YouTube Jadi Media Sosial Favorit Gen Z, TikTok dan Instagram Mulai Menurun

May 18, 2026 - 10:10
 0  5
YouTube Jadi Media Sosial Favorit Gen Z, TikTok dan Instagram Mulai Menurun

Jakarta – Data terbaru dari Pew Research Center mengungkapkan bahwa YouTube masih menjadi media sosial favorit bagi Generasi Z di Amerika Serikat, mengalahkan popularitas TikTok dan Instagram yang selama ini dianggap sebagai primadona anak muda.

Ad
Ad

Survei yang dilakukan pada September hingga Oktober 2024 terhadap remaja berusia 13 hingga 17 tahun menunjukkan bahwa sekitar 90 persen remaja AS pernah menggunakan YouTube, meskipun mengalami penurunan dari 95 persen pada 2022. Namun demikian, YouTube tetap memegang posisi teratas dengan 73 persen pengguna mengaksesnya setiap hari dan 15 persen menggunakannya secara konsisten hampir sepanjang waktu saat online.

Popularitas YouTube Melampaui TikTok dan Instagram

Keunggulan YouTube terletak pada fleksibilitas konten yang sangat beragam, mulai dari video pendek lewat fitur Shorts, tutorial, vlog, musik, hingga film. Hal ini membuat platform ini tidak hanya sebagai media sosial, tetapi juga sumber utama hiburan dan informasi yang sangat dibutuhkan Gen Z. Menurut analis Pew Research Center, YouTube bahkan berfungsi layaknya "mesin pencari kedua" setelah Google bagi anak muda.

Berbeda dengan YouTube, TikTok dan Instagram mengalami penurunan pengguna remaja. TikTok kini hanya digunakan oleh 63 persen remaja dibandingkan 67 persen pada 2022, sementara Instagram turun dari 64 persen menjadi 62 persen. Namun, TikTok mencatat tingkat penggunaan konstan yang sedikit lebih tinggi dibanding YouTube, yaitu 16 persen, menunjukkan tingkat kecanduan konten video pendek yang cukup intens.

Data Lengkap Penggunaan Media Sosial Gen Z di AS Tahun 2024

  • YouTube: 90% pengguna, turun 5% dari 2022, dengan 73% pengguna harian dan 15% penggunaan konstan.
  • TikTok: 63% pengguna, turun 4%, 57% pengguna harian, 16% penggunaan konstan.
  • Instagram: 62% pengguna, turun 2%, 48% pengguna harian, 8% penggunaan konstan.
  • Snapchat: 55% pengguna, turun 4%, 46% pengguna harian, 13% penggunaan konstan.
  • Facebook: 32% pengguna, stabil, 20% pengguna harian, 3% penggunaan konstan.
  • WhatsApp: 23% pengguna, naik 6%, 11% pengguna harian, 2% penggunaan konstan.
  • X (dulu Twitter): 17% pengguna, turun 6%, 5% pengguna harian, kurang dari 1% penggunaan konstan.
  • Reddit: 14% pengguna, stabil, 4% pengguna harian, kurang dari 1% penggunaan konstan.
  • Threads (baru): 6% pengguna, 1% pengguna harian, kurang dari 1% penggunaan konstan.

Facebook dan X Makin Ditinggalkan Generasi Muda

Platform media sosial tertua seperti Facebook dan X (dahulu Twitter) terus mengalami penurunan drastis dalam pengguna Gen Z. Facebook turun dari 71 persen pengguna remaja pada 2014-2015 menjadi hanya 32 persen pada 2024, dengan hanya 20 persen membuka aplikasi tersebut setiap hari. Sedangkan X turun dari 33 persen menjadi 17 persen dalam satu dekade terakhir, khususnya setelah perubahan kepemilikan dan kebijakan sejak akhir 2022.

Fenomena ini menunjukkan bahwa anak muda kini semakin menjauhi platform yang dianggap kurang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan mereka.

Platform Baru dan Pergerakan Lainnya

WhatsApp justru mengalami kenaikan pengguna remaja di AS, dari 17 persen menjadi 23 persen dalam dua tahun terakhir, meskipun lebih banyak digunakan untuk komunikasi tertutup antar kelompok daripada konten publik. Reddit juga tetap stabil dengan 14 persen pengguna, menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari diskusi mendalam dan komunitas khusus.

Sementara itu, Threads, aplikasi baru dari Meta yang diluncurkan pada pertengahan 2023, baru berhasil menarik 6 persen pengguna Gen Z, menandakan tantangan besar untuk menyaingi platform yang sudah mapan seperti X.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, dominasi YouTube sebagai platform utama Gen Z di AS menandakan perubahan besar dalam cara generasi muda mengonsumsi konten digital. Mereka tidak lagi hanya mencari platform untuk berbagi foto atau video singkat, tapi platform yang dapat menyediakan konten edukatif, hiburan, dan informasi sekaligus. YouTube memenuhi kebutuhan ini dengan sangat baik melalui variasi format konten yang luas.

Penurunan pengguna TikTok dan Instagram, meskipun masih signifikan, mengindikasikan adanya kejenuhan terhadap format video pendek dan konten yang sangat terkurasi. Sementara itu, Facebook dan X semakin tidak relevan karena dianggap kurang mampu beradaptasi dengan preferensi generasi muda yang menginginkan interaksi lebih dinamis dan beragam.

Ke depan, platform yang mampu berinovasi dengan konten fleksibel dan interaktif akan terus menguasai perhatian Gen Z, baik dari sisi hiburan maupun edukasi. Para pelaku industri teknologi dan media sosial harus memahami tren ini jika ingin tetap relevan dan kompetitif di era digital yang cepat berubah ini.

Untuk informasi lebih lengkap dan data resmi, Anda bisa membaca laporan lengkapnya di CNBC Indonesia serta laporan Pew Research Center.

Dengan dinamika ini, penting bagi kita untuk terus memantau perubahan perilaku pengguna media sosial, terutama di kalangan generasi muda yang menjadi masa depan tren digital global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad