BPBD Kota Malang Asesmen Dampak Banjir di 15 Lokasi, Ini Lokasinya

Apr 28, 2026 - 22:22
 0  4
BPBD Kota Malang Asesmen Dampak Banjir di 15 Lokasi, Ini Lokasinya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Jawa Timur, melakukan asesmen menyeluruh terkait dampak banjir yang terjadi di 15 lokasi berbeda pada Selasa, 2026. Banjir tersebut tersebar merata di lima kecamatan di wilayah Kota Malang dan menyebabkan genangan air hingga masuk ke rumah warga serta kemacetan arus lalu lintas.

Ad
Ad

Lokasi Banjir di Kota Malang

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang, Surya Adi Nugroho, banjir melanda sejumlah titik yang tersebar di lima kecamatan. Asesmen dilakukan untuk mengetahui secara detail kerusakan, kerugian, dan dampak terhadap sumber daya di setiap lokasi terdampak.

  • Kecamatan Kedungkandang: Jalan Danau Kerinci, Jalan Danau Toba, Jalan Ranau, dan Jalan Danau Maninjau
  • Kecamatan Sukun: Kawasan Early Warning System (EWS) Candi dan EWS Bukit Barisan
  • Kecamatan Lowokwaru: Kawasan EWS Sudimoro, Jalan Bungur, Jalan Kedawung, dan Jalan Simpang Bunga Krisan
  • Kecamatan Klojen: Kawasan EWS Bareng dan Jalan Simpang Raya Langsep
  • Kecamatan Blimbing: Kawasan EWS Hartono, Jalan Tenaga Utara, dan Jalan Letjen Sutoyo

Penyebab dan Penanganan Banjir

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, banjir terjadi akibat luapan air drainase dan sungai ketika Kota Malang diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Air yang meluap kemudian menggenangi jalan dan rumah warga di sekitarnya.

Petugas BPBD segera dikerahkan untuk membantu warga dengan menggunakan pompa penyedot guna menguras genangan air dari dalam rumah. Selain itu, mereka juga melakukan pembersihan material sisa banjir yang terbawa aliran air agar akses jalan kembali lancar.

"Air sudah surut dan tidak ada korban jiwa akibat banjir ini, namun arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan karena beberapa kendaraan melintasi area terdampak banjir," ujar Surya Adi Nugroho.

Imbauan dan Antisipasi Banjir

BPBD Kota Malang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah cekungan atau rawan banjir, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Masyarakat diharapkan melakukan langkah antisipasi dan memperhatikan informasi dari pemerintah daerah agar risiko kerugian bisa diminimalkan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian banjir yang merata di 15 lokasi ini menandakan perlunya peningkatan sistem mitigasi dan pengelolaan drainase di Kota Malang. Banyaknya titik banjir di kawasan dengan Early Warning System (EWS) menunjukkan bahwa sistem peringatan dini belum sepenuhnya efektif dalam mencegah dampak banjir secara optimal.

Ke depan, pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi antara instansi terkait dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur penanganan banjir. Investasi pada teknologi pengelolaan air dan edukasi masyarakat juga menjadi kunci penting agar risiko banjir dapat diminimalisasi di tengah perubahan iklim yang makin ekstrem.

Warga Kota Malang disarankan mengikuti perkembangan informasi resmi dan segera melaporkan jika terjadi potensi banjir. Langkah cepat dan kesiapsiagaan masyarakat akan sangat membantu dalam mengurangi dampak banjir di masa mendatang.

Untuk informasi lengkap dan update terkini, baca berita asli di ANTARA Jatim dan pantau terus berita dari Kompas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad