Program 3 Juta Rumah Prabowo: Update Terbaru Pencapaian dan Dampaknya

Apr 15, 2026 - 16:50
 0  11
Program 3 Juta Rumah Prabowo: Update Terbaru Pencapaian dan Dampaknya

Program 3 Juta Rumah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa jabatannya menjadi salah satu terobosan besar pemerintah untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tujuan utama program ini adalah mengatasi backlog perumahan dan memperluas akses rumah terjangkau bagi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal layak. Lalu, bagaimana perkembangan terbaru dari program ini?

Ad
Ad

Perkembangan Program 3 Juta Rumah dan Dampak Sosial Ekonominya

Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memanfaatkan aset negara serta tanah yang belum optimal guna mendukung penyediaan rumah yang layak dan terjangkau. Program ini mengusung skema subsidi berupa down payment (DP) ringan sebesar 1% dan bunga tetap 5%, sehingga beban biaya awal masyarakat bisa ditekan.

"Program ini berpotensi menekan angka kemiskinan, khususnya di perkotaan, serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia," kata Qodari.

Beberapa dampak sosial dan ekonomi yang tercatat dari program ini antara lain:

  • Memperluas akses hunian layak khususnya bagi MBR.
  • Mendorong pembangunan SDM melalui stabilitas tempat tinggal yang lebih baik.
  • Menurunkan beban biaya awal pembelian rumah melalui subsidi DP dan bunga rendah.
  • Menekan angka kemiskinan di perkotaan secara jangka menengah.

Pencapaian Strategis Program 3 Juta Rumah

Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan program ini berjalan sesuai visi Presiden Prabowo dengan sejumlah pencapaian penting:

  1. Pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk MBR guna mempercepat pembangunan rumah.
  2. Penghapusan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai pengganti IMB untuk MBR dengan proses perizinan dipangkas dari 28 hari menjadi 10 hari.
  3. Pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% untuk rumah tapak dan rumah susun pada 2026-2027.
  4. Pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) oleh Bank Indonesia dari 5% menjadi 4% melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial yang didukung alokasi likuiditas Rp 80 triliun untuk 100.000 unit rumah komersial.
  5. Renovasi 9.701 unit rumah tidak layak huni oleh sektor swasta tanpa menggunakan APBN, mencerminkan gotong royong dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
  6. Program Kredit Perumahan (KPP) atau KUR Perumahan senilai Rp 130 triliun untuk pembiayaan pengembang, kontraktor, dan UMKM dengan bunga ringan 5%.
  7. Penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 278.868 unit pada 2025 dengan peningkatan kuota menjadi 350.000 unit pada 2026.
  8. Penerapan segmentasi penerima manfaat KPR FLPP bagi 13 kelompok profesi berbeda.
  9. Peluncuran KPR MBR berbasis dana internal oleh Bank Central Asia (BCA) dengan target penyaluran 1.000 unit.
  10. Akad massal KPR FLPP sebanyak 76.030 unit di seluruh Indonesia.
  11. Kolaborasi pembiayaan mikro bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) untuk renovasi 40.000 rumah sekaligus mengembangkan usaha produktif.
  12. Peningkatan alokasi BSPS dari 45.000 unit pada 2025 menjadi 406.000 unit pada 2026 dengan anggaran Rp 8,9 triliun.
  13. Program Pemilihan Terbuka Toko (PTT) dalam kegiatan BSPS untuk menyediakan bahan bangunan terjangkau.
  14. Penurunan suku bunga kredit ultra mikro 5% bagi 16,2 juta nasabah ibu-ibu Mekaar dengan dukungan BRI.
  15. Pembangunan rumah susun subsidi di Meikarta dengan potensi 141.000 unit hunian vertikal.
  16. Kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi membangun 2.603 unit rumah relokasi bagi korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
  17. Program Gentengisasi menyerap genteng lokal senilai Rp 3 miliar untuk pembangunan rumah.
  18. Penataan kawasan padat penduduk Menteng Tenggulun, Jakarta, dengan pembangunan 152 unit rumah layak huni dan peningkatan infrastruktur.

Proyeksi Anggaran dan Target Rumah untuk MBR

Presiden Prabowo menegaskan bahwa program ini berfokus pada beberapa instrumen utama dengan total dukungan anggaran mencapai Rp 58 triliun untuk target pembangunan 790.000 unit rumah antara lain:

  • FLPP dengan target 350.000 unit rumah dan dana sebesar Rp 33,5 triliun, didukung SMF Rp 6,6 triliun serta SBUM/SSB Rp 5,6 triliun.
  • BSPS dengan target 400.000 unit rumah dan alokasi anggaran Rp 8,9 triliun.
  • Insentif PPN DTP untuk rumah komersial yang ditujukan untuk 40.000 unit rumah dengan anggaran Rp 3,4 triliun.
  • Kredit Program Perumahan (KPP) atau KUR Perumahan dengan anggaran Rp 130 triliun selama lima tahun.

Dengan berbagai capaian dan dukungan anggaran yang besar, Program 3 Juta Rumah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mengatasi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah secara komprehensif.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, Program 3 Juta Rumah yang dijalankan dengan berbagai kebijakan insentif dan kemudahan perizinan ini menjadi game-changer dalam sektor perumahan di Indonesia. Kebijakan bunga dan DP ringan, serta pengurangan pajak dan retribusi, menjadi faktor yang sangat penting untuk mengatasi kendala finansial yang selama ini menjadi penghambat utama masyarakat MBR dalam memiliki rumah.

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga keuangan menunjukkan sinergi positif yang mempercepat realisasi program. Namun, tantangan ke depan tetap ada, terutama dalam hal memastikan kualitas pembangunan, pemerataan akses di daerah terpencil, dan pengelolaan anggaran yang efisien agar target ambisius ini dapat tercapai sesuai waktu.

Ke depan, publik dan pemangku kepentingan sebaiknya mengawasi perkembangan program ini, terutama implementasi di lapangan dan dampaknya terhadap pengurangan kemiskinan perkotaan. Jika berhasil, program ini dapat menjadi model sukses nasional dalam penyediaan perumahan sosial.

Untuk informasi lengkap dan update terbaru langsung dari sumber, kunjungi detikProperti dan artikel terkait di Kompas Properti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad