Asing Getol Serok 10 Saham Ini Saat IHSG Rebound ke 7.389,51
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound dan menguat 0,71% ke level 7.389,51 pada penutupan sesi I perdagangan Selasa (10/3/2026). Pergerakan positif ini terjadi di tengah transaksi asing yang tercatat melakukan net sell sebesar Rp1,2 triliun. Meskipun demikian, ada 10 saham unggulan yang justru mendapat perhatian pembelian dari investor asing.
IHSG Rebound di Tengah Tekanan Jual Asing
IHSG sempat melonjak hingga 2,2% di awal sesi perdagangan dan hampir menembus level psikologis 7.500, namun penguatan tersebut terpangkas dan berakhir dengan kenaikan 0,71% atau setara 52 poin. Total transaksi mencapai Rp10,62 triliun dengan volume 22,30 miliar saham dan sebanyak 1,25 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun meningkat menjadi Rp13.256 triliun.
Mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia mengalami penguatan, terutama sektor barang baku dan konsumer primer. Sementara sektor infrastruktur dan teknologi mengalami tekanan dan tercatat melemah. Saham-saham seperti ASII, BRMS, BBCA, MBMA, dan DSSA menjadi penggerak utama kenaikan IHSG hari ini.
Investor Asing: Net Sell Rp1,2 Triliun, tapi Ada 10 Saham Favorit
Meskipun terjadi penjualan bersih asing sebesar Rp1,2 triliun, dengan rincian pembelian asing (foreign buy) Rp2,6 triliun dan penjualan asing (foreign sell) Rp3,9 triliun, sejumlah saham masih menjadi incaran investor asing. Berdasarkan data RTI pada sesi pertama perdagangan, berikut 10 saham yang mendapat net foreign buy terbesar:
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) - Rp47,4 miliar
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) - Rp37,0 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp30,6 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp14,6 miliar
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk (INKP) - Rp10,0 miliar
- PT Elnusa Tbk (ELSA) - Rp9,7 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp9,4 miliar
- PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) - Rp7,7 miliar
- PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) - Rp7,3 miliar
- PT XL Axiata Tbk (EXCL) - Rp6,4 miliar
Ke-10 saham ini menjadi sorotan karena menunjukkan kepercayaan asing di tengah pasar yang masih fluktuatif. Sektor energi dan tambang seperti MEDC dan ITMG menjadi favorit karena prospek harga komoditas yang mendukung. Bank-bank besar seperti BMRI dan BBCA juga menjadi andalan investor asing dalam portofolio mereka.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, rebound IHSG yang hanya naik 0,71% dengan tekanan net sell asing sebesar Rp1,2 triliun menandakan adanya ketidakpastian pasar yang masih cukup tinggi. Meski investor asing melakukan penjualan, mereka selektif dalam memilih saham-saham tertentu dengan fundamental kuat dan prospek cerah, terutama di sektor energi dan perbankan.
Hal ini menggambarkan pola investasi asing yang flight to quality, yaitu mengalihkan dana ke saham-saham blue chip dan sektor komoditas yang dinilai tahan banting terhadap sentimen global. Investor domestik juga perlu mencermati aksi beli asing ini sebagai sinyal peluang investasi jangka menengah hingga panjang.
Ke depan, pergerakan IHSG sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik, harga komoditas dunia, serta kebijakan moneter global. Investor disarankan untuk terus memantau sentimen pasar dan laporan keuangan emiten yang menjadi incaran asing ini sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi.
Stay tuned untuk update perkembangan pasar dan analisis mendalam lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0