Webinar: Cara Menemukan dan Menghapus Identitas Non-Manusia Terlantar di Lingkungan Anda

Apr 16, 2026 - 19:40
 0  4
Webinar: Cara Menemukan dan Menghapus Identitas Non-Manusia Terlantar di Lingkungan Anda

Di tahun 2024, sebanyak 68% pelanggaran keamanan cloud disebabkan oleh akun layanan yang dikompromikan dan kunci API yang terlupakan, bukan karena phishing atau kata sandi lemah. Masalah sebenarnya adalah identitas non-manusia yang tidak terkelola dan tidak terawasi.

Ad
Ad

Untuk setiap karyawan di organisasi Anda, terdapat 40 hingga 50 kredensial otomatis seperti akun layanan, token API, koneksi agen AI, dan izin OAuth. Ketika proyek selesai atau karyawan meninggalkan perusahaan, sebagian besar kredensial ini tetap aktif, memiliki hak istimewa penuh, dan tidak ada yang memonitornya.

Penyerang tidak perlu masuk secara paksa. Mereka cukup menggunakan kunci yang Anda tinggalkan terbuka.

Cara Mengenali dan Menghapus "Identitas Hantu"

Ikuti webinar kami yang akan membahas langkah-langkah untuk menemukan dan mengeliminasi "Identitas Hantu" ini sebelum menjadi pintu belakang bagi para peretas.

Kredensial yang terus bertambah karena agen AI dan alur kerja otomatis berkembang dengan cepat, sehingga tim keamanan sulit untuk melacak secara manual. Banyak dari kredensial ini memiliki akses tingkat admin yang sebenarnya tidak diperlukan. Satu token yang dikompromikan saja dapat memberikan penyerang kemampuan untuk bergerak lateral di seluruh lingkungan IT Anda, dengan waktu tinggal rata-rata intrusi lebih dari 200 hari.

Manajemen Identitas dan Akses (IAM) tradisional dirancang untuk mengelola manusia, bukan mesin.

Apa yang Akan Anda Pelajari dalam Webinar Ini?

  1. Cara melakukan pemindaian menyeluruh untuk menemukan setiap identitas non-manusia di lingkungan Anda.
  2. Kerangka kerja untuk menyesuaikan hak akses akun layanan dan integrasi AI secara tepat.
  3. Kebijakan siklus hidup otomatis sehingga kredensial yang tidak aktif dapat dicabut sebelum dimanfaatkan oleh penyerang.
  4. Checklist Pembersihan Identitas siap pakai yang akan Anda dapatkan selama sesi berlangsung.

Ini bukan demo produk, melainkan panduan kerja praktis yang bisa Anda terapkan bersama tim keamanan Anda dalam minggu yang sama.

Jangan biarkan kunci tersembunyi mengancam data penting Anda. Segera daftar dan ikut sesi langsung untuk belajar mengamankan identitas non-manusia secara langkah demi langkah.

šŸ“… Daftar Webinar Sekarang

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, krisis keamanan akibat identitas non-manusia yang terlantar ini menunjukkan bahwa pendekatan keamanan tradisional sudah tidak lagi memadai di era cloud dan AI saat ini. Organisasi perlu beradaptasi dengan cepat untuk mengelola kredensial otomatis yang jumlahnya sangat besar dan tersebar di berbagai layanan digital.

Serangan yang memanfaatkan akun layanan yang terlupakan dan token API yang aktif tanpa pengawasan membuat waktu tinggal penyerang di sistem menjadi sangat lama, di atas 200 hari. Ini berarti potensi kerusakan dan pencurian data yang besar sebelum ancaman terdeteksi. Langkah preventif dan otomatisasi dalam manajemen identitas non-manusia harus menjadi prioritas utama bagi setiap perusahaan yang ingin mempertahankan keamanan cloud-nya.

Ke depan, pembaca harus terus memantau perkembangan teknologi keamanan yang berfokus pada identitas mesin dan otomatisasi siklus hidup kredensial, serta mengadopsi praktik terbaik yang dibagikan dalam webinar ini. Mengabaikan masalah ini bisa menjadi celah besar yang akan dieksploitasi oleh penyerang canggih di masa mendatang.

Untuk informasi lebih lanjut dan berita keamanan terbaru, ikuti juga sumber terpercaya seperti CNN Indonesia Teknologi yang rutin mengupdate isu terkini di bidang keamanan siber.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad