Banjir Jakarta: 48 RT dan 16 Jalan Terendam Usai Hujan Deras Semalaman
Jakarta kembali dilanda banjir pagi ini setelah diguyur hujan deras sepanjang malam. BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 48 RT dan 16 ruas jalan di beberapa wilayah Jakarta terendam banjir dengan ketinggian genangan hingga 1,7 meter.
Wilayah Terendam Banjir dan Ketinggian Genangan
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan data terbaru yang dihimpun hingga Minggu (8/3/2026) pukul 06.00 WIB. Ia menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak malam sebelumnya dan menyebabkan luapan di beberapa kali serta saluran air yang tidak berfungsi optimal.
Berikut rincian wilayah yang terdampak banjir berdasarkan laporan BPBD:
Jakarta Barat (22 RT terdampak)
- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT terendam, ketinggian 60-70 cm, penyebab curah hujan tinggi
- Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT, ketinggian 30 cm, curah hujan tinggi
- Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT, ketinggian 20 cm, curah hujan tinggi
- Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT, ketinggian 100 cm, curah hujan tinggi
- Kelurahan Joglo: 1 RT, ketinggian 65 cm, curah hujan tinggi
- Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT, ketinggian 40-50 cm, kombinasi curah hujan tinggi dan luapan Kali Bendungan Kali Pelopor
- Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT, ketinggian 60 cm, penyebab sama
Jakarta Selatan (22 RT terdampak)
- Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT, ketinggian 120 cm
- Kelurahan Cipete Utara: 3 RT, ketinggian 170 cm
- Kelurahan Petogogan: 12 RT, ketinggian 20 cm, dipicu curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut serta Kali PHB Nipam
- Kelurahan Pela Mampang: 1 RT, ketinggian 170 cm, luapan Kali Mampang
- Kelurahan Duren Tiga: 3 RT, ketinggian 60-100 cm
- Kelurahan Cilandak Timur: 2 RT, ketinggian 120 cm
Jakarta Timur (4 RT terdampak)
- Kelurahan Halim Perdana Kusuma: 4 RT, ketinggian 40-70 cm
Daftar Jalan yang Terendam Banjir
BPBD juga melaporkan sejumlah ruas jalan utama yang mengalami genangan dengan tinggi bervariasi antara 10 cm sampai 120 cm:
- Jl. Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng
- Jl. Daan Mogot, KM 13, Kelurahan Rawa Buaya
- Jl. Perumahan Green Garden (MCD), Kelurahan Kedoya Utara
- Jl. Meruya Selatan, Kelurahan Meruya Selatan
- Jl. Daan Mogot (Depan Victoria), Kelurahan Cengkareng Timur
- Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke
- Jl. Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Kuningan Barat
- Jl. Cileduk Raya (Seskoal), Kelurahan Cipulir
- Jl. Cileduk Raya (Kolong ITC), Kelurahan Cipulir
- Jl. Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Kelurahan Ulujami
- Jl. Bintaro Permai Raya (H. Gari), Kelurahan Pesanggrahan
- Jl. Beo, Kelurahan Pesanggrahan
- Jl. Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami
- Jl. Puri Kembangan (Depan SMK Budi Murni), Kelurahan Kedoya Selatan
- Jl. Kramat Raya, Kelurahan Tugu Utara
- Jl. Rawa Indah RT 003 RW 003, Kelurahan Pegangsaan Dua
Upaya Penanganan dan Koordinasi BPBD
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di wilayah terdampak. Selain itu, koordinasi dengan berbagai instansi terkait terus dilakukan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan sistem drainase, termasuk tali-tali air, berfungsi dengan baik agar genangan cepat surut.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, banjir yang melanda Jakarta pagi ini menjadi alarm serius terkait kesiapan kota menghadapi musim hujan ekstrem yang semakin sering terjadi. Meskipun curah hujan tinggi adalah faktor utama, masih ada masalah mendasar seperti kurang optimalnya pengelolaan drainase dan luapan kali yang memperparah banjir di beberapa wilayah.
Perlu perhatian lebih dari pemerintah daerah dan pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pengendalian banjir serta revitalisasi sungai dan saluran air. Selain itu, penguatan koordinasi antar instansi dan peningkatan sistem peringatan dini harus menjadi prioritas agar dampak banjir bisa diminimalisir, khususnya di kawasan padat penduduk yang rawan terdampak.
Ke depan, warga juga harus lebih waspada dan mempersiapkan diri dengan mengikuti informasi cuaca dan imbauan resmi dari BPBD dan BMKG. Banjir ini mengingatkan bahwa adaptasi terhadap perubahan iklim dan perencanaan kota yang berkelanjutan sangat krusial untuk menghindari kerugian yang lebih besar di masa mendatang.
Terus ikuti update perkembangan situasi banjir dari sumber resmi agar informasi yang diterima akurat dan membantu dalam pengambilan keputusan sehari-hari.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0