Banjir Sukoharjo Meluas ke 14 Desa, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Apr 15, 2026 - 16:30
 0  6
Banjir Sukoharjo Meluas ke 14 Desa, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir di Kabupaten Sukoharjo terus meluas dan kini sudah berdampak pada 14 desa di beberapa kecamatan. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (14/4/2026) malam menyebabkan luapan sejumlah sungai, memaksa ratusan warga mengungsi demi keselamatan.

Ad
Ad

Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo pada Rabu (15/4/2026), penyebab utama banjir ini adalah kombinasi curah hujan yang tinggi dan meluapnya aliran sungai seperti Kali Mranggen, Kali Kembang, Kali Pepe, dan Sungai Janes. Kondisi ini masih terus berkembang dan memerlukan perhatian intensif.

Desa-Desa Terdampak Banjir di Sukoharjo

Wilayah terdampak banjir tersebar di beberapa kecamatan, antara lain:

  • Kecamatan Kartasura - Desa Makamhaji terdampak genangan air. Meskipun begitu, warga di sini masih bertahan di rumah masing-masing tanpa melakukan pengungsian.
  • Kecamatan Baki - Kondisi paling parah terjadi di Desa Manang akibat luapan Kali Mranggen. Air masuk ke permukiman warga dan bahkan merendam Kantor Desa Manang. Sebanyak 40 kepala keluarga (85 jiwa) di Desa Manang mengungsi ke beberapa titik, seperti masjid dan rumah warga.
  • Desa Gentan di Kecamatan Baki juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Warga terdampak mengungsi ke Kantor Desa Gentan.
  • Selain itu, desa lain di Kecamatan Baki seperti Bakipandeyan, Menuran, dan Jetis juga terkena dampak banjir.
  • Di Desa Jetis, banjir disebabkan oleh luapan Kali Kembang yang berasal dari Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol.

Evakuasi dan Penanganan Korban Banjir

Petugas BPBD bersama tim evakuasi telah memprioritaskan penyelamatan kelompok rentan, termasuk seorang bayi dan lansia yang dipindahkan ke lokasi lebih aman. Pengungsian dilakukan di beberapa titik strategis, seperti:

  • Masjid di Desa Manang menampung 25 KK (50 orang)
  • Ruko di RT 4 RW 4 untuk 5 KK (11 orang)
  • Rumah warga di RT 6 RW 7 menampung 5 KK (10 orang)
  • Masjid Nurjanah untuk 5 KK (14 orang)

BPBD terus memantau kondisi dan melakukan koordinasi dengan aparat setempat agar bantuan cepat sampai dan penyelamatan berjalan lancar. Sementara itu, warga di beberapa desa yang terdampak genangan air namun belum harus mengungsi diminta tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air sungai.

Faktor Penyebab dan Dampak Banjir

Banjir ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat, yang menyebabkan beberapa sungai utama meluap. Daerah aliran sungai yang padat penduduk dan kurangnya saluran drainase yang memadai turut memperparah kondisi banjir.

Fenomena ini bukan hanya berdampak pada kerugian materi, tapi juga mengancam keselamatan warga dan mengganggu aktivitas harian masyarakat di sejumlah kecamatan di Sukoharjo.

Menurut laporan Kompas TV, banjir ini masih terus berkembang dan membutuhkan penanganan terpadu dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, banjir yang melanda Sukoharjo ini menjadi peringatan serius mengenai pentingnya pengelolaan tata ruang dan sistem drainase yang lebih baik. Meluasnya banjir ke 14 desa menandakan bahwa penanganan risiko bencana di daerah ini masih membutuhkan perbaikan signifikan.

Banyak warga yang terdampak harus mengungsi, menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana masih kurang optimal di tingkat desa dan kecamatan. Pemerintah daerah perlu memperkuat sosialisasi mitigasi bencana, meningkatkan kapasitas sistem peringatan dini, dan memperbaiki infrastruktur pengendalian banjir secara berkelanjutan.

Ke depan, kondisi cuaca ekstrem akibat perubahan iklim diperkirakan akan semakin sering terjadi. Oleh karena itu, penanganan banjir di Sukoharjo harus menjadi prioritas utama untuk mencegah dampak lebih luas dan kerugian yang lebih besar.

Masyarakat juga disarankan untuk selalu mengikuti informasi resmi dan siap melakukan evakuasi jika kondisi memburuk. Update situasi banjir ini akan terus kami pantau dan laporkan secara berkala.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad