Marvell Naik Tajam Bantu Google Kembangkan Chip AI Kustom, Saham Broadcom Turun

Apr 21, 2026 - 16:00
 0  3
Marvell Naik Tajam Bantu Google Kembangkan Chip AI Kustom, Saham Broadcom Turun

Saham Marvell Technology melonjak hampir 6% pada hari Senin setelah laporan bahwa perusahaan tersebut akan membantu Google mengembangkan dua chip AI baru.

Ad
Ad

Sebelumnya, Google mengandalkan rival Marvell, Broadcom, untuk desain Tensor Processing Units (TPU) in-house mereka. Namun, saham Broadcom justru turun hampir 2% setelah laporan tersebut muncul.

Kolaborasi Google dan Marvell untuk Chip AI Kustom

Laporan dari The Information menyebutkan bahwa kesepakatan potensial Google dan Marvell bisa mencakup sebuah TPU serta unit pemrosesan memori (memory processing unit) yang baru. Hingga berita ini diturunkan, baik Google maupun Marvell belum memberikan komentar resmi.

Marvell dan Broadcom memainkan peran penting dalam menerjemahkan desain chip menjadi silikon, memberikan dukungan back-end sebelum prosesor dikirim ke pabrik manufaktur besar seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).

Peran ini menjadi kunci pertumbuhan kedua perusahaan mengingat semakin banyak raksasa teknologi yang mendesain akselerator AI in-house mereka sendiri.

Dinamika Pasar Chip AI dan Persaingan Marvell-Broadcom

Dalam upaya memenuhi kebutuhan silikon untuk AI, tidak mengejutkan jika Google mulai mendiversifikasi kemitraan chipnya di luar Broadcom. Terlebih, kerja sama Google dan Broadcom masih berjalan dengan kuat dan baru saja diperpanjang hingga 2031 dalam kesepakatan terbaru yang diumumkan awal bulan ini.

Bahkan Meta pekan lalu juga memperkuat hubungan dengan Broadcom, dengan berkomitmen menggunakan 1 gigawatt chip MTIA kustom yang dibuat dengan teknologi Broadcom.

Saham Marvell sendiri mengalami lonjakan lebih dari 20% pada bulan Maret setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartal keempat yang kuat dan panduan optimistis seiring permintaan AI yang terus meningkat. Tren positif berlanjut ke April dengan kenaikan hampir 50% sampai saat ini.

Selain itu, pada Maret lalu Nvidia mengumumkan investasi sebesar $2 miliar di Marvell, yang mempermudah pelanggan Nvidia mengakses sirkuit terpadu aplikasi khusus (ASIC) yang dibuat oleh hyperscaler seperti Google.

Sejarah dan Perkembangan Chip AI Google

Google merupakan hyperscaler pertama yang mulai mengembangkan ASIC kustom untuk mempercepat beban kerja AI, dengan meluncurkan TPU pertamanya pada 2015. Sejak itu, raksasa teknologi lain seperti Amazon, Meta, Microsoft, dan OpenAI mengikuti jejak tersebut, berkompetisi untuk mendapatkan kapasitas komputasi yang besar dan alternatif biaya lebih rendah dibanding chip AI Nvidia.

Pada November lalu, Google merilis TPU generasi ketujuh bernama "Ironwood" dan kemungkinan akan merilis chip berikutnya pada konferensi AI tahunan mereka, Google Cloud Next, yang akan digelar minggu ini.

Awalnya TPU Google dibuat untuk beban kerja internal, namun sejak 2018 chip ini juga tersedia untuk pelanggan cloud. Kini, perusahaan seperti Meta, Anthropic, dan Apple sudah menggunakan TPU Google, menandakan Google semakin mengukuhkan posisi di pasar yang selama ini didominasi oleh unit pengolah grafis Nvidia.

Permasalahan Memori dan Tantangan Industri Chip AI

Memori menjadi salah satu kendala utama bagi pembuat chip AI dalam beberapa bulan terakhir, dengan pasokan yang terbatas dari produsen memori besar seperti Micron, SK Hynix, dan Samsung.

Situasi ini menambah tekanan pada rantai pasokan sekaligus mendorong perusahaan seperti Marvell dan Broadcom untuk terus berinovasi dan memperkuat teknologi mereka agar dapat memenuhi kebutuhan pasar AI yang kian mendesak.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah Google menggunakan Marvell sebagai mitra untuk mengembangkan chip AI kustom adalah strategi diversifikasi yang cerdas dalam menghadapi permintaan AI yang eksplosif. Hal ini juga mencerminkan bagaimana persaingan di industri semikonduktor semakin ketat, khususnya antara Marvell dan Broadcom yang selama ini menjadi pemain utama dalam desain chip AI.

Investasi besar dari Nvidia di Marvell menandakan kepercayaan tinggi terhadap potensi Marvell dalam mendukung ekosistem AI yang berkembang. Ini juga memperlihatkan bagaimana raksasa chip mencoba memperkuat jaringan kemitraan agar dapat menyediakan solusi komputasi yang lebih luas dan terjangkau.

Ke depan, penting bagi para pemangku kepentingan, termasuk investor dan pelaku industri teknologi, untuk memantau bagaimana inovasi chip AI kustom ini berdampak pada persaingan pasar dan kapasitas produksi global. Apalagi dengan kendala pasokan memori yang masih berlangsung, kemampuan perusahaan dalam mengelola rantai pasokan akan menjadi kunci sukses mereka.

Untuk informasi lebih lengkap terkait perkembangan chip AI dan pasar teknologi, dapat dilihat pada sumber asli CNBC dan laporan terkait dari media teknologi terkemuka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad