MKD DPR Panggil Habib Aboe PKS Terkait Pernyataan Ulama dan Narkoba di Madura

Apr 14, 2026 - 10:00
 0  5
MKD DPR Panggil Habib Aboe PKS Terkait Pernyataan Ulama dan Narkoba di Madura

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akan memanggil anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, pada Selasa, 14 April 2026. Pemanggilan ini merupakan buntut dari pernyataan kontroversialnya yang menyebut adanya keterlibatan ulama dan pesantren di Madura dalam peredaran narkoba.

Ad
Ad

Ketua MKD DPR, Nazaruddin Dek Gam, mengonfirmasi pemanggilan tersebut. Ia menyatakan bahwa pernyataan Habib Aboe yang viral di media sosial itu akan diklarifikasi langsung agar mendapat keterangan resmi.

"Iya benar (dipanggil), pernyataan waktu rapat dengan BNN, yang katanya ulama, pesantren di Madura, ada narkobanya di pesantren. Kurang lebih seperti itu," ujar Nazaruddin saat dihubungi pada Senin (13/4).

Kontroversi Pernyataan Habib Aboe saat Rapat dengan BNN

Pernyataan Habib Aboe disampaikan pada rapat Komisi III DPR bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 7 April lalu. Dalam rapat tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara BNN, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba.

Namun, yang menjadi sorotan adalah klaimnya mengenai keterlibatan ulama dan pesantren di Madura dalam jaringan narkoba. Ia berkata:

"Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa? Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuan-nya banyak, bukan dikit."

Habib Aboe juga menyampaikan kekhawatirannya bahwa ada pebisnis besar dan orang-orang berposisi yang bermain dalam jaringan tersebut.

"Nah, saya khawatir yang bermain-main ini, ya maaf ya, saya, kita tidak tendensius, saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, Pak, karena ini atau pebisnis-pebisnis besar," tambahnya.

Respons MKD dan Implikasi Politik

Pernyataan tersebut memicu perbincangan hangat di media sosial dan menjadi perhatian publik. MKD sebagai lembaga yang mengawasi etika anggota DPR, menilai perlu melakukan pemanggilan untuk mengklarifikasi pernyataan yang berpotensi merusak nama baik ulama dan institusi pesantren.

  • MKD DPR akan meminta penjelasan resmi dari Habib Aboe terkait data atau fakta yang mendasari pernyataannya.
  • Pihak PKS belum memberikan tanggapan resmi terkait pemanggilan dan pernyataan anggota fraksinya tersebut.
  • Kasus ini dapat menjadi preseden penting dalam pengawasan etika anggota DPR dalam menyampaikan pernyataan publik.

Konsep Sinergi dalam Perang Melawan Narkoba

Dalam rapat tersebut, Habib Aboe juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan elemen masyarakat agar upaya pemberantasan narkoba bisa efektif.

Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dan aparat penegak hukum yang terus berupaya memerangi peredaran narkoba yang semakin kompleks. Sinergi antara BNN, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Namun, pernyataan Habib Aboe tentang ulama dan pesantren di Madura menimbulkan kontroversi tersendiri.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pemanggilan Habib Aboe oleh MKD DPR bukan hanya soal klarifikasi pernyataan, tetapi juga soal menjaga reputasi lembaga legislatif dan ulama yang selama ini dihormati masyarakat. Pernyataan yang mengaitkan ulama dengan narkoba tanpa bukti kuat berpotensi menimbulkan kegaduhan sosial dan merusak kepercayaan publik.

Di sisi lain, isu keterlibatan tokoh agama dalam jaringan narkoba memang menjadi perhatian serius, namun harus dibuktikan secara jelas dan bertanggung jawab agar tidak menjadi alat politisasi atau fitnah. MKD harus memastikan proses ini berlangsung transparan dan adil, sehingga tidak menimbulkan preseden buruk bagi kebebasan anggota DPR dalam menyuarakan aspirasi sekaligus menjaga etika.

Ke depan, publik perlu mengawasi perkembangan kasus ini dan menuntut agar semua pihak yang terlibat dalam peredaran narkoba, tanpa kecuali, diberantas secara tegas. Selain itu, sinergi yang diusung dalam rapat Komisi III bersama BNN harus diperkuat agar upaya pemberantasan narkoba berjalan efektif dan tidak terhambat oleh isu-isu yang dapat mengganggu fokus utama.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengikuti perkembangan berita ini di situs CNN Indonesia serta media resmi lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad