Cuaca Ekstrem di Arab Saudi Picu Banjir Parah di Riyadh, Sekolah Ditutup

Apr 13, 2026 - 14:50
 0  6
Cuaca Ekstrem di Arab Saudi Picu Banjir Parah di Riyadh, Sekolah Ditutup

Cuaca ekstrem melanda Arab Saudi dengan hujan lebat yang memicu banjir hebat di ibu kota Riyadh serta beberapa wilayah lain. Kondisi ini membuat pemerintah mengambil langkah cepat dengan menangguhkan kegiatan belajar tatap muka di sejumlah sekolah dan universitas sebagai upaya mengutamakan keselamatan warga.

Ad
Ad

Penutupan Sekolah dan Universitas di Tengah Banjir

Mengutip laporan dari kantor berita pemerintah Saudi, Alekhbariah, kebijakan penutupan institusi pendidikan ini mulai diberlakukan pada Minggu waktu setempat. Beberapa universitas besar yang terdampak antara lain Universitas Al-Baha, Universitas Ilmu Kesehatan Raja Saud bin Abdulaziz, dan Universitas Raja Khalid. Penutupan ini disesuaikan dengan hari libur mingguan di Arab Saudi yang berbeda dari kebanyakan negara, yaitu Jumat dan Sabtu.

Rekaman Banjir dan Peringatan Cuaca Ekstrem

Rekaman yang beredar luas di media sosial, khususnya platform X, menunjukkan derasnya aliran air yang menggenangi jalan-jalan di Riyadh usai hujan intens mengguyur pada Sabtu malam. Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi mengonfirmasi bahwa curah hujan lebat diperkirakan akan terus berlangsung hingga Minggu pagi, meskipun intensitasnya akan berangsur menurun.

"Curah hujan lebat yang melanda Riyadh diperkirakan terus berlangsung hingga Minggu pagi, dengan intensitas yang akan berangsur mereda," ujar Pusat Meteorologi Nasional seperti dikutip oleh Anadolu Agency.

Imbauan Waspada dari Badan Pertahanan Sipil

Badan Pertahanan Sipil Saudi juga mengimbau seluruh warga di Riyadh dan Provinsi Timur untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi arahan keselamatan dari otoritas setempat. Ini menjadi langkah penting mengingat peringatan cuaca ekstrem telah dikeluarkan sejak Kamis lalu, yang memperkirakan sebagian besar wilayah Arab Saudi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sampai Selasa mendatang.

  • Penutupan sementara sekolah dan universitas untuk keselamatan siswa dan staf.
  • Peringatan cuaca ekstrem yang diterbitkan sejak beberapa hari sebelumnya.
  • Warga diimbau untuk menghindari aktivitas luar ruangan yang berisiko selama hujan deras.
  • Pusat-pusat evakuasi dan bantuan darurat disiapkan oleh pemerintah.

Background dan Dampak Banjir di Riyadh

Banjir di Riyadh bukan fenomena yang sering terjadi secara ekstrem, sehingga kejadian ini cukup mengagetkan masyarakat dan pemerintah. Kota yang biasanya beriklim gurun tersebut mengalami curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat, menyebabkan sistem drainase perkotaan kewalahan menampung air sehingga banjir melanda berbagai kawasan.

Selain mengganggu aktivitas sehari-hari dan pendidikan, banjir ini juga berpotensi menimbulkan kerusakan infrastruktur dan risiko kecelakaan lalu lintas. Berbagai rekaman dan foto yang beredar di media sosial menampilkan genangan air yang cukup tinggi di jalanan utama Riyadh.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian banjir di Riyadh ini menjadi peringatan serius bahwa Arab Saudi harus mulai menyesuaikan infrastruktur dan sistem penanggulangan bencana terhadap perubahan iklim yang semakin tidak menentu. Selama ini, fokus pembangunan lebih banyak diarahkan pada ekspansi kota dan ekonomi, sementara mitigasi risiko cuaca ekstrem cenderung kurang mendapat perhatian.

Banjir yang terjadi bukan hanya soal gangguan sesaat, tetapi juga mengungkap kebutuhan akan perencanaan tata kota yang lebih ramah lingkungan dan sistem drainase yang lebih modern serta efektif. Selain itu, edukasi masyarakat mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana alam juga harus diperkuat agar dampak negatifnya bisa diminimalisir.

Ke depan, perlu diperhatikan apakah fenomena ini akan berulang dan berpotensi menjadi tren akibat perubahan iklim global. Pemerintah dan masyarakat harus proaktif mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem agar kerugian bisa ditekan seminimal mungkin.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, Anda dapat membaca berita asli di CNBC Indonesia serta mengikuti peringatan resmi dari Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad