Rumah Estetik Rp 166 Juta di Sragen untuk MBR, Ini Daftar Lengkapnya

Apr 22, 2026 - 10:51
 0  4
Rumah Estetik Rp 166 Juta di Sragen untuk MBR, Ini Daftar Lengkapnya

Apakah Anda mencari rumah estetik dengan harga terjangkau Rp 166 juta di Sragen, Jawa Tengah? Berita baiknya, sejumlah perumahan subsidi telah menawarkan rumah dengan desain menarik dan fasilitas memadai khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ad
Ad

Berdasarkan informasi dari situs Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) per 21 April 2026, ada beberapa pilihan rumah yang bisa Anda pertimbangkan. Berikut daftar lengkapnya beserta spesifikasi dan pengembang masing-masing perumahan.

Griya Mandira Village 4: Rumah Estetik dengan Atap Genteng Beton

Dibangun oleh PT Mandira Maju Propertindo, anggota Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), perumahan ini menawarkan rumah dengan harga Rp 166 juta. Luas bangunan 32 meter persegi dan tanah 60 meter persegi, sudah lengkap dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Keunggulan rumah ini adalah atap genteng beton dan rangka baja ringan. Dinding menggunakan bata merah yang sudah diplester, diaci, dan dicat. Lantai keramik serta fondasi batu kali menambah daya tahan bangunan.

Perumahan Bhumi Firdaus 3: Pilihan dengan Atap Genteng Metal Pasir

PT Bhumi Firdaus Sejahtera, anggota Developer Properti Indonesia (DEPRINDO), menawarkan rumah dengan harga sama yaitu Rp 166 juta. Luas bangunan 33 meter persegi dengan tanah 60-90 meter persegi. Rumah ini memiliki 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Rumah ini menggunakan rangka baja ringan dan atap genteng metal pasir. Dinding dari bata ringan yang sudah diplester, diaci, dan dicat. Lantai menggunakan keramik 40x40 dengan fondasi batu kali.

Villa Jivana: Rumah dengan Atap Beton dan Dinding Hebel

Dikelola oleh PT Sakana Realty Land, bagian dari Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA), rumah ini juga dibanderol Rp 166 juta. Luas bangunan 32 meter persegi dan tanah 64 meter persegi, dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Keunggulan Villa Jivana adalah penggunaan atap beton dan dinding hebel. Lantai keramik dan fondasi batu kali melengkapi rumah ini agar lebih kokoh dan nyaman.

Griya Gading Raya: Rumah dengan Atap Baja Ringan

PT Winahyu Griya Sejahtera, anggota APERSI, membangun rumah dengan harga Rp 166 juta. Luas bangunan 30 meter persegi dan tanah 60 meter persegi, lengkap dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Rumah ini mengusung atap baja ringan dan dinding bata merah yang sudah diaci dan dicat. Lantai keramik ukuran 30x30 serta fondasi batu kali menjadi fitur utama.

Pesona Citra Indah: Rumah dengan Atap Multiroof dan Lantai Keramik 40x40

Perumahan ini dibangun oleh PT Padi Wijaya Kencana, anggota APERSI. Harga rumah Rp 166 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan tanah 60 meter persegi, terdiri dari 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Atap multiroof, dinding bata merah, lantai keramik 40x40, dan fondasi batu kali menjadi ciri khas rumah ini yang mengutamakan kualitas dan kenyamanan.

Apa Keuntungan Membeli Rumah Subsidi Rp 166 Juta di Sragen?

  • Harga Terjangkau: Khusus untuk MBR sehingga lebih mudah dijangkau.
  • Desain Estetik: Rumah-rumah ini memiliki desain modern dan fungsional.
  • Bahan Bangunan Berkualitas: Penggunaan material seperti rangka baja ringan, keramik, dan batu kali memberikan ketahanan dan keindahan.
  • Legalitas Terjamin: Pengembang anggota APERSI, DEPRINDO, dan HIMPERRA memastikan rumah sesuai standar.
  • Lokasi Strategis: Sragen sebagai kota berkembang di Jawa Tengah menawarkan akses yang mudah ke fasilitas kota.

Dengan modal Rp 166 juta, masyarakat berpenghasilan rendah di Sragen kini memiliki kesempatan memiliki rumah yang tidak hanya terjangkau, tapi juga nyaman dan estetis. Informasi lengkap dapat dicek melalui Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang).

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, hadirnya rumah subsidi dengan kualitas bangunan yang baik dan desain estetik di Sragen adalah langkah strategis untuk mengatasi krisis perumahan bagi MBR di wilayah Jawa Tengah. Harga Rp 166 juta merupakan angka yang sangat kompetitif, mengingat kondisi pasar properti yang terus naik.

Namun, penting bagi pemerintah dan pengembang untuk terus memantau kualitas pembangunan agar rumah subsidi ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga memberikan nilai jangka panjang bagi penghuninya. Selain itu, penyebaran informasi yang lebih luas tentang program ini harus dilakukan agar masyarakat yang berhak dapat memanfaatkannya secara maksimal.

Ke depan, tren pembangunan rumah subsidi estetik seperti ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang mengalami kesulitan menyediakan rumah layak dengan harga terjangkau. Masyarakat juga harus terus memperhatikan aspek legalitas dan fasilitas pendukung sekitar agar investasi rumah subsidi benar-benar bernilai.

Jangan lewatkan update terbaru seputar perumahan subsidi dan properti lainnya dengan mengikuti berita terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad