Rusia Kritik Rencana Blokade Selat Hormuz oleh Trump, Risiko Krisis Energi Global

Apr 13, 2026 - 19:01
 0  3
Rusia Kritik Rencana Blokade Selat Hormuz oleh Trump, Risiko Krisis Energi Global

Rusia secara tegas mengkritik rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berniat memblokade Selat Hormuz. Rencana ini mencakup penutupan akses menuju pelabuhan-pelabuhan di Iran, yang menjadi jalur vital pengiriman minyak dunia.

Ad
Ad

Protes Rusia atas Blokade Selat Hormuz

Juru Bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa blokade tersebut berpotensi memperparah krisis ekonomi global, terutama pada sektor energi yang sudah rentan. Menurutnya, langkah ini akan berdampak negatif pada pasar internasional yang sedang berjuang menghadapi berbagai ketidakpastian.

"Tindakan itu (blokade) kemungkinan besar akan terus berdampak negatif pada pasar internasional," ujar Dmitry Peskov, Senin (13/4), seperti dikutip dari Reuters.

Meski demikian, Peskov menolak memberikan komentar lebih jauh karena menurutnya rincian rencana AS masih belum jelas disampaikan secara lengkap.

Rencana Blokade oleh AS dan Tanggapan Internasional

Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan bahwa Angkatan Laut AS akan mulai memblokade Selat Hormuz. Hal ini terjadi setelah negosiasi damai dengan Iran mengalami kebuntuan. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa blokade akan diberlakukan terhadap semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran, mulai Senin 13 April pukul 10 pagi waktu AS.

Beberapa poin penting terkait blokade ini adalah:

  • Blokade diberlakukan secara imparsial terhadap kapal-kapal dari semua negara yang masuk atau keluar pelabuhan dan pesisir Iran.
  • Blokade mencakup pelabuhan-pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman.
  • Pasukan AS tetap memastikan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz menuju atau dari pelabuhan non-Iran tidak akan dihalangi.

Namun, rencana ini tidak mendapat dukungan universal. Inggris, misalnya, menolak ikut serta membantu AS dalam memblokade kapal-kapal Iran keluar masuk Selat Hormuz.

Potensi Dampak Global dari Blokade Selat Hormuz

Selat Hormuz adalah jalur strategis utama pengiriman minyak mentah dunia, di mana sekitar sepertiga dari minyak global melewati daerah ini setiap hari. Penutupan atau gangguan di Selat Hormuz dapat menyebabkan lonjakan harga minyak dunia dan memicu ketidakstabilan ekonomi yang meluas.

Berikut ini beberapa dampak potensial blokade Selat Hormuz:

  1. Kenaikan harga minyak global: Gangguan pasokan minyak mentah akan meningkatkan harga minyak dan bahan bakar di seluruh dunia.
  2. Ketidakstabilan ekonomi global: Harga energi yang tinggi dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memicu inflasi di banyak negara.
  3. Ketegangan geopolitik meningkat: Blokade ini dapat memperburuk hubungan AS-Iran dan memicu konflik militer di kawasan Teluk.
  4. Gangguan rantai pasokan: Sektor industri dan transportasi di berbagai negara akan terdampak akibat kenaikan biaya energi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, rencana blokade Selat Hormuz oleh AS merupakan langkah yang sangat berisiko dan kontraproduktif dalam konteks ketegangan geopolitik saat ini. Selain berpotensi memicu krisis energi global, blokade ini juga dapat mendorong eskalasi militer di kawasan yang sudah rawan konflik.

Rusia sebagai salah satu kekuatan besar dunia telah memberikan sinyal kuat bahwa mereka tidak setuju dengan pendekatan militer yang dipilih AS. Hal ini juga memperlihatkan perbedaan tajam dalam diplomasi internasional dan penanganan masalah Iran.

Penting bagi publik dan para pengambil kebijakan untuk terus memantau perkembangan ini, karena dampaknya tidak hanya akan dirasakan di kawasan Teluk, melainkan juga secara global, terutama pada stabilitas ekonomi dan keamanan internasional. Solusi diplomatik dan dialog konstruktif harus menjadi prioritas utama agar krisis ini tidak semakin memburuk.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad