Golongan Darah B Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2 hingga 28%, Ini Faktanya

Apr 21, 2026 - 16:04
 0  5
Golongan Darah B Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2 hingga 28%, Ini Faktanya

Golongan darah B ternyata bukan hanya sekadar identitas biologis, melainkan juga berperan dalam meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2. Studi terbaru yang dirilis pada tahun 2024 menunjukkan bahwa individu dengan golongan darah B memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena penyakit ini dibanding golongan darah lainnya, dengan peningkatan risiko mencapai 28%, baik pada yang rhesus positif maupun negatif.

Ad
Ad

Studi Besar Mengungkap Kaitan Golongan Darah dengan Diabetes

Penelitian ini merupakan hasil analisis menyeluruh yang menggabungkan 51 tinjauan sistematis berisi 270 asosiasi antara golongan darah dan berbagai kondisi kesehatan. Studi yang dipimpin oleh epidemiolog Fang-Hua Liu dari Shengjing Hospital of China Medical University ini menemukan bahwa satu-satunya hubungan yang memiliki bukti kuat adalah antara golongan darah B dan risiko diabetes melitus tipe 2.

"Kami menghitung ulang setiap asosiasi dan hanya menemukan satu bukti yang meyakinkan tentang hubungan antara golongan darah B dan risiko diabetes tipe 2 dibandingkan golongan darah non-B," tulis kajian tersebut seperti dikutip dari Yahoo Health pada 21 April 2026.

Perbedaan Golongan Darah dan Implikasinya pada Risiko Penyakit

Golongan darah manusia diklasifikasikan berdasarkan antigen yang ada di permukaan sel darah merah, yaitu A, B, AB, atau O (tidak ada antigen), serta faktor Rhesus (Rh) yang menentukan positif atau negatif. Perbedaan ini diduga berperan dalam kerentanan terhadap berbagai penyakit, termasuk diabetes.

Namun, meskipun golongan darah B meningkatkan risiko, para peneliti menekankan bahwa pengaruhnya relatif kecil dibanding faktor lain. Sebagai perbandingan:

  • Konsumsi daging olahan sebanyak 50 gram per hari dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 37%.
  • Gaya hidup minim aktivitas fisik bahkan dapat meningkatkan risiko hingga 112%.
  • Kelebihan berat badan tetap menjadi faktor risiko terbesar untuk diabetes tipe 2.

Mekanisme dan Penelitian Lanjutan

Hingga kini, mekanisme pasti bagaimana golongan darah B meningkatkan risiko diabetes belum sepenuhnya dipahami. Beberapa riset lanjutan mengindikasikan adanya kemungkinan peran mikrobioma usus yang berbeda pada golongan darah tertentu, namun hal ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, temuan ini memberikan wawasan penting bahwa risiko diabetes tidak hanya bergantung pada gaya hidup, tetapi juga faktor genetik yang tidak bisa diabaikan. Meskipun risiko tambahan 28% dari golongan darah B masih kalah signifikan dibanding faktor gaya hidup, informasi ini dapat membantu dalam upaya pencegahan dan pengelolaan diabetes yang lebih personal.

Ke depan, pemahaman tentang peran golongan darah dan mikrobioma usus dapat membuka peluang bagi pengembangan strategi penanganan diabetes yang lebih terarah dan efektif. Masyarakat dengan golongan darah B disarankan untuk lebih waspada dan menjaga pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan utama.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kaitan antara golongan darah dan risiko penyakit, Anda dapat merujuk pada laporan lengkap dari CNBC Indonesia serta sumber terpercaya lainnya seperti Kompas.

Memahami faktor risiko genetik seperti golongan darah penting untuk membangun pendekatan pencegahan yang komprehensif. Tetap ikuti perkembangan riset untuk mendapatkan informasi terkini dan terus jalani pola hidup sehat demi meminimalisir risiko diabetes tipe 2.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad