Purbaya Ingatkan Gen Z: Jangan Asal Main Saham Tanpa Ilmu yang Cukup

Apr 27, 2026 - 21:14
 0  5
Purbaya Ingatkan Gen Z: Jangan Asal Main Saham Tanpa Ilmu yang Cukup

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pesan tegas kepada kalangan Generasi Z (Gen Z) agar tidak sembarangan terjun ke dunia investasi saham tanpa bekal pengetahuan yang memadai. Hal ini disampaikan dalam acara Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana serta Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026 yang digelar di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (27/4/2026).

Ad
Ad

Menurut Purbaya, pesan ini sangat penting mengingat sekitar 57% investor pasar modal domestik adalah Gen Z, dari total investor ritel yang mencapai sekitar 20,36 juta orang. Dengan porsi sebesar itu, Gen Z menjadi kelompok investor terbesar di pasar modal Indonesia.

"Kalau Gen Z biasanya sok tahu, kayak saya lah. Main, main, main," ujar Purbaya dengan nada bercanda namun penuh makna.

Bekal Ilmu Investasi Jadi Kunci Utama

Purbaya menekankan bahwa untuk bisa sukses di pasar saham, investor muda harus terlebih dahulu memiliki bekal pengetahuan investasi yang cukup. Tanpa ilmu yang memadai, risiko kerugian bisa sangat besar. Oleh karena itu, bagi yang belum memiliki pengetahuan cukup, Purbaya merekomendasikan untuk mulai berinvestasi melalui pengelola dana profesional seperti Reksa Dana.

"Enggak apa-apa kalau dibekali ilmu yang cukup. Tapi kalau enggak cukup, biar aja ahlinya yang bekerja, Anda pelajari si ahli itu kerjanya bagaimana," jelasnya.

Dia juga menegaskan, setelah pengetahuan sudah memadai, para investor muda dapat langsung berinvestasi di pasar saham tanpa perantara. Namun, keberhasilan investasi tidak bisa diraih secara instan tanpa pemahaman yang matang.

Program PINTAR Reksa Dana untuk Investor Muda

Selain memberikan pesan, Purbaya juga mengapresiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sudah menyediakan program khusus bagi investor muda agar bisa memasuki pasar modal secara aman, yakni Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana.

Program ini dirancang untuk membantu masyarakat berinvestasi secara bertahap, teratur, dan berkelanjutan. Investor dapat menyisihkan dana dalam jumlah tetap selama periode tertentu sehingga risiko bisa dikelola dengan lebih baik.

"Berinvestasi selalu ada risikonya. Katanya high risk-high gain, no risk-no gain, low risk-low gain. Selalu ada itu. Kalau Anda nabung di bank, itu bukan dihitung investasi. Karena aman, risikonya tinggal di banknya aja," tambah Purbaya.

Menurutnya, program PINTAR menjadi jawaban tepat bagi investor pemula untuk menghadapi risiko pasar modal yang ada pada Reksa Dana tradisional. Dengan program ini, investor bisa belajar dan berinvestasi dengan risiko yang lebih terukur.

Tips Purbaya untuk Investor Muda

  • Pelajari dulu pengetahuan investasi sebelum mulai membeli saham langsung.
  • Mulailah dengan investasi Reksa Dana melalui program PINTAR untuk meminimalkan risiko.
  • Setelah memahami pasar, baru coba berinvestasi langsung di saham dengan strategi dan analisa yang matang.
  • Jangan mudah tergoda untuk bermain saham secara asal-asalan tanpa riset dan ilmu.

Untuk membaca langsung sumber lengkapnya, kunjungi laman CNBC Indonesia.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pesan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ini sangat relevan di tengah meningkatnya minat investasi saham dari kalangan muda, khususnya Gen Z. Meski antusiasme ini positif untuk menggairahkan pasar modal Indonesia, potensi risiko yang dihadapi oleh investor pemula tidak boleh diabaikan.

Sikap "sok tahu" dan terburu-buru masuk ke pasar saham tanpa pemahaman dapat berakibat fatal, seperti kerugian finansial yang signifikan dan menurunnya kepercayaan diri investor muda. Oleh karena itu, pendekatan investasi terencana dan edukasi yang intensif sangat dibutuhkan untuk menghindari jebakan tersebut.

Keberadaan Program PINTAR Reksa Dana bisa menjadi a game-changer bagi investor pemula, karena memberikan jalur yang lebih aman dan terukur untuk mengenal pasar modal. Namun, pemerintah dan regulator juga perlu terus mengoptimalkan edukasi keuangan yang mudah diakses agar Gen Z benar-benar memahami risiko dan strategi investasi.

Ke depan, kita harus mengawasi bagaimana tingkat literasi investasi di kalangan muda berkembang, serta efektivitas program-program seperti PINTAR dalam menjaga stabilitas pasar modal sekaligus meningkatkan partisipasi yang sehat. Selalu update informasi dan jangan ragu untuk mempelajari pasar secara mendalam sebelum berinvestasi langsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad