kampung Cigoler, tercatat empat rumah warga mengalami kerusakan sedang seperti tembok pagar yang jebol dan paviliun rumah yang roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Upaya Penanganan dan Imbauan Pemerintah

Sejak pagi hari, unsur Forkopimcam Cisolok, pemerintah desa, dan relawan telah diterjunkan untuk membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir menggunakan mesin alkon dan peralatan manual.

"Fokus kami saat ini adalah penanganan darurat dan pendataan kerugian. Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk perbaikan permanen pada jaringan sungai dan tanggul agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan," jelas Okih.

Meskipun situasi berangsur kondusif, pemerintah kecamatan mengimbau warga dan wisatawan untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, peristiwa banjir bandang di Sukabumi ini memperlihatkan betapa pentingnya pengelolaan infrastruktur tanggul yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem, yang kini semakin sering terjadi akibat perubahan iklim global. Jebolnya tanggul yang baru diperbaiki menunjukkan adanya potensi kelemahan dalam perencanaan dan penggunaan material tanggul yang harus segera dievaluasi dan diperbaiki secara menyeluruh.

Selain itu, dampak yang meluas hingga menyeret kendaraan wisatawan ke laut mengingatkan kita bahwa bencana ini tidak hanya berakibat pada rumah warga, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan pengunjung dan perekonomian lokal yang bergantung pada pariwisata. Pemerintah daerah wajib memperkuat sistem peringatan dini dan edukasi masyarakat agar kesiapsiagaan menghadapi bencana bisa meningkat secara signifikan.

Ke depan, publik perlu terus memantau perkembangan perbaikan dan penguatan tanggul serta langkah mitigasi yang diambil pemerintah Kabupaten Sukabumi. Langkah proaktif dan transparan dalam penanganan bencana ini akan menjadi kunci untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi sumber asli berita ini di Liputan6 Regional dan berita terkini di situs resmi pemerintah daerah atau media nasional terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad