PLN Eksekusi 21 Proyek PLTS dan BESS 513 MWp untuk Tekan Konsumsi BBM

Apr 14, 2026 - 10:10
 0  6
PLN Eksekusi 21 Proyek PLTS dan BESS 513 MWp untuk Tekan Konsumsi BBM

PT PLN (Persero) mengumumkan akan mengeksekusi 21 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dilengkapi dengan integrasi Battery Energy Storage System (BESS) dengan total kapasitas mencapai 513 Megawatt-peak (MWp). Langkah ini bertujuan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di sektor ketenagalistrikan Indonesia sekaligus mempercepat transisi energi bersih.

Ad
Ad

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR pada Senin (13/4/2026) bahwa 21 proyek PLTS dan PLTS+BESS tersebut direncanakan mulai beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD) antara tahun 2026 hingga 2028.

"Di semester 1 sudah ada 21 proyek PLTS dan juga PLTS plus battery energy storage system yang sudah siap dieksekusi, dan ini masih akan ditambah dengan program-program spesifik menggunakan baterai energy storage system dalam skala yang besar dan juga PLTS dalam skala yang besar untuk agar bisa mengurangi konsumsi BBM yang masih berbasis pada impor," ungkap Darmawan.

Strategi PLN Tekan Konsumsi BBM dan Percepat Transisi Energi

Langkah PLN ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan energi fosil, khususnya BBM impor, yang selama ini menjadi beban besar dalam sistem ketenagalistrikan Indonesia.

Darmawan menambahkan, "Dalam proses ini, PLN menggeser energi yang mahal menjadi energi yang lebih murah dan juga menggeser energi fosil menjadi energi yang renewable energy atau energi baru dan juga energi yang terbarukan." Ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan (EBT) yang lebih tinggi di masa depan.

Pengurangan Pembangkit Diesel dan Peningkatan Energi Terbarukan

Selain pengembangan PLTS dan BESS, PLN juga berencana mempensiunkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di 741 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan total sekitar 2.139 mesin diesel. Ini menjadi langkah konkret untuk mengurangi konsumsi BBM dan meningkatkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Dengan pengurangan PLTD, PLN berharap dapat memangkas biaya operasional dan dampak lingkungan negatif akibat pembakaran bahan bakar fosil.

Daftar 21 Proyek PLTS dan PLTS+BESS yang Siap Dieksekusi

  1. PLTS Belinyu, Belitung (1 MWp) - COD 2027
  2. PLTS Weda, Maluku Utara (5 MWp) - COD 2028
  3. PLTS Timika, Papua Tengah (10 MWp) - COD 2027
  4. PLTS Terapung Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah (100 MWp) - COD 2027
  5. PLTS Terapung Saguling, Jawa Barat (60 MWp) - COD 2027
  6. PLTS Bawean, Jawa Timur (6 MWp) - COD 2028
  7. PLTS Bawean, Jawa Timur (3 MWp) - COD 2029
  8. PLTS Terapung Karangkates, Jawa Timur (100 MWp) - COD 2027
  9. PLTS Sepanjang-1, Jawa Timur (1 MWp) - COD 2027
  10. PLTS Sepanjang-2, Jawa Timur (0,6 MWp) - COD 2027
  11. PLTS Sumba-1 (5 MWp) - COD 2026
  12. PLTS Sumba-2, NTT (5 MWp) - COD 2027
  13. PLTS Sumba-3, NTT (5 MWp) - COD 2027
  14. PLTS Alor, NTT (1,2 MWp) - COD 2026
  15. PLTS Lembata-1, NTT (3 MWp) - COD 2026
  16. PLTS Lembata-2, NTT (3 MWp) - COD 2026
  17. PLTS Rote-1, NTT (1,2 MWp) - COD 2026
  18. PLTS Rote-2, NTT (2 MWp) - COD 2026
  19. PLTS Rote-3, NTT (1 MWp) - COD 2028
  20. PLTS + BESS Banyuwangi, Jawa Timur (100 MWp) - COD 2027
  21. PLTS + BESS Pagerwojo, Jawa Timur (100 MWp) - COD 2027

Proyek-proyek ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia dari Sumatera hingga Papua, termasuk beberapa PLTS terapung yang memanfaatkan sumber daya air sebagai lokasi pembangkit untuk meningkatkan efisiensi lahan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, inisiatif PLN mengeksekusi 21 proyek PLTS dan PLTS+BESS dengan kapasitas besar ini merupakan game-changer bagi sektor ketenagalistrikan Indonesia. Selain mengurangi ketergantungan pada BBM impor yang sangat fluktuatif harganya, program ini juga menandai percepatan serius dalam agenda transisi energi nasional.

Namun, tantangan utama yang perlu diperhatikan adalah kesiapan infrastruktur pendukung serta pengelolaan baterai penyimpanan energi yang aman dan efisien. Selain itu, distribusi listrik dari sumber terbarukan ini harus mampu menjangkau area-area terpencil yang selama ini bergantung pada pembangkit diesel, agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Ke depan, PLN dan pemerintah perlu memastikan percepatan implementasi proyek-proyek tersebut berjalan lancar, termasuk melakukan monitoring ketat terhadap integrasi sistem PLTS dengan BESS. Kesuksesan program ini dapat menjadi benchmark bagi proyek energi terbarukan lainnya dan mendukung target netral karbon Indonesia di masa mendatang.

Untuk informasi lebih lengkap, lihat berita asli di detikFinance dan update berita energi terkini dari CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad