Banjir Melanda Empat Kabupaten/Kota di Sumut, Ini Dampaknya

Apr 19, 2026 - 21:40
 0  3
Banjir Melanda Empat Kabupaten/Kota di Sumut, Ini Dampaknya

Banjir melanda empat kabupaten/kota di Sumatra Utara (Sumut), yaitu Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Deliserdang, dan Kota Tanjungbalai. Peristiwa ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi serta pasang air laut yang menyebabkan meluapnya sungai dan banjir pesisir.

Ad
Ad

Penyebab dan Dampak Banjir di Sumut

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyampaikan laporan sementara dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut. Ia memastikan, "Berdasarkan laporan itu tidak ada korban luka maupun meninggal dunia", sebagaimana dikutip dari Antara pada Minggu, 19 April 2026.

Banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah terjadi karena meluapnya Sungai Lopian, yang dipicu hujan deras sepanjang Sabtu, 18 April 2026. Sementara di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, banjir juga dipicu oleh curah hujan tinggi.

Untuk Kabupaten Deliserdang, banjir menggenangi sebanyak 105 unit rumah di Kecamatan Hamparan Perak, yang menjadi tempat tinggal sekitar 400 jiwa. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 35 jiwa terpaksa mengungsi untuk menghindari dampak banjir lebih lanjut.

Berbeda dengan tiga daerah sebelumnya, banjir di Kota Tanjungbalai disebabkan oleh pasang air laut yang meluas di beberapa titik wilayah pesisir. Kondisi ini menambah kerentanan daerah tersebut terhadap bencana banjir.

Upaya Penanggulangan Banjir oleh BPBD Sumut

Menanggapi situasi ini, BPBD Sumut bersama pihak terkait telah melakukan berbagai upaya penanganan bencana, termasuk koordinasi dengan instansi lokal dan pusat. Sri Wahyuni memastikan bahwa proses pendataan dampak banjir sedang berlangsung untuk memastikan penanganan yang tepat sasaran.

  • Koordinasi dengan Pusdalops PB Sumut dalam penanganan darurat.
  • Pemantauan intensif di daerah terdampak banjir.
  • Evakuasi warga terdampak khususnya yang mengungsi di Deliserdang.
  • Upaya mitigasi untuk mencegah meluasnya dampak banjir akibat pasang air laut di Tanjungbalai.

Kondisi ini mengingatkan kembali perlunya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dan variabilitas iklim yang semakin ekstrim, khususnya di wilayah-wilayah rawan banjir di Sumut.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, banjir yang melanda empat kabupaten/kota di Sumut ini menyoroti pentingnya integrasi sistem peringatan dini dan penanggulangan bencana yang lebih cepat dan efektif. Meski belum ada korban jiwa, dampak sosial dan ekonomi akibat banjir ini berpotensi memperburuk kondisi masyarakat terdampak, terutama di daerah seperti Deliserdang dengan ratusan rumah terendam dan warga yang mengungsi.

Selain itu, fenomena pasang air laut yang menyebabkan banjir di Kota Tanjungbalai menunjukkan adanya tantangan perubahan iklim dan kenaikan muka air laut yang harus segera diantisipasi pemerintah daerah. Langkah mitigasi berbasis risiko dan penguatan infrastruktur penahan banjir menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak berulang dengan dampak yang lebih parah.

Ke depan, pembaca disarankan terus mengikuti perkembangan situasi banjir di Sumut melalui sumber resmi seperti Metrotvnews dan update dari BPBD Sumut. Kesiapsiagaan masyarakat dan kolaborasi antarinstansi sangat krusial untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Ad
Ad