Viral Lansia di Lombok Barat Tercatat Meninggal, Perindo Dorong Perbaikan Data Sosial

Apr 18, 2026 - 14:10
 0  12
Viral Lansia di Lombok Barat Tercatat Meninggal, Perindo Dorong Perbaikan Data Sosial

Lombok Barat kembali menjadi sorotan setelah viralnya kisah seorang lansia bernama Inak Reme yang hidup sebatang kara namun tercatat meninggal dalam sistem data pemerintah. Kondisi ini mengungkap persoalan serius terkait ketepatan data sosial yang menjadi kunci utama dalam memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ad
Ad

Ketepatan Data Sosial dan Dampaknya bagi Masyarakat Rentan

Kasus Inak Reme yang viral di media sosial membuka mata banyak pihak bahwa masih banyak warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, yang tidak mendapatkan bantuan sosial karena data pemerintah tidak akurat. Padahal, data sosial yang valid sangat penting untuk mengoptimalkan program kesejahteraan dan penguatan ekonomi kerakyatan hingga ke daerah-daerah.

Seperti yang disampaikan oleh Syamsuriansyah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Barat dari Partai Perindo, bahwa ketidakakuratan data berdampak langsung pada kesenjangan pelayanan publik, khususnya bagi warga yang hidup dalam keterbatasan.

"Motivasi pelayanan publik pejabat di Lombok Barat saya anggap rendah. Kalau mereka tinggi, kita tidak akan menemukan masyarakat yang masih kurang, seperti Inak Reme dan Amak Mahnun," ujar Syamsuriansyah pada Kamis (16/4/2026).

Peran Legislator Perindo dalam Memperbaiki Sistem Pendataan

Syamsuriansyah menegaskan bahwa perbaikan sistem pendataan sosial harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia mendorong adanya penguatan layanan publik dan pencocokan data secara menyeluruh agar tidak ada warga yang terabaikan, terutama lansia yang hidup sendiri tanpa dukungan keluarga.

Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:

  • Melakukan verifikasi lapangan secara rutin dengan melibatkan aparat desa dan masyarakat setempat.
  • Meningkatkan koordinasi antar lembaga terkait pendataan agar data sosial selalu diperbarui dan valid.
  • Memberikan pelatihan kepada petugas pendataan agar lebih teliti dan responsif terhadap kondisi riil di lapangan.
  • Mengoptimalkan peran teknologi informasi dalam pendataan untuk meminimalisasi kesalahan input data.

Implikasi Ketidakakuratan Data terhadap Program Bantuan Sosial

Data yang tidak tepat dapat menyebabkan warga yang berhak justru tidak mendapatkan bantuan sosial, sementara potensi penyalahgunaan dana juga meningkat. Dalam kasus Inak Reme, akibat data yang salah, lansia tersebut tidak bisa menikmati haknya sebagai penerima bantuan sosial pemerintah.

Selain itu, ketidakakuratan data juga berpengaruh pada strategi pembangunan daerah, terutama dalam menargetkan program-program sosial dan ekonomi yang dapat mengentaskan kemiskinan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kasus Inak Reme merupakan cermin dari masalah sistemik dalam pengelolaan data sosial di banyak daerah di Indonesia. Langkah pemerintah daerah Lombok Barat untuk memperbaiki sistem pendataan adalah hal yang mendesak dan harus segera diimplementasikan. Ketepatan data bukan hanya soal administrasi, tapi menyangkut hak hidup dan kesejahteraan warga negara, terutama kelompok rentan seperti lansia yang hidup sendiri.

Selain itu, rendahnya motivasi pelayanan publik yang disorot oleh Syamsuriansyah menunjukkan perlunya pembenahan kultur birokrasi agar lebih responsif dan proaktif dalam melayani masyarakat. Jika tidak, problem seperti ini akan terus berulang, bahkan bisa menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Ke depan, masyarakat dan pemerintah harus bersama-sama mengawal proses pendataan dan pelaksanaan program sosial agar tepat sasaran. Kami juga menyarankan pemerintah pusat untuk melakukan supervisi dan audit data sosial di daerah secara berkala sebagai langkah antisipasi. Lebih jauh lagi, transparansi data dan mekanisme pengaduan masyarakat harus diperkuat agar kesalahan seperti kasus Inak Reme dapat terdeteksi lebih awal.

Untuk informasi lebih lengkap, dapat merujuk pada laporan asli di SINDOnews serta pemantauan berita dari CNN Indonesia.

Kasus ini menjadi peringatan penting bahwa data sosial yang akurat merupakan fondasi utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan memastikan tidak ada warga yang terlewatkan dalam program pemerintah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad