NATO Akan Jadi Macan Ompong Jika AS Keluar, Ini 4 Alasan Utamanya

Apr 14, 2026 - 10:21
 0  3
NATO Akan Jadi Macan Ompong Jika AS Keluar, Ini 4 Alasan Utamanya

NATO akan kehilangan kekuatan utamanya jika Amerika Serikat benar-benar keluar dari aliansi tersebut. Ketidaksukaan Donald Trump terhadap sekutu NATO sudah muncul jauh sebelum ia menjabat sebagai presiden AS. Dari kritik atas pengeluaran pertahanan yang rendah hingga ancaman mencaplok wilayah anggota NATO seperti Greenland, ketegangan antara AS dan sekutu NATO terus meningkat.

Ad
Ad

Belakangan, keputusan sebagian besar anggota NATO untuk menolak bergabung dalam perang yang digagas Trump melawan Iran memperdalam keretakan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Trump bahkan menyebut kurangnya dukungan ini sebagai noda pada aliansi yang tidak akan pernah hilang. Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan, konflik ini menjadi ujian stres trans-Atlantik yang nyata bagi NATO.

4 Alasan Mengapa NATO Akan Jadi Macan Ompong Jika AS Keluar

  1. Perpecahan Internal Aliansi Meningkat
    Menurut Jim Townsend, peneliti senior di Center for a New American Security, "Tidak akan ada kembali ke keadaan normal di NATO, baik selama pemerintahan AS saat ini maupun berikutnya." Perpecahan antara AS dan sekutu Eropa lebih dekat daripada sebelumnya, terutama karena ketidakpercayaan yang tumbuh akibat perbedaan sikap dalam konflik Iran.
  2. Proses Resmi Keluar dari NATO Sulit
    Secara hukum, AS tidak bisa keluar dari NATO begitu saja. Proses resmi membutuhkan persetujuan mayoritas dua pertiga di Senat AS atau undang-undang Kongres, yang sulit tercapai karena NATO masih mendapat dukungan politik luas. Namun, langkah lain bisa diambil untuk melemahkan peran AS dalam aliansi.
  3. Pasal 5 Tidak Otomatis Memaksa AS Bertindak
    Pasal 5 NATO mengatur kewajiban pertahanan kolektif jika ada anggota yang diserang, tetapi tidak otomatis memaksa respons militer AS. Ada skeptisisme yang berkembang di antara sekutu tentang apakah AS akan benar-benar turun tangan, terutama di bawah pemerintahan Trump yang cenderung mengutamakan kepentingan nasional sempit.
  4. Pengurangan Pasukan dan Pangkalan Militer AS di Eropa
    Trump mempertimbangkan untuk memindahkan sekitar 84.000 pasukan AS yang tersebar di Eropa keluar dari benua tersebut. Menurut laporan Wall Street Journal, beberapa pangkalan militer AS di negara-negara yang dianggap kurang mendukung akan ditutup atau dipindah ke negara yang lebih kooperatif. Ini akan sangat mengurangi kemampuan koordinasi militer NATO.

Konsekuensi dan Dampak Jangka Panjang

Jika AS benar-benar menarik dukungan militernya, NATO bisa menjadi aliansi yang secara strategi dan kapabilitas militer jauh melemah. Tanpa kepemimpinan dan dukungan militer AS, negara-negara Eropa harus mencari alternatif keamanan, yang bisa mempercepat munculnya aliansi baru atau bahkan memicu perlombaan senjata di kawasan.

Selain itu, penurunan peran AS dalam NATO akan memperlemah pengaruh Washington di Eropa dan global, serta memperkuat posisi rival geopolitik seperti China dan Rusia yang sudah berusaha menggoyahkan aliansi Barat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, ketegangan antara AS dan sekutu NATO bukan hanya masalah diplomasi biasa, melainkan sebuah tanda pergeseran paradigma keamanan global. Jika Trump atau pemimpin AS mendatang terus mengedepankan kebijakan America First yang mengabaikan kepentingan kolektif, NATO akan kehilangan maknanya sebagai pilar keamanan trans-Atlantik.

Lebih jauh, langkah AS mengurangi pasukan dan pangkalan di Eropa bukan hanya soal efisiensi militer, tapi juga sinyal melemahnya solidaritas. Sekutu Eropa perlu segera mempertimbangkan strategi baru, termasuk memperkuat pertahanan mandiri dan memperdalam kerja sama dengan negara lain.

Masyarakat internasional harus mengawasi perkembangan ini dengan seksama, karena kemunduran NATO dapat mengubah peta keamanan dunia dan memicu ketidakstabilan yang lebih luas. Untuk informasi lebih detail dan update terkini, Anda dapat membaca laporan lengkap dari SINDOnews Internasional dan berita dari BBC Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad