Harga Emas Antam Turun Rp 12.000 per Gram, Ini Rinciannya Hari Ini
Harga emas Antam kembali mengalami penurunan pada Jumat, 22 Mei 2026, setelah sehari sebelumnya sempat naik tajam. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas 24 karat turun sebesar Rp 12.000 per gram, menjadi Rp 2.788.000 per gram.
Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan harga emas yang sempat naik sebesar Rp 35.000 per gram pada hari Kamis (21/5/2026). Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp 2.764.000 hingga Rp 2.800.000 per gram. Sementara itu, jika dilihat dalam sebulan terakhir, harga emas juga mengalami penurunan dengan rentang harga antara Rp 2.760.000 hingga Rp 2.859.000 per gram.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut adalah rincian harga emas Antam terbaru untuk berbagai ukuran gramasi yang dirilis pada Jumat (22/5/2026):
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.444.000
- Harga emas 1 gram: Rp 2.788.000
- Harga emas 2 gram: Rp 5.516.000
- Harga emas 3 gram: Rp 8.249.000
- Harga emas 5 gram: Rp 13.715.000
- Harga emas 10 gram: Rp 27.375.000
- Harga emas 25 gram: Rp 68.312.000
- Harga emas 50 gram: Rp 136.545.000
- Harga emas 100 gram: Rp 273.012.000
- Harga emas 250 gram: Rp 682.265.000
- Harga emas 500 gram: Rp 1.364.320.000
- Harga emas 1.000 gram (1 kg): Rp 2.728.600.000
Penurunan Harga Buyback Emas Antam
Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga turun sebesar Rp 12.000 per gram menjadi Rp 2.592.000 per gram. Harga buyback ini adalah harga yang ditawarkan Antam jika konsumen ingin menjual emas kembali.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. PPh ini akan langsung dipotong dari total nilai transaksi saat pelaksanaan buyback, sehingga konsumen perlu memperhitungkan potongan pajak ini saat menjual emas.
Faktor dan Tren Harga Emas Antam
Pergerakan harga emas Antam dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan domestik. Faktor-faktor seperti fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, kondisi geopolitik, serta kebijakan moneter bank sentral dunia turut menjadi penentu harga emas.
Harga emas yang sempat naik tajam satu hari sebelumnya menandakan adanya sentimen positif di pasar, namun segera terkoreksi kembali dengan penurunan hari ini, menunjukkan volatilitas yang masih tinggi pada komoditas emas. Dalam konteks ini, investor dan pembeli emas perlu mewaspadai fluktuasi harga yang bisa terjadi dalam jangka pendek.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, penurunan harga emas Antam hari ini merupakan indikasi pasar sedang melakukan konsolidasi setelah lonjakan harga yang cukup signifikan beberapa hari lalu. Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi investor untuk melakukan pembelian emas dengan harga yang lebih stabil, terutama bagi masyarakat yang menggunakan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Namun, penurunan harga buyback juga mengingatkan pentingnya memperhatikan biaya dan potensi potongan pajak saat menjual emas. Pajak PPh Pasal 22 sebesar 1,5% untuk transaksi di atas Rp 10 juta akan sedikit mengurangi nilai hasil penjualan, sehingga perhitungan matang perlu dilakukan.
Ke depan, masyarakat dan investor harus memantau perkembangan harga emas secara rutin, terutama menjelang pengumuman kebijakan ekonomi global dan pergerakan nilai tukar rupiah. Harga emas Antam yang fluktuatif ini bisa menjadi cermin kondisi ekonomi makro yang sedang dinamis.
Untuk update harga emas Antam terbaru dan berita ekonomi lainnya, kunjungi sumber resmi detikFinance dan media berita terpercaya lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0