Bantuan Sosial Kemensos di NTB: Operasi Katarak hingga Isbat Nikah untuk 1.430 Warga Rentan

Apr 17, 2026 - 10:40
 0  4
Bantuan Sosial Kemensos di NTB: Operasi Katarak hingga Isbat Nikah untuk 1.430 Warga Rentan

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyerahkan berbagai bantuan sosial kepada 1.430 warga rentan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka Bakti Sosial Kemensos yang digelar di Sentra Paramita Mataram pada Jumat, 17 April 2026. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang menargetkan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Ad
Ad

Bantuan Lengkap dan Menyeluruh untuk Warga Rentan NTB

Dalam acara yang berlangsung meriah dengan penampilan seni anak-anak SLBN 1 Lombok Barat dan siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul secara simbolis menyerahkan bantuan sosial senilai Rp 2.627.214.435 kepada perwakilan penerima manfaat. Bantuan ini meliputi berbagai kebutuhan mendesak masyarakat rentan, seperti:

  • Operasi katarak bagi 500 penerima manfaat (PM), dilaksanakan di RS Mandalika Lombok Tengah (355 PM) dan RSUD Bima (165 PM).
  • Khitanan massal untuk 100 PM.
  • Penerima alat bantu disabilitas sebanyak 100 PM.
  • Program ATENSI untuk kelompok Napza dan ODHIV sebanyak 50 PM.
  • Isbat nikah dan pengurusan Kartu Keluarga (KK) untuk 15 PM, termasuk pasangan yang telah menikah puluhan tahun tanpa surat nikah maupun KK seperti Awaludin dan istrinya.
  • Bantuan bagi pasien kusta, bebas pasung, terapi, edukasi pencegahan kekerasan, pemberdayaan lansia, dan kewirausahaan untuk berbagai kelompok rentan lainnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar penyaluran program, melainkan merupakan wujud kehadiran negara di tengah persoalan nyata yang dihadapi masyarakat rentan, terutama mereka yang selama ini tidak terlihat dan sulit mengakses bantuan pemerintah.

Peran Sekolah Rakyat dan Pendidikan Inklusif

Selain bantuan sosial, kegiatan ini juga menampilkan kemajuan pendidikan inklusif melalui Sekolah Rakyat di Lombok Barat (SRMP 18). Siswa-siswa tampil percaya diri dengan paduan suara, pidato dua bahasa, serta simulasi pembelajaran Coding dan Artificial Intelligence (AI) yang menggunakan smartboard. Gus Ipul mengapresiasi perkembangan anak-anak yang meningkat signifikan sejak kunjungannya sebelumnya.

"Anak-anak lebih percaya diri, sudah mulai kelihatan talent-nya, dan mampu berbicara dengan baik di depan umum. Itu perkembangan yang istimewa," ujar Gus Ipul.

Momen Mengharukan dan Harapan untuk Masa Depan

Salah satu momen yang paling mengharukan adalah saat Gus Ipul memanggil pasangan Awaludin dan istrinya yang selama 23 tahun menikah belum memiliki surat nikah dan KK. Dengan bantuan Kemensos, keduanya akhirnya bisa mengurus surat nikah dan KK secara resmi.

"Hari ini alhamdulillah akhirnya mereka berdua bisa mengurus surat nikah dan KK-nya, semuanya dibantu oleh Dirjen Rehsos Kemensos," kata Gus Ipul.

Dalam penutupan acara, Aiman (13), seorang penyandang disabilitas netra, membawakan lagu "Perahu Kertas" dengan suara jernih yang menyentuh hati hadirin. Gus Ipul juga berpesan agar para penerima manfaat dapat menjadi keluarga mandiri dan generasi yang kuat serta hebat di masa depan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penyaluran bantuan sosial Kemensos di NTB ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini sering terabaikan. Dengan fokus pada penanganan kesehatan, pendidikan, dan legalitas administrasi, program ini bisa menjadi game-changer dalam mengurangi kemiskinan struktural dan meningkatkan kualitas hidup warga rentan.

Namun, tantangan utama tetap pada keberlanjutan program dan pemantauan dampak jangka panjangnya. Program operasi katarak dan isbat nikah memang sangat membantu, tapi tanpa pendampingan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, manfaatnya bisa saja bersifat sementara. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan kemensos perlu memperkuat sinergi dalam implementasi dan evaluasi program ini.

Ke depan, masyarakat harus terus didorong agar lebih aktif menyampaikan kebutuhan dan aspirasi mereka, sekaligus memanfaatkan fasilitas yang ada. Inovasi pendidikan seperti pengajaran Coding dan AI bagi anak-anak Sekolah Rakyat menjadi contoh positif bagaimana teknologi dapat diintegrasikan untuk memajukan kualitas pendidikan inklusif dan memberdayakan generasi muda NTB.

Untuk informasi lengkap mengenai bantuan sosial Kemensos di NTB, Anda dapat membaca artikel sumbernya di detikNews.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad