Banjir Besar Melanda 4 Daerah di Sumut, Ini Dampak dan Penyebabnya

Apr 19, 2026 - 18:20
 0  6
Banjir Besar Melanda 4 Daerah di Sumut, Ini Dampak dan Penyebabnya

Banjir besar melanda empat kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) pada akhir pekan lalu, menyusul curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah tersebut. Informasi resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut menyebutkan daerah yang terdampak adalah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Deliserdang, dan Kota Tanjungbalai.

Ad
Ad

Penyebab Banjir di Empat Daerah Sumut

Banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah terjadi akibat meluapnya Sungai Lopian yang dipicu oleh hujan deras sepanjang Sabtu (18/4). Kondisi ini menyebabkan aliran sungai tidak mampu menampung debit air yang besar sehingga meluap ke pemukiman warga.

Sementara itu, di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, banjir juga dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan air merendam kawasan permukiman. Data dampak banjir di kedua kabupaten ini masih dalam proses pendataan oleh petugas terkait.

Di Kabupaten Deliserdang, khususnya di Kecamatan Hamparan Perak, banjir menggenangi 105 unit rumah yang dihuni sekitar 400 jiwa. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 35 orang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat naiknya permukaan air yang cukup signifikan.

Sementara Kota Tanjungbalai mengalami banjir yang disebabkan oleh pasang air laut yang meluas ke beberapa titik, memperparah kondisi genangan air di kawasan pesisir kota tersebut.

Dampak Banjir dan Upaya Penanggulangan

  • Ratusan rumah di Kabupaten Deliserdang terendam banjir, menyebabkan ratusan warga terdampak dan puluhan mengungsi.
  • Kondisi banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara masih dalam pendataan untuk mengetahui luas dampak dan korban.
  • Di Kota Tanjungbalai, pasang air laut menjadi faktor utama penyebab banjir, berbeda dengan daerah lain yang lebih dipengaruhi oleh curah hujan.
  • BPBD Sumut melalui Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyatakan data yang ada saat ini masih bersifat sementara dan terus diperbarui.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut dan Pusdalops terus melakukan koordinasi untuk memantau situasi serta memberikan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak banjir.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, banjir yang melanda empat daerah di Sumut ini menegaskan pentingnya peningkatan sistem pengelolaan risiko bencana, terutama terkait pengendalian banjir di daerah aliran sungai dan kawasan pesisir. Meluapnya Sungai Lopian dan pasang air laut yang menyebabkan banjir menunjukkan perlunya perbaikan infrastruktur seperti normalisasi sungai dan penguatan tanggul laut.

Selain itu, fenomena curah hujan tinggi yang berulang tiap tahun mengindikasikan perubahan iklim yang berdampak langsung pada frekuensi dan intensitas bencana hidrometeorologi. Pemda setempat perlu memperkuat sistem peringatan dini dan edukasi masyarakat agar kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir semakin optimal.

Ke depan, pengawasan terhadap daerah rawan banjir harus lebih ketat dan terpadu dengan rencana tata ruang wilayah. Masyarakat juga diharapkan aktif melaporkan kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana agar mitigasi bisa dilakukan lebih awal. Terus pantau perkembangan banjir di Sumut melalui sumber berita terpercaya agar informasi terbaru dapat segera diketahui.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad