Erick Thohir Ungkap Proses Bidding Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031
JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara mengenai proses bidding Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031. Ia mengakui bahwa saat ini status proses tersebut masih belum jelas dan dalam kondisi abu-abu.
Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah mengumumkan beberapa negara yang mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031 pada Februari 2026. Indonesia termasuk dalam daftar negara yang mengajukan bidding bersama dengan negara-negara seperti Australia, Korea Selatan, India, Kuwait, dan calon tuan rumah bersama Kirgistan, Tajikistan, serta Uzbekistan.
Penundaan Proses Bidding oleh AFC
Ketika ditanya mengenai perkembangan terbaru proses bidding tersebut, Erick Thohir menjelaskan bahwa AFC sempat menunda proses bidding yang seharusnya dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia. Penundaan ini disebabkan karena AFC sedang merancang kalender kompetisi baru, yaitu AFC Nations League.
“Piala Asia, kemarin kan sempat ada undangan ke Kuala Lumpur buat bidding. Tapi terus ditunda karena sepertinya ada kalender tambahan di AFC yang Nations League,” ujar Erick Thohir kepada media pada Jumat (17/4/2026).
Penundaan ini membuat PSSI dan negara-negara lain yang ikut bidding harus bersabar menunggu kepastian jadwal lanjutan dari AFC.
Ketidakpastian Jadwal dan Harapan Indonesia
Selain menjelaskan soal penundaan, Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia menambahkan bahwa hingga kini PSSI belum menerima informasi pasti kapan proses bidding untuk tuan rumah Piala Asia 2031 akan kembali dilanjutkan. PSSI masih menunggu arahan dan keputusan resmi dari AFC.
Indonesia sendiri berharap dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi tuan rumah ajang bergengsi di Asia yang akan membawa dampak positif bagi perkembangan sepakbola nasional serta ekonomi daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan.
Negara-negara Kandidat dan Persaingan Ketat
Persaingan dalam bidding ini cukup ketat mengingat beberapa negara yang sudah memiliki fasilitas dan pengalaman menjadi tuan rumah turnamen besar turut berpartisipasi. Berikut daftar negara yang diketahui ikut mengajukan bidding:
- Indonesia
- Australia
- Korea Selatan
- India
- Kuwait
- Calon tuan rumah bersama: Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan
Kemenangan dalam bidding ini akan memberikan keuntungan besar bagi Indonesia baik dari sisi prestise sepakbola maupun pembangunan infrastruktur olahraga.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, penundaan proses bidding ini menunjukkan kompleksitas yang sedang dihadapi AFC dalam mengatur kalender kompetisi yang padat. Langkah ini juga berdampak pada kesiapan Indonesia, yang harus tetap menjaga momentum dan persiapan agar tidak tertinggal dengan negara pesaing lainnya.
Selain itu, peluang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia 2031 sangat strategis untuk memperkuat posisi sepakbola nasional di kancah Asia. Namun, PSSI dan pemerintah perlu meningkatkan koordinasi dan transparansi dalam persiapan agar dapat meyakinkan AFC dan meningkatkan daya saing.
Kedepannya, publik dan pengamat sepakbola wajib mengawasi perkembangan proses bidding ini secara seksama, termasuk kesiapan stadion, infrastruktur pendukung, dan komitmen pemerintah daerah. Hal ini menjadi kunci utama agar Indonesia dapat membawa pulang hak tuan rumah Piala Asia 2031.
Untuk informasi lebih lanjut dan update terkini, Anda dapat mengunjungi sumber resmi berita Okezone Bola dan situs resmi PSSI.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0