Tower Telkomsel di Sikui Terancam Longsor, DPRD Barut Minta Penanganan Cepat
Muara Teweh, 13 April 2026 – Ancaman tanah longsor yang mengintai tower Telkomsel di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Barito Utara, Kalimantan Tengah, memicu kekhawatiran warga setempat. Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, menanggapi serius laporan tersebut dan mendesak penanganan segera agar risiko terhadap masyarakat dan infrastruktur dapat diminimalisir.
Menurut laporan warga yang diterima Ardianto, posisi tower berada di lokasi yang sangat rawan longsor. Tanah di sekitarnya telah menunjukkan tanda-tanda pergerakan yang signifikan. Jarak antara titik longsor dengan tower diperkirakan hanya sekitar 7 sampai 10 meter, sehingga potensi robohnya tower akibat longsor menjadi ancaman nyata bagi warga sekitar.
“Warga sangat khawatir, terutama mereka yang rumahnya berada tepat berseberangan dengan tower tersebut. Kondisi tanah yang longsor membuat potensi risiko semakin tinggi,”
Lokasi Sulit Diakses, Butuh Penanganan Khusus
Ardianto juga menambahkan bahwa lokasi tower berada di atas bukit yang membuat akses untuk pengecekan langsung menjadi sulit. Hal ini menuntut penanganan khusus dari pihak terkait agar kondisi tanah longsor dapat dipantau dan diatasi dengan efektif.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Telkomsel dan pemerintah daerah dalam melakukan pengecekan dan mitigasi risiko. Selain itu, laporan ini telah disampaikan kepada Dinas Komunikasi dan Persandian Barito Utara agar mendapat perhatian serius dari semua pihak yang berwenang.
Desa Sikui Butuh Tindakan Cepat untuk Antisipasi Bahaya
Warga Desa Sikui berharap adanya respon cepat dan tindakan nyata, baik dari perusahaan penyedia layanan telekomunikasi maupun pemerintah setempat. Potensi longsor yang semakin meluas dapat menimbulkan dampak besar, termasuk kemungkinan robohnya tower yang berfungsi penting bagi komunikasi di wilayah tersebut.
- Risiko longsor meningkat karena pergerakan tanah di sekitar tower
- Jarak tower dengan titik longsor sangat dekat, sekitar 7-10 meter
- Akses lokasi sulit sehingga butuh penanganan khusus
- Pelaporan sudah dilakukan ke Dinas Komunikasi dan Persandian Barito Utara
- Warga berharap penanganan cepat untuk menghindari kejadian buruk
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kondisi tanah longsor yang mengancam tower Telkomsel di Desa Sikui ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat luas dan kelancaran layanan komunikasi vital. Jika tidak ditangani dengan cepat, risiko kerusakan tower dapat mengganggu sinyal telekomunikasi yang sangat dibutuhkan, terutama di daerah yang terisolasi seperti Barito Utara.
Selain itu, potensi longsor yang terus berkembang bisa menjadi pemicu bencana yang lebih besar, terutama saat musim hujan. Pihak Telkomsel dan pemerintah daerah harus segera melakukan tindakan preventif dan mitigasi, termasuk melakukan pemantauan intensif dan memperkuat struktur tanah di sekitar tower. Ini juga menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam menangani permasalahan infrastruktur kritis yang rentan bencana.
Ke depan, warga dan pemangku kepentingan harus terus waspada dan aktif melaporkan kondisi terkini. Laporan ANTARA ini menjadi pengingat penting bahwa mitigasi bencana dan keselamatan publik harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah rawan bencana.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0