Polisi Sukoharjo Jemput Bola Bantu Urus Dokumen Warga Terdampak Banjir

Apr 18, 2026 - 15:00
 0  5
Polisi Sukoharjo Jemput Bola Bantu Urus Dokumen Warga Terdampak Banjir

Polres Sukoharjo bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukoharjo menggelar layanan administrasi kependudukan secara jemput bola bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Grogol. Sebanyak 150 warga berhasil dibantu mengurus dokumen kependudukan yang hilang atau rusak terbawa banjir, yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Ad
Ad

Kegiatan pelayanan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, di Balai Pertemuan Warga Dukuh Kaliwingko RT 01 RW 09, Desa Madegondo, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Layanan difokuskan pada penerbitan Surat Kehilangan (C1) dan konsultasi dokumen kependudukan rusak akibat banjir.

Layanan Jemput Bola Polres Sukoharjo dan Disdukcapil

Pelayanan ini dipimpin langsung oleh KASPKT Polres Sukoharjo, Iptu Yuliadi, didampingi Pawas AKP Marlin Supu Payu, Pamapta II Ipda Ibnu Susilo, serta anggota Polsek Grogol dan petugas Disdukcapil. Mereka turun langsung ke lokasi terdampak untuk membantu warga yang kesulitan mengurus dokumen penting.

Dari hasil pelaksanaan, tercatat 150 warga mengurus surat kehilangan dokumen, sementara 25 orang lainnya memanfaatkan layanan konsultasi terkait dokumen yang rusak maupun hilang.

Respons Kapolres dan Warga Terdampak

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam situasi bencana.

"Banyak berkas penting warga yang hilang maupun rusak akibat banjir. Oleh karena itu, kami hadir langsung di lokasi untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen," ujar Anggaito kepada wartawan pada Sabtu (18/4/2026).

Warga yang terdampak banjir menyambut positif langkah jemput bola ini. Heni, warga Kaliwingko, Desa Madegondo, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan langsung dari Polres dan Disdukcapil.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Polres dan Disdukcapil yang cepat tanggap menerima keluhan warga, terutama terkait dokumen kependudukan yang hilang atau rusak pasca banjir yang terjadi pada Rabu (15/4) kemarin," ungkap Heni.

Sikap senada juga disampaikan Agus, warga Kaliwingko lainnya, yang menilai pelayanan ini sangat membantu masyarakat yang sedang dalam kondisi sulit pasca-bencana.

Manfaat Layanan Terpadu untuk Pemulihan Warga

Layanan jemput bola ini sangat krusial untuk membantu masyarakat terdampak banjir mendapatkan kembali dokumen kependudukan penting, sehingga mereka dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan administratif. Dokumen seperti KTP, KK, dan akta kelahiran sangat vital untuk akses layanan publik dan berbagai urusan administratif lainnya.

  • Mempercepat proses pengurusan dokumen hilang/rusak akibat banjir
  • Mengurangi beban warga yang kesulitan datang ke kantor Disdukcapil
  • Meningkatkan koordinasi antara Polri dan Disdukcapil dalam penanganan bencana
  • Menjadi contoh layanan publik yang responsif dan proaktif di masa darurat

Menurut laporan detikNews, pelayanan ini diharapkan dapat menjadi model layanan cepat tanggap yang bisa diadopsi oleh daerah lain ketika menghadapi bencana serupa.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah jemput bola oleh Polres Sukoharjo dan Disdukcapil ini bukan hanya sekadar memberikan kemudahan administrasi, tetapi juga menunjukkan peran strategis institusi negara dalam mitigasi dampak sosial bencana. Kehadiran langsung di lapangan menegaskan bahwa pelayanan publik harus adaptif dan responsif terhadap situasi genting yang dialami masyarakat.

Lebih jauh, kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya sinergi antarlembaga dalam penanganan bencana, terutama dalam aspek dokumentasi kependudukan yang kerap terlupakan. Dokumen kependudukan merupakan kunci akses warga terhadap bantuan sosial, pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai hak sipil lainnya.

Kedepannya, pemerintah daerah dan aparat kepolisian harus mengembangkan sistem layanan mobile atau jemput bola yang lebih rutin dan terintegrasi, terutama di wilayah rawan bencana. Hal ini akan menjadi a game-changer dalam memastikan hak-hak warga tetap terlindungi meski dalam kondisi darurat.

Warga dan pembaca disarankan untuk tetap memantau update layanan publik serupa, serta melakukan langkah preventif seperti menyimpan dokumen penting secara digital guna mengantisipasi risiko hilang akibat bencana.

Dengan inisiatif ini, diharapkan pemulihan pasca banjir di Sukoharjo bisa berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal tanpa terkendala masalah administrasi dokumen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad