Sungai Rawas Meluap, Ratusan Rumah di Muratara Terendam Banjir Parah
Sungai Rawas di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, meluap pada Minggu dini hari (26/4/2026) setelah hujan deras yang mengguyur wilayah itu tanpa henti selama beberapa jam. Akibatnya, ratusan rumah warga di Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi hingga mencapai lutut orang dewasa bagi rumah yang berada di bantaran sungai.
Banjir Terjang Beberapa Dusun di Desa Sungai Baung
Kepala Desa Sungai Baung, Abdul Hallik, memaparkan bahwa luapan Sungai Rawas ini telah merendam beberapa dusun, yaitu dusun 1, 2, 3, dan 5. Selain rumah, akses jalan desa juga ikut terendam sehingga menghambat aktivitas warga.
"Dari pantauan kita ada sebanyak ratusan rumah warga yang terkena banjir akibat luapan Sungai Rawas. Untuk ketinggian airnya bervariasi sesuai dengan lokasi, kalau yang letaknya di bantaran sungai itu ketinggian air sudah mencapai lutut orang dewasa," ujar Abdul, Minggu (26/4/2026).
Walaupun banjir menyebabkan gangguan, Abdul mengungkapkan bahwa saat ini debit air mulai berangsur surut sejak malam hari. Warga yang terdampak masih bertahan di rumah sambil memantau perkembangan banjir.
Imbauan Waspada dan Pencegahan dari Kepala Desa
Abdul Hallik juga mengimbau agar warga tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas, terutama karena potensi hujan deras masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Ia juga menekankan pentingnya perhatian ekstra bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan anak-anak agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.
"Tadi kita juga sempat keliling dan menyambangi sejumlah warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, dan tetap memperhatikan anak mereka agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tambah Abdul.
Dampak Banjir terhadap Infrastruktur dan Aktivitas Warga
Banjir yang melanda Sungai Baung ini tidak hanya berdampak pada rumah warga, tapi juga mempengaruhi akses jalan desa. Jalan yang terendam banjir membuat mobilitas warga menjadi terhambat, terutama di dusun-dusun yang terdampak. Hal ini berpotensi menimbulkan kesulitan dalam distribusi kebutuhan sehari-hari dan pelayanan kesehatan.
- Ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
- Dusun 1, 2, 3, dan 5 menjadi wilayah terdampak utama.
- Akses jalan desa ikut terendam, menghambat aktivitas dan mobilitas warga.
- Warga masih bertahan di rumah sambil memantau perkembangan air.
- Potensi hujan deras masih tinggi, warga diimbau waspada.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, luapan Sungai Rawas yang menyebabkan banjir di Muratara ini mengingatkan kembali pada pentingnya pengelolaan sumber daya air dan mitigasi bencana yang lebih baik. Kejadian ini bukan hanya soal dampak langsung banjir, namun juga memperlihatkan bagaimana infrastruktur desa, seperti sistem drainase dan akses jalan, masih rentan terhadap bencana alam. Warga yang masih bertahan di rumah menunjukkan keterbatasan evakuasi dan perlindungan yang ada selama ini.
Ke depan, pemerintah daerah perlu memperkuat sistem peringatan dini dan penanganan banjir, serta memperbaiki akses jalan agar tidak mudah terputus ketika terjadi bencana. Potensi curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari ke depan juga menjadi ancaman lanjutan yang harus diantisipasi secara serius agar tidak menimbulkan korban jiwa dan kerugian lebih besar.
Warga dan pihak terkait harus terus memantau kondisi Sungai Rawas dan mengambil langkah preventif. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perkembangan situasi ini secara langsung, simak update resmi dari detikSumsel dan sumber berita terpercaya lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0