SDA Jakut Bangun Kolam Saluran Air untuk Antisipasi Banjir di Kelapa Gading
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara tengah melakukan pembangunan kolam saluran air di Jalan Gading Nirwana, RW 23, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading. Proyek ini dimaksudkan sebagai langkah antisipasi banjir yang kerap melanda kawasan tersebut saat hujan deras turun.
Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kelapa Gading, Supiyan, menyampaikan bahwa pembangunan kolam saluran air tersebut merupakan respons langsung terhadap aspirasi warga yang menginginkan optimalisasi penanganan genangan air. Proyek ini ditargetkan selesai pada Mei 2026.
“Pengerjaan ini ditargetkan tuntas pada Mei 2026,” ujar Supiyan, dikutip dari Antara.
“Ini upaya dalam mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat hujan deras,” tambahnya.
Detail Pembangunan Kolam Saluran Air
Kolam saluran air yang dibangun memiliki dimensi panjang 3,4 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 3 meter. Di lokasi itu, akan dibangun dua kolam, yaitu di bagian depan dan belakang kawasan permukiman untuk meningkatkan kapasitas penampungan air.
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, SDA Jakarta Utara mengerahkan sembilan personel dari Pasukan Biru serta menyiagakan satu unit pompa portabel. Pompa ini berfungsi membantu mengalirkan air ke saluran kali selama proses pembangunan berlangsung.
Proses pengerjaan diawali dengan penggalian menggunakan alat berat, kemudian dilanjutkan secara manual supaya hasilnya lebih maksimal dan presisi.
Supiyan memperkirakan bahwa kolam olakan ini mampu menampung hingga 150 meter kubik air, yang cukup signifikan untuk mengurangi genangan di wilayah tersebut.
Kondisi dan Harapan Warga Kelapa Gading
Urip, seorang warga RW 23 berusia 42 tahun, menjelaskan bahwa wilayahnya, yang terdiri atas delapan RT, sering mengalami genangan air dengan ketinggian antara 20 hingga 30 sentimeter setiap kali hujan dengan intensitas tinggi turun. Kondisi ini jelas mengganggu aktivitas sehari-hari warga.
“Genangan sering terjadi karena posisi wilayah yang berada di cekungan,” jelasnya. Selain itu, menurut Urip, jalan-jalan di sekitar wilayah tersebut sudah dinaikkan permukaannya sehingga air justru mengalir ke permukiman, memperparah genangan.
Urip berharap kolam olakan yang dibangun dapat menjadi solusi efektif mengurangi genangan dan memberikan rasa aman bagi warga ketika hujan turun.
“Semoga setelah ada kolam olakan ini, genangan bisa berkurang signifikan dan warga tidak lagi khawatir saat hujan turun,” harapnya.
Langkah Strategis Penanganan Banjir di Jakarta Utara
- Pembangunan kolam saluran air di titik rawan genangan.
- Penggunaan alat berat dan pengerjaan manual untuk hasil optimal.
- Penempatan pompa portabel untuk mempercepat aliran air.
- Koordinasi dengan warga untuk menindaklanjuti aspirasi dan kebutuhan lapangan.
- Target penyelesaian pada Mei 2026 sebagai upaya jangka pendek penanganan banjir.
Penanganan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan banjir yang acapkali menjadi momok di kawasan Kelapa Gading, terutama di RW 23 yang rawan genangan.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, pembangunan kolam saluran air ini bukan hanya solusi teknis jangka pendek, melainkan juga bagian dari strategi berkelanjutan untuk mengelola risiko banjir di kawasan perkotaan yang semakin padat dan rawan banjir. Permasalahan genangan di Kelapa Gading, khususnya RW 23, mencerminkan tantangan tata kelola air di Jakarta yang membutuhkan intervensi struktural dan partisipasi masyarakat.
Langkah ini harus diikuti dengan pemantauan rutin dan pengelolaan yang baik agar kolam saluran air tersebut dapat berfungsi optimal di musim hujan mendatang. Selanjutnya, pemerintah setempat juga perlu mengintegrasikan pembangunan infrastruktur ini dengan program pengelolaan air hujan yang lebih luas, termasuk peningkatan jaringan drainase dan edukasi pengurangan limbah yang menyumbat saluran air.
Warga dan pemerintah harus terus berkolaborasi untuk memastikan bahwa solusi yang ada tidak hanya menyelesaikan masalah sementara, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih resilien terhadap bencana banjir. Kami juga mendorong pembaca untuk mengikuti perkembangan selanjutnya terkait upaya penanganan banjir di Jakarta Utara melalui saluran berita terpercaya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0