Longsor Bantargebang: Pemprov DKI Kebut Normalisasi Pengelolaan Sampah dalam 1 Pekan

Mar 10, 2026 - 19:40
 0  3
Longsor Bantargebang: Pemprov DKI Kebut Normalisasi Pengelolaan Sampah dalam 1 Pekan

Longsor besar yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Jakarta, telah memicu upaya cepat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memulihkan pengelolaan sampah Ibu Kota. Insiden ini mengakibatkan gangguan signifikan terhadap sistem pengelolaan sampah yang menjadi tumpuan utama Jakarta.

Ad
Ad

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan agar pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali berjalan normal dalam waktu satu pekan. Fokus utama saat ini adalah membersihkan material longsoran yang menyumbat aliran sungai di sekitar lokasi longsor serta menata kembali area terdampak di Zona 4A, yang menjadi pusat insiden.

“Kami menargetkan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam sepekan. Saat ini tim di lapangan sedang menangani material longsoran yang berada di aliran sungai di sekitar lokasi kejadian,” ujar Asep Kuswanto, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 10 Maret 2026.

Penanganan Material Longsoran dan Infrastruktur

Material longsoran yang menyebabkan penyumbatan aliran sungai dipindahkan secara strategis ke area penimbunan di Zona 4 Kecil dan Zona 4 Besar. Langkah ini bertujuan mengembalikan kelancaran aliran air sehingga mencegah potensi banjir atau luapan air yang dapat mengganggu akses jalan di sekitar TPST Bantargebang.

Selain itu, DLH juga telah menyiapkan perbaikan turap kali di dua titik yang terdampak luapan air. Penanganan infrastruktur ini sangat penting untuk menjaga stabilitas di sekitar lokasi pembuangan sampah dan mencegah gangguan baru selama proses pemulihan berlangsung.

Fokus Penataan Zona dan Operasional Sampah Jakarta

Dalam aspek operasional, pengelolaan timbunan sampah difokuskan pada Zona 3 Kepala Burung dan Zona 4 Besar untuk meminimalkan risiko longsor susulan yang dapat memperburuk keadaan.

Sementara itu, pelayanan pengelolaan sampah di Jakarta tetap berjalan melalui tiga zona aktif yakni Zona 1, Zona 2, dan Zona 5, dengan kapasitas sekitar 4.000 ton sampah per hari. Setelah penataan di Zona 4 Besar selesai, area tersebut akan kembali dioperasikan dengan tambahan kapasitas sekitar 1.500 ton sampah per hari, yang diharapkan dapat memperkuat pengelolaan sampah Ibu Kota secara keseluruhan.

Latihan Pemulihan dan Dampak Longsor

  • Longsor ini terjadi di Zona 4A, yang merupakan salah satu area pengelolaan utama di TPST Bantargebang.
  • Material longsoran menyumbat aliran sungai, memicu risiko banjir dan kerusakan infrastruktur sekitar.
  • DLH DKI melakukan perbaikan turap dan pemindahan material longsor agar aliran sungai kembali lancar.
  • Operasional pengelolaan sampah tetap berjalan di zona lain sambil penataan berlangsung.
  • Penataan ulang zona terdampak diharapkan selesai dalam waktu satu pekan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, longsor di Bantargebang bukan hanya masalah teknis pengelolaan sampah namun juga alarm penting terkait pengelolaan limbah kota yang berkelanjutan. TPST Bantargebang selama ini menjadi tulang punggung pengelolaan sampah Jakarta, dan gangguan seperti longsor ini mengungkap kerentanan sistem yang harus segera diperbaiki secara menyeluruh.

Normalisasi dalam sepekan memang menjadi target yang realistis untuk penanganan darurat, namun solusi jangka panjang harus melibatkan revitalisasi infrastruktur, peningkatan sistem drainase, dan pengurangan volume sampah melalui program daur ulang dan pengurangan sampah di sumbernya. Jika tidak, risiko longsor susulan dan gangguan pengelolaan sampah akan terus mengancam ketahanan kota Jakarta dalam menangani limbah domestik dan industri.

Ke depan, masyarakat dan pemerintah harus lebih proaktif dalam mengadopsi pendekatan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pemantauan intensif terhadap kondisi TPST dan penerapan teknologi pengolahan sampah modern menjadi kunci untuk menghindari insiden serupa yang berdampak luas bagi kehidupan warga dan lingkungan sekitar.

Terus ikuti perkembangan berita ini untuk mendapatkan informasi terbaru terkait upaya Pemprov DKI dalam mengembalikan pengelolaan sampah di Bantargebang ke kondisi normal dan strategi preventif yang akan diterapkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad