Polres Sikka Bekali Mahasiswa Hukum UNIPA Teknik Penyusunan BAP, Perkuat Sinergi Akademik

Apr 18, 2026 - 13:00
 0  4
Polres Sikka Bekali Mahasiswa Hukum UNIPA Teknik Penyusunan BAP, Perkuat Sinergi Akademik

Polres Sikka kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang hukum dengan memberikan pembekalan penting kepada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere. Kegiatan praktek kuliah umum yang digelar oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Sikka pada Jumat, 17 April 2026, berhasil meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang teknik penyusunan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sekaligus memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan dunia akademik.

Ad
Ad

Kegiatan yang berlangsung di Ruangan Sat Polairud Polres Sikka sejak pukul 17.00 hingga 19.30 WITA ini bukan hanya bersifat teoritis, melainkan juga aplikatif. Fokus utama pembekalan adalah mengajarkan teknik penyusunan BAP, sebuah instrumen krusial dalam proses penegakan hukum yang menjadi fondasi utama konstruksi perkara.

Sebanyak 20 mahasiswa UNIPA, terdiri dari 3 mahasiswi dan 17 mahasiswa, mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusiasme. Pembekalan disampaikan langsung oleh Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Sikka, AIPTU Yohanes Rusman, S.H., yang membawakan materi secara komprehensif dan sistematis.

Materi Lengkap dan Pendekatan Praktis Penyusunan BAP

Dalam pemaparannya, AIPTU Yohanes Rusman, S.H. menegaskan bahwa BAP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan dokumen kunci yang harus disusun dengan ketelitian tinggi dan pemahaman hukum yang mendalam agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Materi yang diberikan mencakup:

  • Dasar hukum penyusunan Berita Acara Pemeriksaan.
  • Teori dan prinsip penyusunan BAP.
  • Praktik langsung teknik penulisan BAP.

Pendekatan ini memberikan mahasiswa gambaran nyata tentang proses hukum di lapangan, sekaligus menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik penegakan hukum.

Suasana Interaktif dan Dinamis dalam Pembelajaran

Suasana kegiatan berlangsung sangat dinamis dan interaktif. Para mahasiswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga aktif berdiskusi, mengajukan berbagai pertanyaan, serta mengikuti simulasi penyusunan BAP. Antusiasme tinggi ini menunjukkan keseriusan mahasiswa dalam mendalami materi yang disampaikan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan Universitas Nusa Nipa Nomor: 96/09.00.NN/FH/IV/2026 tanggal 13 April 2026, sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa hukum dalam menghadapi dunia profesional.

Sinergi Akademik dan Kepolisian yang Menguat

Di akhir kegiatan, mahasiswa menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Sikka atas dukungan dan izin yang diberikan sehingga pembelajaran bisa terlaksana dengan baik. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk kolaborasi berkelanjutan antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum.

Kegiatan ini tidak hanya berjalan aman dan tertib, tetapi juga menjadi cerminan nyata sinergi yang kuat antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam mencetak generasi penegak hukum yang profesional dan berintegritas. Sumber resmi melaporkan bahwa pendekatan ini menjadi kunci dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di dunia hukum yang sesungguhnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, inisiatif Polres Sikka melalui Sat Polairud untuk membekali mahasiswa hukum UNIPA dengan keahlian teknis penyusunan BAP adalah langkah strategis yang sangat penting. Tidak hanya meningkatkan daya saing akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat integrasi antara dunia pendidikan dan institusi penegak hukum yang selama ini sering berjalan terpisah.

Pengetahuan praktis seperti ini adalah kunci untuk mencetak lulusan hukum yang siap terjun langsung ke lapangan dengan pemahaman yang mendalam dan kemampuan teknis yang mumpuni. Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan program-program serupa yang bisa diperluas ke fakultas hukum di wilayah lain, sehingga kualitas penegakan hukum di Indonesia dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Kedepannya, publik perlu terus mengawasi dan mendukung upaya sinergi antara akademik dan kepolisian agar tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas sistem peradilan dan penegakan hukum secara menyeluruh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad