IHSG Diprediksi Koreksi Besok, Waspadai Pergerakan Saham ADMR, DAAZ, dan HRTA

Apr 26, 2026 - 17:18
 0  6
IHSG Diprediksi Koreksi Besok, Waspadai Pergerakan Saham ADMR, DAAZ, dan HRTA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mengalami koreksi pada perdagangan besok dengan potensi penurunan yang cukup signifikan. Analis memperkirakan IHSG akan menguji area support di level 7.022-7.115 yang juga menjadi upaya penutupan gap pada grafik indeks.

Ad
Ad

Pergerakan IHSG Minggu Lalu dan Analisis Teknis

Berdasarkan data periode 20 hingga 24 April 2026, IHSG mencatat penurunan sebesar 6,61 persen, berakhir di level 7.129,490 dari posisi 7.643,004 pada pekan sebelumnya. Penurunan ini diiringi dengan tekanan jual yang cukup tinggi, mengindikasikan sentimen pasar yang melemah.

Riset dari MNC Sekuritas menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG saat ini berada pada bagian akhir dari wave [v] pada label hitam, atau alternatifnya di bagian akhir dari wave [b] dari wave B pada label merah dalam analisis gelombang Elliott. Kondisi ini menandakan potensi berlanjutnya koreksi indeks dalam waktu dekat.

"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian wave [v] atau alternatif akhir wave [b], sehingga rawan koreksi lebih lanjut," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Minggu (26/4/2026).

Saham-saham yang Perlu Dipantau

Selain fokus pada pergerakan IHSG, investor disarankan untuk memperhatikan saham-saham dengan potensi pergerakan signifikan, seperti ADMR, DAAZ, dan HRTA. Ketiga saham ini diprediksi memberikan peluang trading yang menarik di tengah volatilitas pasar.

  • ADMR: Saham ini menarik perhatian karena aktivitas transaksi yang meningkat serta potensi rebound setelah koreksi pekan lalu.
  • DAAZ: Memiliki fundamental yang kuat dan juga diprediksi akan mengalami pergerakan volatil, cocok untuk trader yang mengincar momentum.
  • HRTA: Saham properti ini menjadi sorotan karena rencana ekspansi dan dukungan sektor properti yang mulai menunjukkan tanda pemulihan.

Faktor Pendukung dan Risiko Pasar

Beberapa faktor eksternal turut mempengaruhi sentimen pasar, seperti fluktuasi harga minyak dunia dan aliran dana asing yang cenderung keluar dari pasar saham Indonesia. Selain itu, ketidakpastian global juga berperan dalam membentuk dinamika pasar modal.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan menerapkan manajemen risiko yang ketat, terutama dalam menghadapi potensi koreksi IHSG yang bisa berdampak pada portofolio investasi secara luas.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, koreksi IHSG yang sedang berlangsung bukan hanya sekadar pergerakan teknikal biasa, namun juga mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kondisi makroekonomi dan geopolitik yang belum sepenuhnya stabil. Koreksi di level support 7.022-7.115 menjadi momentum penting untuk menguji kekuatan pasar dan psikologi investor.

Para pelaku pasar sebaiknya tidak hanya fokus pada indeks secara keseluruhan, namun juga menelaah pergerakan saham-saham yang berpotensi rebound seperti ADMR, DAAZ, dan HRTA. Saham-saham ini bisa menjadi alternatif untuk mengantisipasi volatilitas pasar yang tinggi.

Ke depan, IHSG akan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebijakan moneter global dan perkembangan geopolitik yang memicu ketidakpastian. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus mengikuti informasi terbaru dan menyesuaikan strategi investasinya secara dinamis.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini mengenai pergerakan IHSG dan saham pilihan, Anda dapat mengunjungi sumber asli berita di IDX Channel serta mengikuti berita ekonomi terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad