NVIDIA Turun karena Kekhawatiran Investasi Infrastruktur AI Berkelanjutan

May 18, 2026 - 23:10
 0  3
NVIDIA Turun karena Kekhawatiran Investasi Infrastruktur AI Berkelanjutan

NVIDIA Corporation (NVDA) mengalami penurunan saham akibat kekhawatiran pasar mengenai keberlanjutan belanja modal untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Hal ini terungkap dalam surat investor kuartal pertama 2026 yang dirilis oleh Baron Capital, manajer investasi yang mengelola Baron Opportunity Fund. Meski demikian, permintaan untuk infrastruktur AI tetap kuat, menandakan potensi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Ad
Ad

Kinerja Baron Opportunity Fund dan Sentimen Pasar Kuartal Pertama 2026

Dalam kuartal pertama 2026, Baron Opportunity Fund mencatat penurunan sebesar 8,88% pada kelas saham institusional. Meskipun demikian, kinerja tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan Russell 3000 Growth Index yang turun 9,54%. Namun, kinerja Fund ini masih kalah dibandingkan dengan S&P 500 Index yang hanya turun 4,33%.

Pasar saham AS memulai tahun dengan optimisme tinggi, didorong oleh antusiasme investor terhadap kebijakan pro-pertumbuhan seperti reshoring (pemindahan kembali produksi ke dalam negeri) dan perkembangan AI. Namun, pada Februari, sentimen berubah negatif akibat kerugian di sektor perangkat lunak, layanan bisnis, dan industri informasi yang dipicu kekhawatiran gangguan akibat AI. Penurunan pasar semakin tajam setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Tren pasar menunjukkan pergeseran dari saham pertumbuhan teknologi unggulan, termasuk 'Magnificent Seven', ke saham siklikal, defensif, dan nilai. Baron Opportunity Fund tetap fokus pada tren pertumbuhan sekuler disruptif yang memberikan peluang menguntungkan, meski menghadapi tantangan seperti perang, kenaikan harga minyak dan inflasi, serta rotasi sektor akibat ketidakpastian AI.

NVIDIA: Pemimpin Infrastruktur AI dan Tantangan Keberlanjutan Belanja Modal

Salah satu saham unggulan dalam portofolio Fund ini adalah NVIDIA Corporation (NASDAQ:NVDA), pemimpin infrastruktur AI berskala pusat data yang beroperasi di segmen Compute & Networking serta Graphics. Pada 15 Mei 2026, saham NVIDIA ditutup di harga USD 225,32 per saham, dengan pengembalian satu bulan sebesar 11,27% dan kenaikan tahunan mencapai 65,84%. Kapitalisasi pasar NVIDIA mencapai USD 5,5 triliun.

Dalam surat investor kuartal pertama 2026, Baron Opportunity Fund menyatakan:

"NVIDIA tetap menjadi platform dominan untuk pelatihan dan inferensi AI. Pada konferensi GTC, perusahaan mengumumkan roadmap produk yang lebih beragam, termasuk server Vera berbasis CPU untuk beban kerja agen, dan strategi inferensi yang diperluas — mencerminkan kelincahan organisasi yang kami cari dalam tim manajemen. Kami melihat NVIDIA sebagai platform utama yang membawa AI ke seluruh dunia, dengan potensi pertumbuhan jangka panjang didorong oleh adopsi perusahaan dan AI fisik.
Saham NVIDIA mengalami tekanan selama kuartal ini karena kekhawatiran terhadap keberlanjutan belanja modal infrastruktur AI, dengan persepsi pasar bahwa tahun 2027 akan menjadi puncak pengeluaran. Selain itu, beberapa pelanggan terbesar NVIDIA mengembangkan arsitektur silikon kustom mereka sendiri, menimbulkan pertanyaan mengenai prospek pendapatan jangka panjang perusahaan. Namun, kami tetap yakin dengan posisi ini.
Permintaan untuk infrastruktur AI tetap sangat tinggi, didorong oleh peningkatan pelatihan dan lonjakan permintaan inferensi, serta percepatan pendapatan di laboratorium AI terdepan yang menunjukkan keberlanjutan investasi infrastruktur jangka panjang. Meskipun beberapa hyperscaler dan laboratorium AI mengerjakan proyek silikon internal, tahapannya masih awal dan memerlukan investasi besar, dengan TPU Google dan Trainium Amazon sebagai pengecualian penting.
Kami memperkirakan NVIDIA akan terus tampil baik dengan pelanggan besar sekaligus memperluas jejaknya di instalasi perusahaan lokal, penyebaran kedaulatan, dan pengembangan infrastruktur cloud global. Harga saham saat ini menarik berdasarkan estimasi keuangan tahun depan, dan kami percaya permintaan komputasi AI adalah fenomena bertahan lama, bukan siklus puncak yang dikhawatirkan pasar. NVIDIA tetap menjadi posisi utama kami."

Potensi dan Tantangan NVIDIA di Pasar AI Global

Menurut data terbaru, NVIDIA menduduki posisi keempat dalam daftar 40 Saham Paling Populer di Kalangan Hedge Fund Menjelang 2026, dengan 264 portofolio hedge fund memegang saham ini di akhir kuartal keempat, naik dari 234 pada kuartal sebelumnya. Pada kuartal keempat fiskal 2026, NVIDIA melaporkan pendapatan sebesar USD 68 miliar, meningkat 73% secara tahunan.

Meski potensi NVIDIA sebagai investasi besar, beberapa analis menilai ada saham AI lain yang menawarkan potensi kenaikan lebih besar dengan risiko lebih rendah. Mereka juga menyarankan untuk mempertimbangkan saham AI yang undervalued dan mendapatkan keuntungan dari kebijakan tarif dan tren onshoring era Trump.

Selain itu, Weitz Investment Large Cap Equity Fund juga mulai membeli saham NVIDIA pada kuartal pertama 2026 karena peran pentingnya dalam revolusi komputasi akselerasi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penurunan saham NVIDIA yang disebabkan oleh kekhawatiran keberlanjutan belanja modal AI mencerminkan sikap hati-hati pasar terhadap siklus investasi teknologi baru yang sangat mahal. Namun, analisis jangka panjang menunjukkan bahwa permintaan AI infrastruktur masih jauh dari jenuh, terutama karena semakin banyak perusahaan dan lembaga penelitian yang mengadopsi teknologi AI secara masif.

Meski beberapa pelanggan besar NVIDIA mengembangkan solusi internal, hambatan investasi tinggi dan kompleksitas pengembangan perangkat keras serta perangkat lunak membuat NVIDIA tetap menjadi pemain utama yang sulit tergantikan dalam waktu dekat. Selain itu, ekspansi NVIDIA ke segmen on-premise dan cloud global memperkuat posisinya di pasar yang terus berkembang.

Investor dan pengamat pasar sebaiknya memantau bagaimana NVIDIA mengelola inovasi produk dan hubungan dengan pelanggan besar, serta tren geopolitik yang dapat mempengaruhi rantai pasok dan strategi perusahaan. Secara keseluruhan, kekhawatiran pasar saat ini mungkin lebih bersifat siklikal daripada fundamental, sehingga saham NVIDIA masih layak dipertimbangkan sebagai investasi jangka panjang dalam sektor teknologi AI.

Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat membaca surat investor Baron Opportunity Fund Q1 2026 dan mengikuti perkembangan terbaru di pasar teknologi dan AI melalui media terpercaya seperti CNN Indonesia Teknologi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad