IHSG Melemah 3 Hari Berturut-turut, Ini 10 Saham Pilihan Asing yang Diserbu
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan dan berakhir melemah selama tiga hari berturut-turut. Pada perdagangan Rabu (22/4/2026), IHSG turun sebesar 17,77 poin atau setara 0,24% ke level 7.541,61. Penurunan ini menandai sentimen negatif yang masih membayangi pasar modal Indonesia.
Nilai transaksi pada hari tersebut mencapai Rp18,15 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 49,44 miliar saham yang diperdagangkan dalam 2,95 juta kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, tercatat 440 saham mengalami kenaikan harga, sementara 240 saham turun, dan 141 saham tidak bergerak.
Investor Asing Catat Penjualan Bersih Signifikan
Meski IHSG melemah, aktivitas investor asing masih menarik perhatian. Mereka tercatat melakukan penjualan bersih atau net foreign sell sebesar Rp827,42 miliar di seluruh pasar, dengan penjualan bersih di pasar reguler mencapai Rp124,49 miliar. Namun, di sisi lain, investor asing juga melakukan pembelian bersih di pasar negosiasi dan tunai, yakni sebesar Rp212,58 miliar.
"Investor asing masih menunjukkan preferensi selektif di tengah kondisi pasar yang melemah, dengan fokus pada saham-saham tertentu yang dianggap memiliki potensi fundamental kuat," ujar analis pasar modal.
10 Saham Favorit Asing pada Perdagangan Rabu
Berdasarkan data yang dikutip dari Stockbit, berikut adalah 10 saham dengan pembelian bersih asing terbesar pada perdagangan Rabu (22/4/2026):
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp112,13 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) - Rp93,26 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp77,38 miliar
- PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) - Rp44,19 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp42,58 miliar
- PT United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp34,03 miliar
- PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) - Rp33,87 miliar
- PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO) - Rp25,81 miliar
- PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) - Rp21,37 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp18,09 miliar
Daftar saham tersebut menunjukkan bahwa investor asing masih menaruh minat besar pada sektor perbankan, energi, tambang, dan konstruksi alat berat. Saham-saham seperti BBNI, ENRG, dan ANTM menjadi primadona karena fundamental dan prospek pertumbuhan yang dianggap menjanjikan.
Faktor Penyebab Tekanan di IHSG
Beberapa faktor yang mempengaruhi tekanan pada IHSG selama tiga hari terakhir antara lain:
- Sentimen global yang belum stabil akibat ketegangan geopolitik dan fluktuasi harga minyak dunia.
- Kebijakan moneter global yang masih ketat, menyebabkan investor global cenderung menghindari risiko di pasar negara berkembang.
- Pergerakan nilai tukar rupiah yang fluktuatif turut membebani sentimen pasar saham domestik.
Meski demikian, pembelian asing yang terfokus pada saham-saham unggulan memberikan sinyal bahwa ada peluang untuk penguatan pasar jangka menengah hingga panjang.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, tren pelemahan IHSG selama tiga hari bukan hanya sekadar reaksi pasar jangka pendek, melainkan cerminan dari ketidakpastian global yang masih membayang. Namun, langkah selektif investor asing dalam memilih saham-saham tertentu menunjukkan adanya optimisme pada sektor-sektor strategis dalam negeri.
Hal ini penting karena membuktikan bahwa meskipun pasar sedang melemah, modal asing tidak sepenuhnya keluar dari pasar Indonesia. Mereka justru mengalihkan fokus ke saham-saham dengan fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang baik. Investor ritel dan domestik perlu mencermati saham-saham tersebut sebagai potensi portofolio investasi yang lebih aman di tengah volatilitas pasar.
Ke depan, pergerakan IHSG sangat bergantung pada perkembangan sentimen global, terutama terkait stabilitas geopolitik dan kebijakan moneter AS. Selain itu, faktor domestik seperti data ekonomi dan kebijakan pemerintah juga akan menentukan arah pasar.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai pergerakan IHSG dan saham pilihan asing, Anda bisa mengunjungi sumber aslinya di CNBC Indonesia serta mengikuti update dari media terpercaya seperti CNN Indonesia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0