Banjir Indramayu: Mobil Hanyut di Desa Tanjungkerta Dievakuasi Warga dan Petugas

Apr 16, 2026 - 14:10
 0  11
Banjir Indramayu: Mobil Hanyut di Desa Tanjungkerta Dievakuasi Warga dan Petugas

Banjir di Indramayu kembali menjadi sorotan setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menyebabkan Sungai Cibanoang meluap. Akibatnya, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, terdampak banjir cukup signifikan yang bahkan menyeret sebuah mobil milik warga setempat.

Ad
Ad

Banjir dan Dampaknya di Desa Tanjungkerta

Hujan deras yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026) menyebabkan debit air Sungai Cibanoang meningkat drastis, memicu banjir di sejumlah titik di Desa Tanjungkerta. Kondisi ini menyebabkan air mengalir deras hingga membawa serta sebuah mobil jenis Honda Brio dengan nomor polisi E 1726 SK.

Mobil tersebut diketahui milik Kamsari (38), warga Desa Legok, Kecamatan Lohbener. Kejadian ini memicu kepanikan warga sekitar, namun berkat koordinasi dan gotong royong antara warga dan petugas, mobil berhasil dievakuasi.

Evakuasi Mobil Hanyut oleh Warga dan Petugas

Kapolsek Kroya, Iptu Khaerudin Zuhri, menyampaikan bahwa proses evakuasi telah berhasil dilakukan dan mobil kini sudah diamankan di sekitar lokasi kejadian.

"Posisi mobil saat ini sudah dievakuasi dan ada di sekitar TKP, rencananya mobil mau di-towing oleh pemiliknya," ujar Iptu Khaerudin Zuhri saat dihubungi.

Evakuasi ini menjadi contoh nyata kekompakan masyarakat dengan aparat keamanan dalam menghadapi bencana alam. Warga dan petugas secara bergotong royong membersihkan dan mengamankan barang-barang yang terdampak agar tidak menimbulkan bahaya lebih lanjut.

Konsekuensi dan Upaya Mitigasi Banjir di Indramayu

Banjir yang terjadi di Indramayu ini bukan hanya sekedar persoalan genangan air, melainkan juga berpotensi menimbulkan kerusakan pada fasilitas umum, kendaraan, dan bahkan mengancam keselamatan warga. Berikut beberapa dampak dan langkah mitigasi yang perlu dipahami:

  • Kerusakan kendaraan dan properti: Mobil yang hanyut dan terendam dapat mengalami kerusakan mesin dan komponen penting lainnya.
  • Gangguan aktivitas masyarakat: Banjir menghambat mobilitas warga serta mengganggu kegiatan ekonomi di daerah terdampak.
  • Risiko kesehatan: Genangan air dapat menjadi sarang penyakit dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Perlunya sistem peringatan dini: Pemerintah daerah perlu meningkatkan teknologi dan sistem peringatan supaya warga lebih cepat tanggap saat banjir datang.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian mobil hanyut terbawa banjir di Indramayu ini menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah rawan banjir. Selain faktor alam seperti hujan deras dan sungai meluap, aspek infrastruktur dan pengelolaan lingkungan juga menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko bencana.

Gotong royong warga bersama petugas dalam evakuasi adalah hal positif yang perlu terus didorong dan dikembangkan. Namun, hal itu tidak boleh menjadi satu-satunya solusi. Pemerintah daerah harus segera memperkuat sistem drainase, melakukan penataan bantaran sungai, dan memberikan edukasi mitigasi bencana yang lebih luas kepada masyarakat.

Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi pemilik kendaraan agar lebih waspada dan mengantisipasi risiko saat musim hujan, terutama di daerah rawan banjir seperti Indramayu. Untuk informasi terbaru seputar banjir dan penanganannya, masyarakat dapat mengikuti update dari sumber resmi seperti Kompas.

Ke depan, peningkatan koordinasi antar instansi dan kesiapsiagaan warga harus menjadi prioritas utama untuk meminimalisir kerugian akibat banjir di Indramayu dan sekitarnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad