Wakil Ketua DPR Dorong Koordinasi Antarwilayah untuk Atasi Banjir Bandung
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengingatkan pentingnya koordinasi antarwilayah dalam menangani banjir yang melanda belasan kecamatan di Kabupaten Bandung selama sepekan terakhir. Menurutnya, penanganan bencana banjir ini tidak bisa dilakukan secara parsial karena wilayah terdampak melintasi beberapa daerah administratif.
Penanganan Banjir Harus Terintegrasi Antarwilayah
Cucun menegaskan bahwa daerah seperti Kabupaten Bandung yang secara geografis berada di cekungan dan menjadi hilir dari daerah lain di Bandung Raya, menuntut penanganan banjir yang terintegrasi dan lintas wilayah.
“Semua harus duduk bersama untuk menyatukan langkah, karena ini lintas wilayah antara Sumedang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung, sehingga tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri,” jelas Cucun saat berkunjung ke Bandung pada Jumat.
Hal ini menandakan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi, agar langkah penanganan bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.
Peran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dalam Koordinasi
Wakil Ketua DPR tersebut juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi harus menjadi pemimpin koordinasi antar wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kota Bandung. Ketiga wilayah ini memiliki keterkaitan erat dalam sistem aliran air yang mempengaruhi banjir.
“Karena ini lintas kabupaten, tidak bisa Bupati Bandung berjalan sendiri. Harus ada pemimpin di tingkat provinsi. Penanganan harus bersifat repetitif dan kolaboratif. Kalau terjadi bencana seperti ini, bukan saatnya saling menyalahkan, tetapi semua pihak harus bekerja bersama,” ujarnya.
Selain itu, Cucun mendorong seluruh unsur terkait untuk bergerak cepat dan memperkuat koordinasi antar lembaga agar penanganan banjir tidak hanya efektif, tapi juga tepat sasaran.
Peran Strategis BBWS Citarum dan Kementerian ATR/BPN
Cucun juga menyoroti pentingnya peran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam pengelolaan sungai dan pengendalian banjir. Mengingat kewenangan teknis berada pada tingkat pusat, peran BBWS sangat krusial dalam mengatasi persoalan banjir yang kompleks ini.
Selain itu, penataan ruang yang terpadu juga menjadi kunci, sehingga Cucun menekankan sinergi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN).
Penataan ruang yang baik akan membantu mengatur penggunaan lahan dan meminimalkan risiko banjir di masa mendatang.
Gerak Cepat Stakeholder dalam Penanganan Banjir
Lebih lanjut, Cucun menyampaikan bahwa semua pihak, termasuk BPBD Kabupaten, provinsi, dan BNPB, telah diminta untuk terus bergerak dalam penanganan di lapangan.
“Saya sudah sampaikan kepada seluruh stakeholder, baik BPBD kabupaten, provinsi, maupun BNPB, untuk memastikan semua bergerak dalam penanganan kebencanaan,” kata Cucun.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat bantuan dan penanganan bencana secara tepat sasaran serta mengurangi dampak buruk bagi warga terdampak banjir.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, dorongan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal untuk mengedepankan koordinasi lintas wilayah merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam konteks pengelolaan bencana banjir di wilayah Bandung Raya. Banjir yang melibatkan beberapa daerah administratif tidak bisa diselesaikan oleh satu pemerintah daerah saja, sehingga pemimpin di tingkat provinsi menjadi kunci dalam menyatukan berbagai pemangku kepentingan.
Selain aspek koordinasi, perhatian pada peran lembaga teknis seperti BBWS Citarum dan Kementerian ATR/BPN menunjukkan bahwa solusi banjir tidak hanya bersifat jangka pendek, melainkan juga membutuhkan pengelolaan sungai dan penataan ruang yang berkelanjutan. Hal ini akan sangat menentukan apakah bencana serupa dapat diminimalkan di masa depan.
Ke depan, publik perlu mengawasi implementasi koordinasi ini serta keterlibatan semua pihak agar penanganan banjir tidak hanya menjadi wacana. Jika sukses, model kolaborasi ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang memiliki tantangan serupa.
Untuk informasi lengkap dan update penanganan banjir, kunjungi sumber resmi di Antara News dan pantau perkembangan dari BNPB.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0