Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme Setelah Laga Dewa United vs Persib Bandung

Apr 21, 2026 - 16:51
 0  3
Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme Setelah Laga Dewa United vs Persib Bandung

Ricky Kambuaya, gelandang Timnas Indonesia, menjadi korban serangan rasisme di media sosial usai pertandingan antara Dewa United melawan Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-28 Super League 2025-2026 yang berlangsung pada Senin malam, 20 April 2026, di Banten International Stadium (BIS).

Ad
Ad

Melalui akun Instagram pribadinya, @richardo_r55, Ricky membagikan sejumlah pesan rasis yang diterimanya dari netizen. Dalam unggahannya, ia menuliskan:

"Bagaimana bisa …? M*ny*t bermain sepakbola di level profesional dan bahkan sampai perwakilan membela negara yang dihuni para manusia? Masih kurang rasisnya, ayoo tambah lagi sodaraku,"

Unggahan ini menunjukkan betapa masih adanya diskriminasi dan kebencian yang harus dihadapi para atlet, terutama yang berlaga di level profesional dan membela negara.

Performa Gemilang Ricky Kambuaya di Laga Dewa United vs Persib Bandung

Dalam pertandingan tersebut, Ricky Kambuaya tampil impresif dengan mencetak gol kedua Dewa United pada menit ke-61. Gol ini sempat menimbulkan kontroversi karena sebelumnya penyerang Dewa United, Alex Martins, diduga melakukan handsball.

Meski demikian, wasit Yoko Supriyanto memutuskan untuk mengesahkan gol tersebut karena bola dinilai mengenai kaki Alex Martins terlebih dahulu sebelum mengenai tangan. Gol Ricky membuat Dewa United unggul 2-0 atas Persib Bandung.

Namun, keunggulan Dewa United tidak bertahan lama. Persib Bandung berhasil menyamakan skor melalui penalti yang dieksekusi oleh Thom Haye pada menit ke-71 dan sundulan Andrew Jung di menit ke-82, sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.

Kontroversi dan Reaksi Pasca Laga

Selain insiden rasisme yang menimpa Ricky, pertandingan ini juga menyisakan kontroversi terkait keputusan wasit dan kartu merah yang diterima Alex Martins. Beberapa suporter Persib Bandung menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap keputusan wasit.

Insiden rasisme yang dialami Ricky Kambuaya menjadi sorotan serius dan menimbulkan keprihatinan di kalangan pecinta sepakbola Indonesia. Praktik diskriminasi semacam ini tidak hanya mencederai sportivitas, tetapi juga merusak citra sepakbola nasional di mata internasional.

Upaya Melawan Rasisme di Sepakbola Indonesia

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya langkah nyata untuk memberantas rasisme di dunia olahraga, khususnya sepakbola Indonesia. Pengurus Liga dan klub-klub harus bekerja sama dengan aparat keamanan dan media sosial untuk mengawasi dan menindak pelaku ujaran kebencian.

  • Meningkatkan edukasi dan kampanye anti-rasisme di lingkungan sepakbola;
  • Menggunakan teknologi untuk memantau dan menghapus konten rasis di media sosial;
  • Memberikan sanksi tegas kepada pelaku baik secara hukum maupun sanksi kompetisi;
  • Mendukung korban dengan memberikan perlindungan dan advokasi yang memadai.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, insiden rasisme yang dialami Ricky Kambuaya bukan hanya persoalan individu, melainkan mencerminkan tantangan sistemik yang masih ada dalam sepakbola Indonesia. Rasisme semacam ini dapat menimbulkan trauma psikologis dan mengganggu performa pemain, sekaligus menurunkan moral tim secara keseluruhan.

Selain itu, tindakan diskriminatif di media sosial menunjukkan bahwa pengawasan dan penindakan terhadap ujaran kebencian masih belum optimal. Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSSI, klub, dan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan sepakbola yang inklusif dan aman bagi semua pemain tanpa memandang latar belakang.

Ke depan, kita harus menyoroti tidak hanya aspek teknis pertandingan, tetapi juga bagaimana menjaga martabat dan hak asasi pemain. Masyarakat dan pecinta sepakbola diharapkan lebih bijak dan menunjukkan sportivitas, terutama di era digital saat ini di mana kata-kata bisa menyebar dengan cepat dan luas.

Terus ikuti perkembangan berita sepakbola Indonesia untuk mendapatkan update terbaru dan bagaimana langkah-langkah penanganan terhadap isu rasisme dan kontroversi pertandingan seperti ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad