Pasukan Oranye Tewas Tertabrak Mobil saat Nyapu di Pasar Minggu Jakarta Selatan
Pasukan Oranye atau anggota PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) di Jakarta Selatan kembali menjadi korban kecelakaan lalu lintas tragis. Seorang anggota berinisial BP, berusia 40 tahun, meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat sedang melakukan aktivitas nyapu di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Detik-detik Kecelakaan dan Kronologi
Peristiwa berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, siang hari saat BP sedang bertugas membersihkan area pasar. Menurut keterangan dari Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, kecelakaan terjadi diduga akibat kurangnya konsentrasi dari pengemudi mobil.
"Kalau itu (korban) lagi nyapu, kemudian mungkin ada selip atau apa, mobil oleng ke kanan. Kurang konsentrasi, kemudian mobilnya oleng ke kanan itu," jelas Mujiyanto saat dihubungi pada Kamis (16/4).
Mobil yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial AS (30) tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak BP yang sedang bekerja. Korban mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Penanganan dan Kondisi Korban
Sayangnya, setelah menjalani perawatan medis, BP dinyatakan meninggal dunia. Kompol Mujiyanto menegaskan bahwa korban belum meninggal di tempat kejadian, melainkan setelah dirawat di rumah sakit.
"Ya dinyatakan meninggal di rumah sakit, kalau pas di TKP belum," ujar Mujiyanto.
Hingga saat ini, pihak kepolisian sudah mengamankan sopir mobil yang diduga menjadi penyebab kecelakaan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sopir sudah melakukan pertemuan dengan keluarga korban untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.
"Sudah ditangani, kemudian sudah ada keluarga yang nabrak juga sudah ke korban, keluarga korbannya, yang intinya sudah ditangani ya," tambah Mujiyanto.
Risiko Keselamatan Kerja bagi Pasukan Oranye
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan kerja bagi para anggota pasukan oranye yang bertugas di ruang publik dengan risiko kecelakaan lalu lintas yang tinggi. Mereka sering kali bekerja di dekat jalan raya atau area sibuk dengan lalu lintas padat, sehingga rawan mengalami kecelakaan seperti yang menimpa BP.
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko antara lain:
- Kurangnya pengamanan area kerja di jalan raya
- Konsentrasi pengemudi kendaraan yang menurun
- Minimnya fasilitas pelindung diri bagi petugas lapangan
- Kurangnya edukasi keselamatan bagi pengguna jalan dan petugas
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kejadian ini bukan hanya duka bagi keluarga korban, tapi juga menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan pengelola kota untuk meningkatkan standar keselamatan kerja bagi para anggota PPSU. Pasukan oranye merupakan garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kota, namun mereka seringkali kurang diperhatikan dari sisi perlindungan keselamatan.
Tidak cukup hanya mengandalkan kesadaran pengemudi agar lebih berhati-hati, tapi perlu ada regulasi yang mengatur zona aman kerja dengan tanda pengaman yang jelas serta pelatihan rutin bagi petugas dalam menghadapi risiko lalu lintas. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri seperti rompi reflektif wajib menjadi standar operasional agar petugas mudah dikenali oleh pengendara.
Ke depan, masyarakat juga harus lebih peduli dan waspada dengan keberadaan petugas kebersihan di jalanan, mengingat mereka berperan penting dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari. Laporan detikNews ini mengingatkan kita semua bahwa keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama.
Langkah Selanjutnya
Pihak kepolisian diperkirakan akan terus mendalami kasus ini, termasuk memeriksa kelengkapan administrasi sopir dan kondisi kendaraan yang menyebabkan kecelakaan. Selain itu, koordinasi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Satuan Lalu Lintas Jakarta Selatan diharapkan dapat meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan memberikan ruang yang cukup bagi petugas kebersihan saat bekerja di jalanan demi keselamatan bersama.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0