Misteri Hilangnya 3 Kendaraan Inventaris Desa Cicapar Ciamis: Benarkah Digadaikan?

May 1, 2026 - 17:26
 0  5
Misteri Hilangnya 3 Kendaraan Inventaris Desa Cicapar Ciamis: Benarkah Digadaikan?

Desa Cicapar di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, tengah diliputi tanda tanya besar menyusul hilangnya tiga kendaraan inventaris desa yang seharusnya digunakan untuk operasional pemerintahan desa. Kejadian ini mengundang kekhawatiran sekaligus membuat pusing Penjabat Kepala Desa (Pjs) Cicapar, Muhaimin Zahid, karena aset penting tersebut belum juga ditemukan hingga kini.

Ad
Ad

Kejadian Hilangnya Kendaraan Inventaris Desa Cicapar

Ketiga kendaraan yang hilang tersebut terdiri dari satu unit mobil layanan Suzuki APV dan dua unit sepeda motor yakni Honda CB150R dan Honda CS1. Kendaraan ini seharusnya dipakai sebagai sarana mobilitas Kepala Desa dan Sekretaris Desa untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.

"Sejak saya menjabat jadi Pjs, saya sama sekali belum pernah melihat fisik ketiga kendaraan tersebut. Padahal, ketiganya merupakan aset penting yang menunjang operasional desa," ujar Muhaimin kepada awak media pada Kamis (29/04/2026).

Muhaimin juga menyatakan bahwa kondisi ini membuat pencairan anggaran desa menjadi mandek, karena adanya masalah warisan administrasi dan dugaan kasus korupsi dari mantan kepala desa sebelumnya yang belum terselesaikan. Hal ini turut memperburuk kondisi pelayanan desa yang sedang berjalan.

Dugaan Penggadaian Kendaraan Inventaris Desa oleh Mantan Kepala Desa

Kondisi misterius di balik hilangnya kendaraan inventaris desa mulai terkuak dari pengakuan Sekretaris Desa Cicapar, Sukayat. Ia mengungkapkan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut diduga kuat dipindahtangankan secara sepihak oleh mantan pimpinan desa terdahulu.

Sukayat merinci bahwa:

  • Mobil Suzuki APV yang BPKB-nya tidak diketahui keberadaannya dan diduga dijadikan agunan bank.
  • Motor Honda CB150R yang diduga digadaikan oleh mantan kepala desa.
  • Motor Honda CS1, yang merupakan inventaris Sekretaris Desa, juga diduga ikut digadaikan.

"Semuanya digadaikan oleh mantan kades, termasuk motor milik saya. Saya juga bingung harus bagaimana, bahkan BPKB mobil pun entah di mana. Informasinya memang dijadikan agunan, yang jelas fisik kendaraannya tidak ada di kantor desa," jelas Sukayat.

Upaya konfirmasi kepada mantan Kepala Desa Cicapar terkait tuduhan penggadaian ini belum membuahkan hasil karena keberadaannya tidak diketahui hingga berita ini ditayangkan.

Implikasi Hilangnya Aset Desa dan Harapan Pemerintah Desa

Hilangnya aset desa berupa kendaraan inventaris ini bukan hanya soal kerugian materiil, tetapi juga berdampak langsung pada kenyamanan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat Desa Cicapar. Kendaraan yang seharusnya membantu mobilitas aparat desa kini tak tersedia, mempersulit pelaksanaan tugas sehari-hari.

Pemerintah Desa Cicapar berharap agar masalah ini segera mendapatkan titik terang, sehingga aset-aset penting desa dapat kembali ditemukan dan pelayanan publik tidak terus terganggu.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kasus hilangnya aset desa yang diduga digadaikan oleh mantan kepala desa merupakan cerminan dari masalah serius dalam tata kelola administrasi pemerintahan desa. Transparansi dan akuntabilitas yang kurang menjadi akar persoalan yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga warga desa yang membutuhkan pelayanan optimal.

Lebih jauh, kasus ini mengingatkan pentingnya pengawasan berkelanjutan atas aset-aset desa dan penegakan hukum yang tegas terhadap penyalahgunaan wewenang. Jika tidak segera diselesaikan, bukan tidak mungkin kasus serupa akan terjadi di desa-desa lain, yang dapat memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dan memperlambat pembangunan lokal.

Ke depannya, masyarakat dan aparat desa harus bersinergi untuk melakukan inventarisasi dan audit aset secara berkala. Selain itu, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum harus turun tangan memastikan kasus ini diusut tuntas agar menjadi peringatan bagi pejabat desa lain yang mencoba menyalahgunakan fasilitas negara.

Untuk perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini, masyarakat dapat mengikuti berita terkini dari sumber resmi seperti Harapanrakyat.com dan media terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad